@lucminary ️️
️️
Sepi—seakan-akan keberuntungan memihak padanya, untungnya Rasya sempat memegang cup yang terjatuh olehnya tadi. Jadi tidak perlu repot menanyakan apa yang harus dibeli.
“Permisi, aku pesan yang seperti ini ya.”
Setelahnya, Rasya menunggu.
️️
️️
@ISOLOPHILlA ️️
️️
Oke aman kalau begitu! Lumayan kak, dari aku lulus SMA dan Alhamdulillah bisa punya toko sendiri akhirnya. Okidoki capt, aku tunggu ya hihi. Akhir-akhir ini sih lagi main 𝘨𝘦𝘯𝘴𝘩𝘪𝘯 hehe. Ngomong-ngomong kakak punya toko sendiri?
️️
️️
️️
️️
Salam kenal, kak!
Rasya kelahiran 2000!
Kalau aku mungkin memberikan perhatian kecil dan menemaninya saat dia membutuhkannya. Jadi pengen cicip buatannya deh.
️️
️️
@TamagoPost ㅤㅤ
JANITRA, 1996.
Baking is one way I show my affection to others. How about you? What grand gesture do you usually make to express your affection? (ENG/IND)
ㅤㅤ
@posiies ️️
️️
Kemarin luar biasa capek! Akhirnya aku tidur cepet, weekend emang harusnya buat istirahat tapi aku malah milih buat kerja. Kamu sendiri gimana?
️️
️️
@TamagoPost ️️
️️
Rasya menghembuskan napas setelah mendengarkan ucapan sang wira.
“Aku nggak tau persisnya gimana,
mungkin kamu bisa deskripsiin ke aku
rasanya pas ngobrol sama dia kaya
gimana?”
Tanyanya, supaya paham.
️️
️️
️️
️️
Sesekali Rasya sedikit melompat agar jarak tempuhnya bisa semakin berkurangnya, walau nyatanya tidak berpengaruh banyak.
‘𝘚𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘳𝘢𝘮𝘢𝘪.’ batinnya.
Takut @lucminary menunggu lama.
️️
️️
️️
️️
Setelah berucap demikian, Rasya membalikkan tubuhnya dan berjalan menuju tempat yang dimaksudkan oleh lelaki yang entah siapa namanya itu.
Langkah kakinya sangat kecil, butuh waktu sekitas 10 menit untuk tiba di tujuan.
️️
️���