Impian bersama yg menjadi nyata.
Sebelumnya terbayang betapa susah, panjang, berliku, nggronjal, ban bocor, kentekan bensin dst. Ternyata ketika diniati & mulai melangkah, diam-diam alam semesta mendukung itu semua.
Segera sampai di alamat pemesan senin besok kita kirim.
Q&A with Swiss Winasis, founder of bird-spotting app @burungnesia. Indonesia is full of local bird-watching groups and some of their members have become forces for conservation. https://t.co/fKoOjf7vGw @mongabay
The bird-spotting app @burungnesia was launched in 2016 to gather digital data and information from bird-watchers across Indonesia -- a country that's a hotspot of avian biodiversity, but also a global hub of the illegal bird trade. https://t.co/ZhTloWr4ff
tidak hanya primata, #mentawaiscopsOwl juga ada di hutan yang barusaja di tebang itu...., tahun lalu bersama @burungnesia kita sempat melihatnya langsung,
baca reportase selengkapnya, di tulis oleh @rusakbar@mentawai_kita
https://t.co/PnKfhARTFO
Ulah dari wong-wong ndeso yg seratus persen anak bangsa Indonesia.
Pre-order akan dibuka bulan ini. Wes, rasah tokan-takon kapan bukune terbit.
#burungnesia#birdpacker
"100% nDeso"
.
Segera hadir ke tangan orniwan-orniwati sekalian, "Burungnesia: Seri Panduan Lapangan, Burung-burung di Indonesia; Sunda Besar (Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali)"...
Bocoran, memuat 866 spesies berdasar taksonomi terbar, 1.008 sub-spesies/ras. >1.500 ilustrasi full color termasuk perbedaan sub-spesies, jenis kelamin, variasi bentuk, warna, bulu berbiak. Termuat dalam 410 halaman dalam format bahasa Indonesia.
Wis rasah mikir translasi 😁.
Di IUCNredlist mengkategorikan sebagai Least Concern atau kurang diperhatikan untuk semua populasi. Trend populasinya belum diketahui, layak dikaji atau diteliti terutama populasi yg ada di Indonesia melihat tekanan besarnya di alam serta perannya di alam.
❗Seri yang Mulai Menghilang❗
Bentet kelabu/Long-tailed Shrike (Lanius schach). Burung yg dulu sangat umum, bermanfaat bagi alam & manusia tapi skg mulai hilang akibat perburuan untuk burung peliharaan & kompetisi.
Ilustrasi oleh: Anthon A. & @Millenialuna18#burungnesia
Beberapa studi menyatakan, jenis ini adalah kontrol alami hama pertanian.
Contohnya, burung ini diintroduksi ke pulau Salibabu di tahun 2011 sebagai pengendali hama perkebunan kelapa & sukses berbiak.
❗Seri yang Mulai Menghilang❗
Cica-daun sayap-biru / Javan Leafbird (Chloropsis cochinchinensis).
Hasil pemisahan jenis kompleksitas burung Cica-daun. Hanya bisa dijumpai di Jawa & Bali. Lebih populer dengan nama Cucak Ijo.
Burung yg dahulu ckp umum dijumpai di tepian hutan & perkebunan di Jawa & Bali, skrg sulit & nyaris menghilang di alam akibat perburuan yg selanjutnya akan diperdagangkan, salah 1 primadona burung peliharan&kicau. Faktor lain adalah alih fungsi lahan terutama hutan.