Parlemen Malaysia pakai bahasa Jawa, berharap si RAJA OMON-OMON PRABOWO paham. Hanya sakit yang tak kunjung sembuh yg buat si RAJA OMON-OMON PRABOWO sadar kesalahannya.
Did you know Singapore’s first Minister for Labour and Law, K.M. Byrne, introduced the Industrial Relations Ordinance (1960) to ensure stable industrial relations, and the Women’s Charter (1961) to protect women’s rights?
📷: National Archives of Singapore
Dampak PDN yang sudah mulai terasa:
1) Ada ribuan paspor belum bisa tercetak, layanan percepatan paspor dan pengambilan paspor belum bisa dilayani,
2) Buat diaspora, kalau sial banget paspor expired sekarang pas residensi mau abis. Untuk perpanjang residensi perlu paspor, gak ada residensi, siap-siap kena deportasi,
3) Data sekitar 800 ribu penerima KIPK raib, gak ada backupnya,
4) Pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia terpaksa mundur (beasiswa untuk dosen ke LN), padahal jadwal mulai kuliah di LN tidak mundur.
5) Masih terkait BPI, kemungkinan bagi penerima beasiswa akan terlambat cair, bayangkan hidup di luar negeri dengan living cost beberapa kali lipat, lalu terlambat cair.
6) Aplikasi Srikandi untuk pengarsipan nasional masih belum bisa diakses.
7) Verifikasi data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di berbagai daerah terganggu.
Ini baru beberapa poin, ingat, ada total ada 282 layanan yang terganggu gara-gara PDN.
Cepat atau lambat, kehidupan kita pasti kena dampak.
Gregetan juga, padahal lagi momen HUT DKI dan liburan sekolah, anak² mau pakai fasilitas yang katanya "aman" di Jakarta ni pak @HeruBudihartono ! kami siap kasih keras..