“I'm a little monster” Ia berhenti dengan postur yang stabil dan penuh keyakinan, sebelum lagi, lagu di ambil oleh sang leader sekaligus visual untuk tutup penampilan mereka di be on stage hari ini.
Putaran kepala dilakukan singkat namun tajam, diikuti hentakan bahu yang memberi aksen kuat tanpa kehilangan kontrol. Rambut cokelatnya ikut bergerak mengikuti arah tubuh.
Menjelang akhir, Isabelle menutup rangkaian gerakan dengan gerakan yang lebih apik.
Ketika “But monster lives forever” terdengar, nuansa itu runtuh. Gerakan Isabelle menjadi lebih kaku dan tegas, putaran bahu dan lehernya menyisakan jejak ketegangan. Ia tidak lagi berusaha menghindar, justru berdiri tegap menghadap bayangan yang ada
“𝘐𝘧 𝘺𝘰𝘶 𝘱𝘭𝘢𝘤𝘦 𝘢 𝘴𝘱𝘦𝘭𝘭 𝘰𝘯 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘣𝘰𝘥𝘺,” pada bagian akhir kata 𝘣𝘰𝘥𝘺 posisi tubuh mereka saling membelakangi. “𝘐’𝘮 𝘢 𝘭𝘪𝘵𝘵𝘭𝘦 𝘮𝘰𝘯𝘴𝘵𝘦𝘳,” tutup keduanya dengan gerakan kompak, jari-jari membentuk tanda monster https://t.co/VrZ22Rn2yb
“𝘋𝘢𝘯𝘤𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘯 𝘺𝘰𝘶𝘳 𝘯𝘪𝘨𝘩𝘵𝘮𝘢𝘳𝘦,” ucap mereka sambil membuat gerakan tubuh seolah terikat. “𝘚𝘵𝘢𝘳𝘵𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘺𝘰𝘶, 𝘣𝘢𝘣𝘺,” lanjutnya, diiringi kedua tangan yang diangkat ke atas secara tiba-tiba.
“𝘈𝘯𝘥 𝘥𝘰𝘯’𝘵 𝘺𝘰𝘶 𝘩𝘢𝘵𝘦 𝘢𝘭𝘭 𝘰𝘧 𝘵𝘩𝘪𝘴 𝘮𝘢𝘥𝘯𝘦𝘴𝘴 𝘵𝘩𝘢𝘵 𝘐’𝘮 𝘦𝘯𝘫𝘰𝘺𝘪𝘯𝘨 𝘸𝘪𝘵𝘩 𝘺𝘰𝘶,” lantun Isabelle dengan ekspresi yang semakin tajam.
Dari posisi saling membelakangi, Aiko perlahan menjauh, meninggalkan Isabelle sendirian di tengah panggung.
“𝘐’𝘮 𝘢 𝘭𝘪𝘵𝘵𝘭𝘦 𝘮𝘰𝘯𝘴𝘵𝘦𝘳,” Isabelle menutup bagiannya, memalingkan wajahnya ke samping. Di saat yang sama, Aiko melangkah maju, mengambil alih fokus panggung untuk melanjutkan bagian berikutnya. https://t.co/RiUWdd37c9
Gerakan keduanya terlihat solid dan sinkron.
Tangan mereka kemudian naik menyusuri tubuh, lalu diangkat ke udara secara bersamaan sebelum diarahkan ke depan dan kembali terangkat.