Cowo gue semalem pertama kalinya main ke rumah dan ngobrol sama ibu dan bapak gue.
Dia ke sini murni emang pengin kenal lebih jauh sama ortu, karena sebelumnya cuma sebatas salim aja kalau dia jemput atau nganter gue.
Awalnya lancar aja. Terus ibu gue nanya, “Kamu suka sama anak saya?”
(Sebenernya ibu gue udah tahu, karena gue selalu cerita apa pun.)
Terus dia jawab, “Iya, Bu. Kan aku pacarnya.”
Gue seneng dengernya karena dia nggak malu buat mengakui itu. 🥹
Kita juga sempat ngobrolin tipis-tipis soal dream wedding. Idk why kita ngebicarain ini, padahal target kita masih 2–3 tahun lagi. 😂
Pada intinya, antara nyokap dan cowo gue agak berselisih. Kita ngomong pengin nikah sederhana, yang penting ada rumah. Sedangkan nyokap pengin tetap ada seserahan, nggak harus banyak, tapi sebagai simbol aja. Dia juga bilang, “Tapi terserah keputusan kalian, kalau di sini adatnya memang begitu.”
Entah dia nangkepnya gimana, sepulang dari sini dia agak aneh sedikit. Pas gue ucapin makasih dan kasih kata-kata manis, dia nggak jawab dan malah mengalihkan ke satu hal ini:
“Mama kamu kan pengin seserahan ya, nanti aku pikirin lagi jadi nggak nikahnya.”
Padahal selama ini dia adalah orang yang bisa meyakinkan gue banget, asli. Tapi ngelihat dia jadi agak berbeda, gue langsung sedih. 🥹
Intinya gue jawab dong, semua keputusan ada di kita. Gue juga nggak mau putus dan berusaha ngeyakinin dia.
Nyokap juga bilang kalau seserahan itu murni bukan buat cewek aja, tapi nantinya juga akan berguna buat kebutuhan kita.
Gue pusing banget. Ini pertama kalinya gue bawa cowo buat bahas hal-hal kayak gini, tapi di pertemuan pertama dia langsung ragu. 🥹
Oya, tambahan: meskipun dia pengin nikah sederhana, habis itu dia malah pengin foto wedding di salah satu tempat impian kita dan langsung honeymoon. Ini gue nggak minta sama sekali ya, itu justru ide dari dia.
Menurut kalian, kalau kalian ada di posisi gue, sebaiknya gue kasih dia waktu buat berpikir atau langsung ajak ngobrol lagi soal ini? 🥺
Berdasarkan pengalaman sama mantan suami.
Dlu dia gocar.
Misal hari ini dia gacor dapet sejuta. Dia bakal libur 2hari.
Selama dia libur dia bakal nyetok rokok dan selama 2hari dia begadang maen game.
Makan tinggal makan krn dia udah ngasi gue 200rb buat 4hari. 200rb buat beli minyak, beras dan lauk pauk buat dimasak. Jujur kurang krn dirumah ada 4org yg makan.
Trs pas gue ngerasa kurang krn hrs beli detergen, gue minta dong sama dia krn gue pikir dia buat rokok aja royal.
Ga dikasih sama dia, berantem, ngatain gue istri yg boros, hina fisik gue.
Ya pantesan aja 7,5th miskin trs. Rumah tangga isinya berantem trs, ga memuliakan istri, lebih mentingin diri sendiri.
Setelah ceraipun masih miskin kok, soalnya ga nafkahin anaknya.
في قريبة هندية اصحابها كانوا يشتكون من سوء تغطية شبكة 5G
طلبوا من شركة الاتصالات ان ترسل موظف ليحل المشكلة وعندما وصل ربطوه بالبرج و قالوا لن نطلق سراحه حتى يحسنون الشبكة
The 7 Types of Women Every Man Should Avoid at All Costs
Sleep with them, maybe.
Date them, never.
Marry them, and your life is finished. 🧵
1. Single Mothers
Funfact:
Ketika depresi, paksa mandi dan lamain durasi di dalam kamar mandi nya (bebersih smpe ngosek seluruh kamar mandi). Beres mandi, pake pakaian bagus dan parfum yg menenangkan, lalu bongkar isi lemari danrapihin daleman lemari serapih mungkin.
Tertanda, survivor.
Dulu sempat mikir nggak sih, kenapa sosok Nabi Muhammad ﷺ sama sekali nggak boleh digambarkan?
Baru kerasa banget hikmahnya pas zaman AI sekarang.
Bayangin kalau dari dulu ada lukisan atau rekaan wajah Beliau. Sekarang pasti gampang banget di deepfake, dipalsukan, atau dipakai bahan fitnah sama orang tak bertanggung jawab.
Allah Maha Tahu apa yang bakal terjadi jauh sebelum teknologi manusia nyampe ke sana. MasyaAllah 🥹
Kalian pernah sadar hikmah aturan agama apa lagi yang baru relate sama zaman sekarang?
RIP
MOMEN TERAKHIR SEORANG AYAH, SEBELUM ANAKNYA MENJADI KORBAN PENEMBAKAN
Video ini kini terasa begitu pilu. Sebelumnya, sang ayah terlihat begitu bahagia dan terharu mendengar kabar anaknya berhasil lulus dan menjadi PNS.
Namun tak disangka, momen tersebut justru menjadi salah satu kenangan terakhir bersama sang anak. Anak yang dibanggakannya kini telah menjadi salah satu korban penembakan di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2026).
Tiga korban dari rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang sedang menjalankan tugas distribusi Bapang telah dibawa ke rumah duka pada malam hari.
Dari delapan orang dalam rombongan, lima lainnya dilaporkan selamat dan berhasil mengamankan diri ke Puskesmas Muliama.
Dari tawa dan air mata bahagia seorang ayah, kini berubah menjadi air mata duka yang begitu dalam. 💔
Turut berduka cita atas kepergian para korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
#infojayapura #papua #newsupdate #jayapura #news
Sumber: infojayapura_sentani