GUNUNG AWU TERBAKAR, KUSKUS TAK BERDAYA. HABITATNYA HANGUS, KEHIDUPANNYA TERANCAM!
Seekor kuskus, satwa endemik yang hidup di kawasan Gunung Awu, Kepulauan Sangihe, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tubuh kecilnya tampak terbungkuk dan kaku. Diduga, satwa ini berusaha bertahan hidup atau mencari perlindungan saat api melalap habitatnya. Namun, di tengah kobaran yang membakar kawasan tersebut, ia tak mampu menyelamatkan diri.
Pemandangan ini bukan sekadar menyedihkan. Ini adalah pengingat bahwa ketika hutan terbakar, yang hilang bukan cuma pepohonan. Ada kehidupan di dalamnya yang ikut musnah satwa-satwa yang tak bisa berlari cukup cepat, tak tahu ke mana harus pergi, dan tak punya cara untuk meminta pertolongan.
Yang terbakar bukan hanya hutan. Rumah bagi makhluk hidup juga ikut lenyap.
Karhutla di Gunung Awu dilaporkan mulai terjadi pada 5 September 2026. Dalam perkembangan yang diberitakan media pada 9–10 September, api disebut masih belum padam dan bahkan mendekati permukiman warga. Polisi juga telah menetapkan seorang pemandu pendakian sebagai tersangka; kebakaran diduga bermula ketika kompor portabel terbalik dan jatuh ke area alang-alang. Proses hukum berjalan, tetapi kerusakan ekologis yang terjadi tak bisa begitu saja dipulihkan.
Dan di balik semua itu, ada pertanyaan yang patut kita renungkan: berapa banyak satwa yang menjadi korban, tetapi tak pernah ditemukan? Berapa banyak kehidupan yang hilang tanpa sempat tercatat?
Kita sering menyebut hutan sebagai kekayaan alam. Namun, hutan bukan sekadar kumpulan pohon yang bisa dihitung nilai kayunya. Hutan adalah rumah, sumber kehidupan, dan tempat berbagai spesies bergantung untuk bertahan hidup.
Ketika hutan terbakar, satwa liar kehilangan tempat berlindung, sumber makanan, bahkan kesempatan untuk berkembang biak. Dampaknya tidak berhenti saat api padam. Pemulihan ekosistem bisa memakan waktu panjang, sementara kehidupan yang telah hilang tidak bisa dikembalikan begitu saja.
Karena itu, menjaga hutan bukan cuma urusan pemerintah, petugas pemadam, atau warga yang tinggal di sekitar kawasan. Ini tanggung jawab bersama. Kelalaian sekecil apa pun di kawasan rawan kebakaran bisa berujung pada kerusakan yang jauh lebih besar.
Jangan tunggu sampai hutan benar-benar gundul. Jangan tunggu sampai satwa-satwa hanya tersisa dalam foto dan cerita. Dan jangan menganggap kebakaran hutan sebagai perkara biasa hanya karena api tidak membakar rumah kita sendiri.
Gunung Awu bukan sekadar kehilangan pepohonan. Ada kehidupan yang ikut menjadi korban.
Semoga kuskus yang ditemukan ini menjadi pengingat bagi kita semua: alam bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga wajib dijaga.
MENJAGA HUTAN BERARTI MENJAGA KEHIDUPAN. LESTARIKAN ALAM DEMI MASA DEPAN BUMI.
Bukan norak anj, kita pun tau banyak band band diluar sana yang gonta ganti member. Tapi ada nggak yang alasannya gegara diuntit sama ssg?? dikeluarin paksa sama agensi??? ada nggak??
JERITAN TANPA SUARA ORANGUTAN
Seekor Orangutan bergelantungan di pohon-pohon kering tengah malam pada Jumat (25/9) di perbatasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) Ramban dan PT.MJSP. HTR Ramban berada di Dusun Ramban, Desa Bagendang Tengah, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kotawaringin Timur.
Beruntung tim WRU SKSDA 2 dan Orangutan Foundation International (OFI) melakukan penyelamatan di lokasi keberadaan orangutan berupa vegetasi sawit yang masih terbakar.
Orangutan yang diberi nama “Sindi” berjenis kelamin betina, berumur sekitar 20 tahun dengan berat 32 kilogram.
Selanjutnya Sindi dibawa ke Pangkalan Bun dan saat ini berada di Orangutan Care Center and Quarantine (OCCQ).
Ke depan Sindi akan dikembalikan di alam Lamandau tepatnya di Site Sungai Teringin SM Lamandau.
📹: bksda_kalteng
TIDAK DILIPUT MEDIA NASIONAL: KARNA SUMATERA TIDAK DIANGGAP INDONESIA
BREAKING NEWS.
Hujan yang sudah turun dengan durasi 1,5 Jam sudah kembali menimbulkan banjir dengan volume yang mengkhawatirkan di Bona Lumban, Kec.Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.
Video yang diambil ini berada pada tanggal 26 September 2026, dan kami lampirkan video kondisi Bonalumban saat ini.
Harap waspada
ini minta tolong nyaa kemana??? selama gw hidup ini gunung kaga pernah kebakaran, baru tahun ini aja kebakaran nya. pemadam udah kewalahan, dua titik api muncul mobil damkar cuman punya 3 doang.
#KEBAKARANHUTAN#KALIMANTANTIMUR
BERBULAN-BULAN DAN APINYA MASIH BELUM PADAM. 🔥😭
Guys, ini bukan sekadar "kebakaran biasa". Ini KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN alias forest and land fires yang asapnya sudah kemana-mana.
Media internasional mungkin tidak familiar dengan istilah "karhutla."
Jumat berkah. Semoga penanganannya makin gercep, kasihan manusia dan satwa. 🙏
BERTAHAN HIDUP SAMPE MAU MENINGGAL GITU DIBILANG NORMAL EMG DASAR MANUSIA GATAU DIRI.
GUYS DONT STOP TALKING ABOUT KALIMANTAN… 😭😭😭
KABUTNYA SEPERTI APA? SEPERTI INI, INI LUAR BIASA DZOLIM. SEPERTI INI YANG KATANYA NORMAL??
TURUN LOKASI, TURUN MAKANYA JGN CUMA “SAYA DPT LAPORAN SAYA DPT LAPORAN.”
#PALANGKARAYA
#PRAYFORLAMPUNG
#PRAYFORSULAWESI
#PRAYFORKALIMANTAN
#PRAYFORSUMATERA
#PRAYFORACEH
#PRAYFORNTT
#PRAYFORNTB
#PRAYFORPAPUA
#PRAYFORINDONESIA
#AllEyesOnIndonesia