Kenapa ya ada perasaan pengen menjauh dari orang-orang dan malas berelasi?
Kenapa ya ada perasaan takut ditinggalkan?
Kok ada yang gampang takut kalo dideketin, tapi ngeluh kalo sendirian?
Hal-hal ini bisa dilihat dari attachment theory, alias teori kelekatan.
Teori ini diperkenalkan oleh John Bowbly, seorang tokoh psikologi asal Inggris.
Pembahasan kelekatan bisa mencakup anak-anak atau individu di awal perkembangannya, namun bisa juga mencakup individu di usia dewasa. Kelekatan ini mencakup masalah relasi dengan keluarga, percintaan, relasi sosial ataupun relasi di lingkup pekerjaan.
Ada 4 jenis gaya kelekatan dan dampaknya pada individu dewasa, diantaranya:
Secure
Dianggap sebagai gaya kelekatan paling sehat. Seperti namanya, secure atau rasa aman yang dirasakan. Karena dalam relasi apapun, gaya kelekatan ini diisi dengan:
-Kemampuan menghargai
-kemampuan mengekspresikan emosi dengan asertif
-Mampu melakukan refleksi dan melihat relasi dari berbagai perspektif
-Penyelesaian konflik yang baik
-Mengetahui kapasitas dan situasi kapan harus bergantung dan juga memberi kebebasan
Anxious/Preoccupied
Seperti namanya, kelekatan ini penuh dengan rasa takut akan pengabaian. Beberapa cirinya adalah:
-Sering terlihat sebagai orang yang begitu emosional, mudah marah
-Terlihat posesif atau suka mengekang dan merasa penuh kepemilikan
-Sulit kembali biasa saja setelah adanya konflik
-Sering merasa sulit menghargai diri, namun sangat memuja orang yang ia percayai
Avoidant/Dismissive
Gaya kelekatan ini ditandai dengan penolakan yang begitu tinggi. Beberapa ciri lainnya adalah:
-Menganggap dirinya sebagai 'lone wolf' alias pejuang sendiri
-Cenderung menutup diri dan tak suka menunjukkan emosi
-Sering terlihat sebagai penyendiri dan dingin
-Sangat berusaha untuk mandiri
Fearful/Disorganized
Gaya kelekatan ini dianggap paling ekstrem. Karena gaya kelekatan ini sangat berbanding dengan secure, dan malah memuat permasalahan pada avoidant dan juga anxious. Beberapa hal yang menandainya adalah:
-Sangat berjuang dalam relasinya
-Takut akan kehilangan namun tidak terbuka
-Sangat kurang percaya diri dan juga curigaan
-Tidak nyaman dengan kesepian, namun takut untuk membuka diri.
Ada kalanya persepsi kita salah. Hal yang kita yakini baik bisa jadi tidak tepat, hanya saja kita terlalu bebal untuk mengakuinya. Dan untuk respon seseorang, hmm well, kita nggak bisa mengaturnya karena yah, dunia tidak berputar hanya padamu bahkan jika itu duniamu sekali pun.