kehilangan spark itu aneh, kamu masih jadi diri kamu, tapi rasanya udah ga sehidup dulu. losing your spark slowly is scarier than being sad all at once.
namun, untuk kali ini saya benar benar menyerah sekalipun hati saya ingin lagi dan lagi kembali, logika saya memaksa untuk berhenti karna ia tau bahwa sebenarnya hati saya lelah.
seharusnya dari dulu saya berhenti, tapi saya perempuan. dimana perasaan lebih diutamakan daripada logika. saya tidak menyesal, tidak juga menyalahkan. sejatinya ini adalah keinginan hati saya. saya berulang kali hampir sampai pada titik menyerah,
namun berulang kali juga hati saya berkata " 1 kesempatan lagi " hingga entah berapakali saya kembali demi keinginan hati saya membujuk logika saya untuk terus mencoba barang kali bisa diperbaiki.