aneh bgt orang-orang. dia foto dari atas bawah kiri kanan pun ya bakalan tetep keliatan boobs-nya dan itu wajar pol. mayoritas yang repot dan julid juga sesama perempuan. kek apasih...
punya boobs gede tuh, gak enak, capek, pegel, beli baju badan udh muat tapi bagian boobies gak muat, akhirnya hrs vermak, belum lagi mau pake baju apapun ya gede????? gak bisa ditutupin juga. jadi aneh banget komennya kayak gitu emg mesum aja otaknya.
Lo gatau seberapa jahat org yg nyembelih, as you can see dia cuma kebingungan..
Fyi aja tapir bukan hewan yg agresif SAMA SEKALI, bayangin lo lagi bingung tersesat gatau jalan pulang kerumah lo all alone and the next thing you know lo udh mati ditangan orang jahat.
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
Hello @UNICEF, Indonesian government is forcing elementary school students to join 'rallies', carried signs, and chanting slogans in support of the free meal program that has been widely opposed by the public due to its corruption and state budget hoarding. ⚠️
semoga yg bikin aturan pemadaman bergilir 5 jam/wilayah MASUK NERAKA
tolong kepada PLN kalau ada pemadaman bergilir mohon diinfokan, ga bakal marah kalau sebelumnya ada info. Akhir-akhir ini sering mati listrik dan ga ada pemberitahuan, pas keadaan semua elektronik lowbat tanpa persiapan apapun. cukup menyusahkan buat yang sedang bekerja, jadi chaos
Penutup dari pak @zanatul_91
"Ketika MBG Dibela ,Keracunan Dianggap Biasa, mempertontokan keserakahan dan membiarkan negeri ini dalam Mala Petaka"
"Saya Bersaksi siapapun yang merampok anggaran Pendidikan Di Dunia hidupnya dipenjara dan di Akhirat dia Masuk Neraka" -
Dan kami sbg rakyat jg ikut menjadi saksi, bagaimana pemerintah menyakiti dan mencederai pendidikan di negeri tercinta ini 😭
Mari kita terus suarakan Perjuangan ini!!!
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
- Ngga pake gas melon
- Ngga beli rumah subsidi
- Ngga pake listrik subsidi
- Ngga nerima bantuan tunai model apapun dr pemerintah
- Pakai pertamax di semua kendaraan yg dipunya, pertamax naik jadi 16rb
- Bayar pajak, pajak mobil, PBB, dll dikorup manusia serakah
Sialan.
Sedangkan pejabat2 itu listrik ditanggung negara, rumah ditanggung negara, bahkan ada yg bebas pajak pula. Sesial itu kita jd WNI
"kalau keberatan sama harga pertamax kan bisa beli pertalite, gitu aja kok repot"
eh konyol, paham domino effect ngga sih lu??? orang yg keberatan sama pertamax, semua akan lari ke pertalite. pertalite stoknya gimana? aman emang? kalau pertalite abis orang orang juga kepaksa beli pertamax kan? efeknya apa? harga bahan pokok dan semuanya bakal naik karna biaya distribusinya naik. bisa berpikir secara logika ngga sih sebenernya
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.