Desa Boti,
Berdaulat Pangan Sekaligus Jaga Hutan
Masyarakat adat Boti, Desa Boti, NTT, menjaga ketahanan pangan dengan menanam berbagai jenis tanaman. Tujuannya agar mereka memiliki cadangan pangan saat satu tanaman gagal panen.
Tak hanya menjadi sumber pangan, hutan mereka juga menjadi sumber air. Larangan menebang pohon sembarangan menjadi cara agar menjaga pangan dan air tetap lestari.
Mereka mengelola lahan dan pangan secara komunal dan berkelanjutan. Tiap panen, mereka menyimpannya di ume kbubu, sebagian untuk konsumsi, cadangan pangan dan benih.
Direktur Mama Aleta Fund, Siti Maimunah, pengetahuan lokal yang dijalankan masyarakat adat Boti merupakan bentuk adaptasi ekologis yang lahir berdasarkan pengalaman kolektif menghadapi ancaman paceklik.
Uang yang kita pegang bukanlah uang tetapi adalah surat utang Bank Sentral yang berjanji menjaga nilai yang tertulis di kertas itu.
Uang adalah alat untuk mentransfer nilai. Saya bekerja, kemudian saya dapat gaji. Gaji itu didapat dari energi saya berkerja. Maka uang adalah energi. Bank Sentral bisa mencetak uang tapi tidak bisa mencetak beras, jagung, sawit dll.
Jadi uang dicetak berdasarkan kegiatan ekonomi, berkeringat dulu baru jadi uang. Jika didunia ini hanya ada saya dan kamu yang masing-masing punya 100 juta maka seharusnya di bank sentral tercetak 200 juta, alih alih 200 juta kas bank sentral ada 350 juta, duit siapa yang 150 juta itu?
Harga beras saat uang yang dicetak 200 juta lebih murah daripada saat uang beredar 350 juta. Kayak rumah bapak saya.
Dulu setiap dollar yang dicetak ada emas yang dimiliki Fed 1$=0.88gram emas, karena permintaan dollar meningkat, emas di Fed berkurang, alasannya beli dollar sama dengan beli emas, khawatir emasnya habis, pada tahun 1971, Presiden AS Richard Nixon melepas pegging emas per dollar itu, sehingga nilai dollar dapat melayang. Melayang artinya tergantung permintaan pasar. Sama seperti hukum ekonomi, semakin banyak permintaan semakin dikit supplynya. Sehingga untuk menjaga dollar tetap terus mempunyai permintaan, maka dollar harus dipakai sebagai transaksi internasional.
Setelah Perang Yon Kippur dan Isreal menang, AS datang ke Saudi dan mengatakan, apakah mau dilindungi AS dari Isreal karena Saudi Mesir dan 4 negara itu kalah perang. Saudi setuju dengan Imbalan bahwa semua perdagangan minyak harus dengan dollar, itulah Petrodollar, karena semua negara perlu minyak, maka negara menyimpannya menjadi cadangan devisa.
Waktu berlalu, alih-alih melindungi Saudi, perjanjian Petrodollar itu bukan melindungi Saudi tetapi melindungi Isreal, karena akhirnya semua pertahanan Saudi bergantung pada AS, dan hanya perlu satu klik saja untuk meruntuhkan Saudi jika AS mau.
Maka itu Saudi hanya bisa mengutuk tanpa ada tindakan konkrit.
Balik lagi ke Uang, setelah lepas dari emas, maka Uang sejatinya tak dapat disebut dengan uang karena tidak lagi dapat menjadi store of value, store of value artinya alat untuk menjaga nilai. Uang tak bisa menjaga nilai, karena definisinya sudah berubah, yaitu Uang = Surat utang yang diterbitkan bank sentral yang kita pegang sehari-hari.
Maka kalau pertanyaanmu kenapa harus narik pajak jika bisa cetak uang, rubahlah menjadi kenapa harus narik pajak jika bisa cetak utang?
Ngga masuk akal kan? Itulah gundulku.
Trump menaikan Tarif dan memerintahkan Kemenkeu untuk menghapus aturan yg tidak penting serta berjanji memberikan pinjaman ke seluruh orang amerika serta bisnis di Amerika untuk menyelesaikan Krisis biaya hidup yang terus naik.
Kedengerennya bagus, tetapi dari pernyataannya, Trump gagal memahami sistem keuangan. Merangsang ekonomi dengan memberikan pinjaman tidak akan meringankan biaya hidup, tapi akan malah menaikkan inflasi karena jumlah edar uang bertambah. Jadi kalau ada yg bilang karena Tarif Bitcoin jatuh, itu saya B ajahlah. Males argumen. ๐
Ekonomi ruwet birokrasi memang menaikkan ekonomi, tapi itu hanya porsi kecil. Porsi utamanya adalah Fed. Bukan birokrasi.
Mohon maaf kepanjangan, ayok tidur.
Perang sudah dimulai.
Kita list lagi emiten-emiten kapal yang berhubungan dengan energi. Mungkin ada yang kelewat, beberapa sengaja ga dimasukkan (ga likuid):
1. Tanker (chemical, oil, and gas):
- BULL
- SOCI
- BLTA
- SHIP
- MEDC
2. LNG, LPG, LGC:
- GTSI
- BLTA
- SHIP
- SOCI
- BULL
- ELPI
3. OSV:
- HUMI
- WINS
- SHIP
- LEAD
4. Tongkang Batubara:
- HAIS
- PSSI
- TCPI
- ELPI
- TMAS
- MBSS
When your bestie is going through the hardest time of her life and I canโt be by her side. She lost her mom, the only one she had. And thereโs nothing I can do. It breaks me.
@tanyakanrl kak islam itu sederhana banget, cuman manusia aja yang suka mempersulit. patokan kamu di wajib dan haram aja, jangan ngelakuin sunah kalo ga mampu. hukum di islam itu mutlak karena ketentuan tuhan.
Pernah denger tp lupa dari mana, intinya kalau kamu berlindung dibalik akun anon agar bebas berbicara, maka kamu ga akan pernah bisa mengontrol apa yg kamu ucapkan. Kepekaan kamu terhadap sekitar lama2 bakalan hilang.
Yang bikin marah:
1. Isinya buat bagi bagi jatah kader PSI Yang belom tentu kompeten dibidangnya.
2. Gaji fantastis pake duit rakyat disaat banyak yg kedampak efesienshit.
3. Belom tentu organisasinya jelas dan outputnya bener karena isinya gerombolan orang partai.
4. Yang jadi menterinya si raja juli tukang rusak hutan.