the “ideal timeline” after graduation tuh kebanyakan orang pasti mikirnya.. lulus kuliah ya kerja, naik jabatan, gaji naik, terus hidup berjalan sesuai rencana.
padahal kenyataannya? after graduation, there’s no map anymore. nggak ada lagi jalur yang sama untuk semua orang. habis lulus, literally semua orang mulai jalan ke arah hidupnya masing-masing dan nggak ada timeline yang bisa dijadikan patokan.
belum genap setahun setelah aku lulus, tau nggak teman-temanku sekarang lagi ngapain aja?
ada yang kerja dan lolos mt, bahkan ada yang udah jadi spv/asisten manajer. ada yang lanjut s2. ada yang masih sekolah karena kedokteran. ada yang buka usaha, jadi content creator, atau hidup tenang karena keluarganya memang sangat berkecukupan.
ada yang lagi keliling Indonesia, luar negeri, umroh. ada yang udah menikah, udah punya anak, pindah negara, bahkan ikut suaminya pindah negara.
and then… ada juga teman dan kenalanku yang meninggal dunia.
bayangin… semua itu terjadi bahkan belum genap satu tahun setelah aku dan temanku lulus kuliah.
everyone is literally on their own timeline. ada yang career-wise udah jauh banget, ada yang masih figuring things out, ada yang memilih sekolah lagi, ada yang menikmati hidup, dan ada yang jalannya bahkan berhenti lebih cepat dari yang kita bayangkan…
there’s no such thing as being “left behind” when everyone is walking a completely different path 🤍
pada akhirnya ini bukan lagi tentang "if he want, he would" tapi "if Allah has written it for you, it will find its way to you, at the right time, in the right way" inget ya, apa yang emang buat kamu, pasti akan jadi milikmu, dan ga akan jadi milik orang lain.
adegan paling menguras energi di tempat kerja bukan kerjanya, tapi harus bersikap normal dengan orang orang yang sebenernya pengen kita sleding kepalanya
bisa ga sih kalo lagi deketin orang tuh jadi diri sendiri, kaya jangan terlalu banyak strategi kaya "ah balesnya ntaran aja, takut kegeeran", pengen aja gitu make it pure and let it flow, cause love should be easy... 😔