berulang kali bilang “kepala mau pecah”, ratusan kali bilang “aku stress bangett”, dan ribuan kali bilang “ga kuat mau nangis”, tapi nyatanya selalu berhasil menyelesaikan dengan baik meski kadang ga sepenuhnya puas. intinya, you are more than what you think
komunikasi tuh emang penting, tapi pemahaman itu kuncinya. it's all about understanding. kalian bisa mengkomunikasikan semua hal yang kalian pengen dengan seseorang, tapi kalo mereka gapaham sama kalian, it's silent chaos.
Cita citaku nanti, aku pengen bangun rumah pakai atap yang aman, terus rumah itu engga cuma diisi perabotan, tapi juga kehangatan.
Aku juga pengen bangun rumah yang ngga cuma bagus diluar tapi juga bagus didalam, ngga ada teriakan ga ada pukulan dan ga ada yang saling menyalahkan pokoknya harus amann, biar siapapun yang akan pulang ke rumah tidak ada rasa takut dan tidak ada keraguan, karena mereka yakın dirumah itulah mereka akan disambut dengan pelukan.
kadang, diam bukan berarti kalah
bukan juga mengalah, hanya ingin berdamai dengan kesalahan yg berulang, walapun nyatanya dunia seperti sangat tidak adil
tapi, diam sedikit melegakan.
Kata habib jafar : “yang ga sampai di kita, Jangan di cari tau. Yang sampai dari mulut orang lain, jangan dipercaya. Yang sampai dari mulut orangnya langsung, dimaafkan”
Mohon maaf lahir batin ya semua 🙏🏻
suamiku,
kalau ada dikehidupan selanjutnya, menikahlah dengan perempuan yang benar benar kau inginkan, yang bisa membuatmu menundukkan pandanganmu, karna membuatmu merasa cukup dengan istri pilihanmu.
Kita tu emg gabisa membaca takdir yaa,
Awalnya yakin bgt kalo A bakalan kaya gini, tp nyatanya justru B yg begitu.
Jd apakah ini namanya ain diri sendiri ?