Di banding ketemu someone gua lebih berharap bisa berdamai dengan diri sendiri, menerima hal-hal di luar kendali dan memaafkan apa-apa yg udh terjadi,
I think that's more difficult
Mbah Rono , DR Ir Surono mantan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi saat bertemu dengan bang @Andiarief__ menyampaikan jika Gunung Anak Krakatau itu akan terus erupsi untuk bertumbuh lebih tinggi dan sebenarnya tidak terlalu berbahaya selama aktivitas 3 km sekitar gunung bisa dikendalikan dengan baik
Tsunami bisa terjadi jika ada bagian dari dinding gunung yang longsor dan jatuh kelaut dalam volume besar
Bahkan kata Mbah Rono, aktivitas vulkanik Anak Krakatau ini bisa jadi daya tarik wisata
Tapi mitigasi kebencanaan tetap harus dilakukan sebagai langkah antisipatif dan preventif, jadi masyarakat jangan panik , waspada harus.
📷 Saburai TV
Gini lur, mbah Rono ini kepakaranyya ga usah diragukan lagi, apalagi terkait vulkanologi.
Yg dikatakan beliau itu benar. Energi letusan anak Krakatau tidak mampu memicu tsunami sebesar tsunami 1883 (ibu Krakatau).
Erupsi Krakatau skrng juga sangat sulit membangkitkan tsunami seperti tsunami 2018, karena saat ini, tubuh gunung volumenya "relatif kecil", ga ada yg bisa di longsorkan seperti saat anak Krakatau erupsi 2018 lalu.
Karena apa? Ya karena tubuh gunung Anak Krakatau ini sebagian besar sudah dilongsorkan semua pada 2018 lalu (istilah ilmiahnya adalah "flank collapse"). Letusan yg skrng tidak akan memicu longsoran besar, karena material longsorannya (yaitu tubuh gunung) udah ga ada
Lihat aja skrng Anak Krakatau pendek bgt kan.
Soo jangan panik dan berlebihan terus nyebarin hoak sana sini seolah semua gunung di Indo akan meletus, seolah Anak Krakatau akan meletus sehebat ibuknya, seolah pasti akan terjadi tsunami seperti 2018.
Waspada boleh, lebay jangan, pantau secukupnya, pakai masker, jalani kehidupan seperti biasa. Alhamdulillah abunya mostly ke arah samudra Hindia kok