This dad, seeing his first game and turning into a kid again.
His son's caption: "My dad worked 60+ hour weeks his entire life—always for us, never for himself. Today, my sister and I were finally able to give something back to him, even if it was small
Nangis gue bacanya. Dia dibegal di Jln Pramuka Raya sisi Cempaka Putih. Terus ke RS cuma diperban tanpa diobati. Malah disuruh pulang ke Baduy. Gelo! Untungnya ada kenalan, pelanggan madu, di Jakbar! Dia jalan kaki 11 km dgn luka!!!
this is actually such a stupid way of framing “peace” after everything that happened, why would an ACTUAL ojol driver who try earning living cost money being one fucking spend their money for flowers esp for the police tni n brimob they rather buy food/more essential things 😭
Boleh nggak sih ngerjain anak kecil sampai nangis?
Kan sesekali doang, habis itu minta maaf?
Jadi begini…
DISCLAIMER:
1. Saya ga akan ngatur cara parenting.
2. Saya ga akan ngatur cara interaksi sama anak.
Saya cuma ngasitau apa yang terjadi di pikiran anak.
mindset dia tuh ga keterima PTN dan berujung di swasta itu harus jadi sesuatu yang memalukan, gitu kali ya? fyi: kampus adik aku punya nya summarecon group (not bad kan) 😃