Pejabat tidak kompeten
Dikritik gak terima
Doxing dan serangan cyber jadi jurus pamungkasnya.
Mungkin karena sejak era kerajaan terdahulu. Pejabat maunya dilayani tak suka melayani.
Yang bawah yang berkerja untuk yang atas tidak sebaliknya.
Makanya namanya pemerintah bukan pelayan.
WA dari kakakku.
Malam. Jam 9 lewat.
"HP istrimu Android, kan?"
"Iya. Kenapa?"
"Buka Settings. Cari Safety & emergency."
"Terus?"
"Isi kontak darurat dan informasi medis."
Aku ketawa kecil.
"Memangnya sepenting itu?"
Dia tidak menjawab.
Cuma mengirim satu screenshot.
Setelah kulihat, aku langsung ambil HP istriku.
Hobinya seremonial dan kasi sambutan.
Kalo dikritik, tersinggungan lalu gas ke wa pribadi menuju doxxing.
Kerja nomer dua, nama baik adalah utama
Kalo melaju pake kendaraan, harus dikasi jalan
Kalo berobat harus dikasi spot terdepan.
👍
Top KOE
SING LIYANE BENG2
@kurnia3uy Membantu orang saat kesusahan adalah bukti empati. Namun, membiarkan diri dimanfaatkan secara sepihak untuk keuntungan mereka adalah bentuk kelalaian menjaga hak sendiri
Sepupu gue. Laki-laki. Nikah umur 21, kerja serabutan di Bogor. Kuli, ojek, apa aja.
Lawan bicaranya: Om gue. Punya toko bangunan gede + 2 mobil.
Di setiap arisan keluarga besar, sodara gue = "yang gagal" dari semua cucu.
Udah kayak stempel.