Ini cara kami terapin ke anak agar dia ngga apa-apa butuh hape.
Kebetulan kami punya hobi masing-masing yang berbeda.
Misal saya suka baca dan istri suka prakarya dang menggambar atau melukis, kami kenalkan lah kegiatan ini sejak dini ke anak.
Hasilnya anak saya ngga ketergantungan hape. Memang cape banget supaya anak ngga kegoda sama over stimulus endorphin lewat visual atau sura hape, kami mamanya anak selalu bikin kegiatan mulai dari mainan sensorik pas dia toddler hingga dia bisa lakuin prakarya sendiri.
Sementara aku bagian selalu mendongengkan cerita-cerita dari buku yang aku ketahui atau yang kami baca bersama-sama.
Tapi kami memang ada kasih waktu screen time dalam sebulan brp kali untuk brp menit, itu pun untuk nonton kartun edukasi anak, bukan vlog gajelas.
lebih tepatnya berasal dari keduanya.
jadi, plasenta itu tumbuh dari sel-sel yang berasal dari embrio. dan karena embrio terbentuk dari sel telur ibu dan sperma ayah, plasenta itu secara genetik adalah milik bayi. bukan milik ibunya, apalagi ayah.
artinya, selama sembilan bulan, ada "organ tamu" yang hidup di dalam tubuh ibu. tubuh ibu sebenarnya mengenali plasenta sebagai benda asing, tapi plasenta punya cara sendiri untuk 'meminta izin tinggal' supaya tidak diserang.
tubuh ibu membiarkan si plasenta ini tinggal dan bekerja.
nah, kerjanya plasenta ini juga luar biasa. selama bayi masih di dalam kandungan, plasenta yang ngurusin hampir semuanya.
dia nganterin oksigen dan nutrisi dari ibu ke bayi. dia buangin limbah dari tubuh bayi balik ke ibu. dia juga jadi tameng, nyaring zat-zat yang boleh dan tidak boleh masuk ke tubuh bayi sebisa mungkin.
dia melakukan semua itu selama sembilan bulan penuh, lalu selesai tugasnya tepat di hari yang sama dengan hari bayi itu lahir.
sampai sekarang ga ada organ lain di tubuh manusia yang bekerja seperti plasenta.
tumbuh, bekerja keras, dan pergi tepat waktu. dia teman pertama kita ❤️
ada animasinya nih, bagus:
📹 https://t.co/sEMYWcUxdg
Tau gak gais??
Kenapa tidur habis Subuh/Sahur terus bangun jam 10 pagi itu badan terasa capek bnget ? 🫠🫠
Sebenernya itu bukan istirahat, tapi simulasi masuk dimensi lain. 😩👋🏼
Secara biologis, hormon kortisol kita lagi tinggi²nya jam segitu tapi malah dipake tidur. Efeknya? Ritme sirkadian hancur lebur, bangun² malah brain fog, kepala berat kayak manggul beban hidup, dan metabolisme jadi lemot.
Alih² seger, malah kayak habis dikeroyok massa gak sih? Badan pegel semua padahal cuma rebahan. Ada yg ngerasa hal yg sama atau emang gue yg udah jompo? 🤡
Meluruskan aja untuk istilah hamil istri jadi jelek karena sperma suami jelek itu salah banget. Ga logis juga gen suami ditransfer ke istri melalui sperma.
Jurnal “The ‘Bad Father’: Paternal Role in Biology of Pregnancy and in Birth Outcome” itu membahas beberapa poin berikut:
-Kehamilan bukan cuma urusan ibu dan janin. Ayah, lewat gen, gaya hidup, dan lingkungan, ikut memengaruhi hasil kehamilan.
-Separuh materi genetik janin berasal dari ayah. Ini bisa menentukan risiko kelainan kromosom dan mutasi baru (de novo).
-Gen ayah bisa membawa sifat trombofilik yang mengganggu implantasi dan pembentukan pembuluh di unit plasenta, terkait preeklampsia dan gangguan pertumbuhan janin.
-Toleransi imun ibu terhadap antigen dari ayah disebut penting dalam penyakit terkait plasenta, termasuk preeklampsia.
-Faktor ayah juga dikaitkan dengan keguguran berulang, termasuk kontribusi kelainan genetik tertentu dan usia ayah.
-Usia ayah yang lebih tua terkait peningkatan aneuploidi, penurunan kualitas sperma, dan meningkatnya risiko keguguran.
-Lingkungan, paparan patogen, gaya hidup, dan pola makan ayah dapat memengaruhi pemrograman fisiologi janin lewat mekanisme epigenetik.
-Kesimpulan praktisnya, kesehatan pra-konsepsi itu proyek berdua. Menjaga kesehatan ayah juga bagian dari menjaga kesehatan anak.
https://t.co/TY6A1YsyIl
Meluruskan aja untuk istilah hamil istri jadi jelek karena sperma suami jelek itu salah banget. Ga logis juga gen suami ditransfer ke istri melalui sperma.
Jurnal “The ‘Bad Father’: Paternal Role in Biology of Pregnancy and in Birth Outcome” itu membahas beberapa poin berikut:
-Kehamilan bukan cuma urusan ibu dan janin. Ayah, lewat gen, gaya hidup, dan lingkungan, ikut memengaruhi hasil kehamilan.
-Separuh materi genetik janin berasal dari ayah. Ini bisa menentukan risiko kelainan kromosom dan mutasi baru (de novo).
-Gen ayah bisa membawa sifat trombofilik yang mengganggu implantasi dan pembentukan pembuluh di unit plasenta, terkait preeklampsia dan gangguan pertumbuhan janin.
-Toleransi imun ibu terhadap antigen dari ayah disebut penting dalam penyakit terkait plasenta, termasuk preeklampsia.
-Faktor ayah juga dikaitkan dengan keguguran berulang, termasuk kontribusi kelainan genetik tertentu dan usia ayah.
-Usia ayah yang lebih tua terkait peningkatan aneuploidi, penurunan kualitas sperma, dan meningkatnya risiko keguguran.
-Lingkungan, paparan patogen, gaya hidup, dan pola makan ayah dapat memengaruhi pemrograman fisiologi janin lewat mekanisme epigenetik.
-Kesimpulan praktisnya, kesehatan pra-konsepsi itu proyek berdua. Menjaga kesehatan ayah juga bagian dari menjaga kesehatan anak.
https://t.co/TY6A1YsyIl
kata gue orang orang beneran mulai harus mengurangi main sosmed deh, liat aja otaknya jadi kopong begitu. mending cari kesibukan dikit. jogging kek, gelindingan di rumput taman kek, nanem cabe di pot depan rumah kek. jangan apa apa sosmad sosmed sampe semua orang harus banget apa update di sosmed