ya gmn....
cari duit ke jakarta, ngabisinnya di jawa barat.
udah jalan bertahun2,...
Aher,
RK,
KDM diem2 aja gada inisiatif.
buat bantu subsidi.
minimal walikota/ bupati nya deh.
ehh rupanya ga jugo.
ini kl berlarut2, antara KDM otw bikin konten bareng pramono/ malah menhub, ikut turun disuruh Tedi.
Makanya kalo minyak dunia naik itu langsung tanggap bikin perubahan harga. Bukannya main sok jadi pahlawan ngerasa negara paling kuat yang ga kena dampaknya.
Jadinya kan sekarang kek negara bego, orang trend minyak dunia udah mulai turun malah harga bbmnya baru naik.
Mereka menertawakanmu Bahlil, bukan tertawa bersamamu!!
Teman-teman, di umur berapa kalian baru tahu kalau secara Fisika pendinginan, kita tidak bisa membedakan penggunaan air mentah atau air matang dari visual bening atau keruhnya es batu yg dihasilkan? 😲
Yak, karena memang tidak begitu hubungannya! 😂
@LambeSahamjja kopdes merah putih yang ditunjang APBN meski namanya "koperasi" tapi kalah sama warung madura yang berani nantang hegemoni 2 raksasa minimarket tersebut. satu kata buat itu kopdes "MEMALUKAN"
Lee Kuan Yew when asked what enabled Singapore’s success:
“Air conditioning. … It changed the nature of civilization by making development possible in the tropics. Without air conditioning you can work only in the cool early-morning hours or at dusk. The first thing I did upon becoming prime minister was to install air conditioners in buildings where the civil service worked. This was key to public efficiency.”
https://t.co/8vbXAt6SAJ
Tidur dulu, siapa tau bangun-bangun ada kereta
•KA Pandalungan pagi (Jember - Jakarta)
•KA Brawijaya pagi (Malang - Jakarta)
•KA Blambangan Ekspres Pagi (Banyuwangi - Jakarta)
•KA Kualastabas ekstra (Bandar Lampung - Baturaja)
•KA Rajabasa upgrade ekonomi premium
🥱🤭
M4
Pernah liat di thread. Berita internasional, kunjungan presiden RI yg maraton, multi negara.
Ada org luar komen dlm english. Intinya krg lbh dia blg:
"Percuma gencar promosiin investasi di negerimu. itu bos gojek yg konsepnya revolusioner, buka jutaan lap kerja, idenya ditiru bnyk negara, malah masuk pengadilan krn tuduhan berbau kriminalisasi,
pdhl dia asli bangsamu sndri.
Mana ada investor mau percaya naruh duit di negerimu dg kondisi hukum yg tdk pasti. Mending ke SG, MY, atau vietnam"
cc:alrogritm
Guys, ini skenario yang menurut gua perlu dibahas dengan sangat serius dan sangat konkret karena bukan tidak mungkin terjadi.
jika Rupiah tembus Rp20.000 per dolar tahun ini
apakah yang akan terjadi untuk kaum menengah kebawah?
Yang paling terasa adalah dapur kita
kenapa begitu ??
Gandum seluruhnya impor.
Semua produk berbasis tepung terigu langsung naik. Roti.
Mie instan.
Biskuit.
Kue.
Mi ayam gerobak di depan rumah lo.
Kedelai mayoritas impor.
Tahu dan tempe yang selama ini jadi protein paling terjangkau bagi rakyat kecil harganya naik.
Ini bukan pertama kali terjadi kita sudah sering lihat demo perajin tahu tempe ketika rupiah melemah.
Beras dalam negeri tapi pupuknya banyak yang impor.
Harga pupuk naik berarti ongkos produksi petani naik berarti harga beras ikut naik.
Minyak goreng berbahan CPO tapi biaya produksi dan distribusinya pakai bahan bakar yang harganya mengikuti harga minyak global yang dibayar pakai dolar.
Gula mayoritas masih impor.
Daging sapi frozen sebagian besar impor dari Australia.
Estimasi kasar harga kebutuhan pokok bisa naik 10 sampai 20 persen dalam 3 sampai 6 bulan setelah rupiah tembus Rp20.000.
Untuk pekerja bergaji UMR.
UMR Jakarta sekarang Rp5,3 juta.
Dengan inflasi yang dipicu pelemahan rupiah daya beli riil mereka bisa turun 15 persen tanpa ada potongan di slip gaji.
Tidak ada notifikasi.
Tidak ada pengumuman.
Uang yang sama tapi bisa beli lebih sedikit.
Simulasinya begini.
Sebelumnya dengan Rp5,3 juta kamu bisa makan tiga kali sehari bayar kos naik transportasi masih ada sedikit sisa.
Setelah harga naik 15 persen dengan gaji yang sama kamu harus memilih kurangi makan atau nunggak kos atau berhenti bayar cicilan.
Dan kenaikan UMR tidak otomatis mengikuti inflasi. UMR ditetapkan setahun sekali.
Inflasi bisa terjadi kapan saja.
Artinya ada jeda antara harga yang naik dan gaji yang menyesuaikan dan selama jeda itu pekerja UMR yang menanggung selisihnya.
Yang paling parah adalah mereka yang sudah punya cicilan.
Cicilan KPR subsidi yang bunganya naik karena suku bunga acuan ikut naik untuk menjaga rupiah.
Cicilan motor yang tenor-nya masih panjang.
Cicilan pinjol yang sudah menumpuk sebelum rupiah lemah sekarang makin mencekik karena pengeluaran dasar sudah naik semua.
Yang kedua pelaku UMKM kecil.
Ini adalah kelompok yang paling tidak punya bantalan sama sekali.
Ambil contoh penjual gorengan.
Minyak goreng naik.
Tepung terigu naik.
Gas elpiji naik karena subsidi energi makin berat ditanggung negara.
Tiga komponen utama biaya produksinya naik sekaligus.
Kalau dia naikkan harga jual pelanggan berkurang karena daya beli mereka juga sedang turun.
Kalau dia tidak naikkan harga marginnya habis bahkan bisa rugi.
Solusinya yang biasa dilakukan UMKM kecil adalah shrinkflation porsinya dikecilkan tapi harganya sama. Tahu goreng yang tadinya besar jadi kecil
Mi ayam yang tadinya banyak isinya jadi sedikit.
Ini bukan solusi jangka panjang tapi pilihan yang paling mungkin dilakukan saat modal tidak ada dan akses kredit tidak tersedia.
UMKM yang sedikit lebih besar usaha konveksi kecil misalnya kena lebih parah.
Bahan baku kain dan benang sebagian besar impor atau menggunakan bahan baku yang harganya mengikuti kurs.
Mesin jahit yang rusak butuh suku cadang yang harganya naik.
Sementara order dari konsumen turun karena konsumen mereka sendiri juga sedang mengurangi pengeluaran.
Yang ketiga buruh pabrik.
Ini adalah kelompok yang ada di dua sisi masalah sekaligus.
Di satu sisi sebagai konsumen mereka kena dampak inflasi yang sama dengan semua orang di atas.
Di sisi lain sebagai pekerja di industri manufaktur mereka berhadapan dengan risiko PHK.
Karena ketika rupiah melemah signifikan pabrik yang bergantung pada bahan baku impor menghadapi dua pilihan naikkan harga jual atau potong biaya produksi.
Memotong biaya produksi artinya mengurangi jam kerja mengurangi shift atau mengurangi jumlah pekerja.
Buruh pabrik tekstil adalah yang paling rentan. Industri tekstil Indonesia sudah tertekan oleh serbuan produk tekstil murah dari China.
Rupiah yang melemah sebenarnya membuat produk ekspor tekstil Indonesia lebih kompetitif di pasar global tapi masalahnya bahan baku benang dan kain banyak yang juga impor sehingga efek kompetitifnya tidak sebesar yang diharapkan.
Yang kemungkinan besar terjadi adalah gelombang PHK lanjutan di sektor yang sudah PHK massal tekstil garmen sepatu elektronik.
Dan pekerja yang kena PHK tidak langsung dapat pekerjaan baru karena lapangan kerja formal juga sedang menyempit.
Yang keempat petani kecil.
Paradoks paling menyedihkan ada di sini.
Ketika rupiah melemah harga komoditas ekspor seperti beras CPO dan kopi secara teori naik dalam rupiah karena dibayar dolar.
Seharusnya petani untung.
Tapi yang terjadi di lapangan berbeda.
Pupuk naik.
Biaya angkut naik.
Bensin untuk pompa air naik.
Plastik untuk pembungkus dan pengemasan naik.
Dan petani kecil tidak punya daya tawar untuk menentukan harga jual yang menentukan adalah tengkulak atau koperasi atau pasar yang sering kali tidak serta-merta menaikkan harga beli dari petani secepat kenaikan harga jual di konsumen.
Artinya ongkos produksi naik tapi harga yang diterima petani tidak naik proporsional.
Marginnya semakin tipis.
Dan petani yang sudah bergantung pada utang untuk modal tanam semakin terjepit.
Yang kelima orang yang punya utang dalam dolar atau produk yang harganya mengikuti dolar.
Ini termasuk cicilan kendaraan dan elektronik yang spesifikasinya diimpor.
Smartphone yang baru.
Laptop.
Komputer.
Peralatan rumah tangga.
Semua yang komponen intinya impor harganya akan naik dalam rupiah.
Orang yang berencana membeli laptop Rp8 juta sekarang harus siapkan Rp9 sampai Rp10 juta.
Yang berencana beli smartphone Rp5 juta mungkin harus bayar Rp5,5 sampai Rp6 juta.
Soal apa yang terjadi dengan subsidi dan bagaimana itu memperparah fiskal negara.
Ini adalah lingkaran setan yang paling berbahaya.
Rupiah melemah berarti harga BBM impor dalam rupiah naik.
Tapi pemerintah tidak serta-merta naikkan harga BBM karena takut inflasi meledak dan gejolak sosial. Jadi subsidi energi yang harus dibayar negara makin membengkak.
Subsidi yang sudah jebol 266 persen
dari target di Q1 2026 akan semakin jebol.
Defisit APBN semakin lebar.
Dan untuk menutup defisit itu pemerintah harus meminjam lebih banyak atau mencetak uang keduanya menekan rupiah lebih jauh lagi.
Lingkaran itu berputar ke bawah.
Soal satu-satunya hal yang bisa dilakukan orang biasa untuk memproteksi diri.
Dalam kondisi rupiah melemah signifikan ada beberapa langkah yang bisa diambil secara individual meskipun semua punya trade-off.
Pertama untuk yang punya tabungan pertimbangkan sebagian kecil di emas atau dolar bukan spekulasi tapi sebagai lindung nilai. Nilai rupiah dari tabungan biasa akan tergerus inflasi.
Kedua untuk UMKM kurangi ketergantungan pada bahan baku impor sebisa mungkin. Cari substitusi lokal meski kualitasnya mungkin tidak identik.
Ketiga untuk semua orang ini waktu yang paling penting untuk tidak menambah utang konsumtif. Cicilan yang terasa ringan sekarang akan terasa lebih berat ketika harga barang kebutuhan pokok sudah naik semua.
Keempat untuk yang punya keahlian digital atau bisa bekerja dalam dolar ini adalah waktu terbaik untuk mencari klien atau pekerjaan yang dibayar dalam mata uang yang lebih kuat.
Rp20.000 per dolar bukan angka abstrak.
Itu adalah harga beras yang lebih mahal.
Tahu tempe yang lebih mahal.
Ongkos produksi UMKM yang lebih berat.
PHK di pabrik yang lebih banyak.
Dan gaji UMR yang nilainya riilnya makin kecil meski angkanya sama.
Yang paling tidak adil dari seluruh situasi ini adalah orang-orang yang paling tidak punya pilihan yang tidak bisa pindah ke investasi dolar tidak bisa raise harga tanpa kehilangan pelanggan tidak bisa nego cicilan dan tidak bisa nunggu kondisi lebih baik justru yang paling keras merasakan dampaknya.
iya juga ya, kenapa anak kecil (termasuk aku waktu kecil) punya ketertarikan sama kereta api?
hampir semua anak kecil loh ya, lintas negara, lintas budaya, suka transportasi ini. sampe ada animasinya loh ya, thomas.
nah, setelah kubaca-baca nih ya, beberapa penjelasan malah kek bilang otak anak-anak tuh dirancang jatuh hati sama kereta.
pertama, anak kecil punya ketertarikan alami dengan benda yang bergerak secara berulang dan bisa diprediksi.
lihat kereta api, dia bergerak di jalur yang sama, dengan ritme yang sama, ke arah yang bisa ditebak.
ternyata, di dunia anak kecil yang penuh dengan hal baru dan seringnya ngebingungin mereka, kereta api tuh jadi sesuatu yang konsisten. kereta datang, pergi, kembali lagi, ga bikin kaget dan ga tiba-tiba berubah.
dalam masa belajar memahami dunia, sesuatu yang bisa diprediksi itu menyenangkan.
kedua, di pandangan anak kecil, kereta bisa jadi raksasa yang jinak. besar, kuat, bersuara, bergetar, tapi ga nyerang, ga mengancam, lewat doang wkwkwk
buat mereka, bisa melihat kereta api tuh luar biasa keren. bayangin, kita bisa melihat benda besar, powerful, tapi aman untuk ditonton hahaha anj ngikik ngetik ini 😭😭
ketiga, kereta juga menawarkan stimulasi multisensori yang jarang ada di tempat lain. ada suara, gerakan, visual besar, dan beberapa kereta ada bau khas kek asap walaupun sekarang udah jarang kereta uap.
dan tau ga, menariknya, ketertarikan pada benda beroda kek kereta bukan cuma fenomena pada manusia. pernah ada juga eksperimen yang ngasi mainan ke sekelompok monyet, tebak monyet jantan pilih apa?
betul wkwkwk, monyet jantan secara konsisten memilih mainan beroda. artinya ada komponen biologis di balik ketertarikan ini, bukan cuma pengaruh budaya.
kita semua sayang kereta api 🩷
sumber bacaan lainnya:
https://t.co/mq0bXoOqCu
https://t.co/QVeRRwnlL0
Awalnya gua kira nonton short video di HP itu bisa menjadi pengisi waktu luang. Tapi setelah baca jurnal ini, gua baru tau efeknya bisa berbahaya untuk otak.
Penelitian dari Tiongkok ini meneliti 48 orang, terus dilihat kebiasaan mereka nonton short video, lalu dicek fungsi atensi & kontrol diri, didukung juga dengan pemeriksaan EEG.
Hasil penelitian ini cukup bikin gue kaget antara lain:
-Semakin sering nonton short video, semakin turun kemampuan otak buat kontrol diri
-Fungsi eksekutif otak, terutama atensi, juga menurun
Short video ternyata berasosiasi dengan overstimulasi dengan karakteristik cepat, singkat, dan penuh reward instan. Lama-lama otak jadi kebiasaan butuh stimulus cepat, sehingga bikin fokus jangka panjang makin susah.
Yang menarik dari studi ini adalah:
Semakin tinggi tingkat kecanduan (adiksi) untuk menonton short video di smartphone, berasosiasi dengan semakin rendah tingkat pengendalian diri (self control)
𝗞𝗘𝗦𝗜𝗠𝗣𝗨𝗟𝗔𝗡
Kebiasaan nonton short video ternyata berkaitan dengan penurunan self-control dan turunnya fungsi eksekutif otak, terutama kemampuan atensi.
Sini sini aku jelasin pake bahasa sederhana buat yang belum paham
Kenapa ini menjadi trigger warning buat perekonomian Indonesia?
Just simple Perbankan itu masih jadi salah satu big caps di Indonesia, artinya kalau sektor utamanya aja carut marut begini artinya trust investor ke pasar modal dalam sentimen negatif.
Setelah bulan lalu IHSG koreksi karena perang USA & Iran hari ini IHSG memerah karena nilai tukar rupiah yang terus melemah terhadap dollar
Guys, ada berita hari ini yang menurut gua adalah salah satu sinyal paling serius tentang kondisi keuangan negara yang perlu dipahami semua orang.
Kemenkeu baru saja mencopot dua pejabat eselon I sekaligus Dirjen Anggaran Luky Afirman dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Kacaribu. Keduanya dinonaktifkan dan digantikan pelaksana harian sambil menunggu pejabat definitif.
Dan ini bukan pencopotan pertama.
Sebelumnya Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Masyita Crystallin juga sudah dicopot. Artinya sekarang ada tiga kursi Dirjen kosong di Kemenkeu bersamaan.
Tapi yang bikin gua tidak bisa langsung lanjut adalah isu yang beredar di balik pencopotan ini.
Kabarnya penyebabnya adalah APBN yang hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan.
Tiga bulan.
Dari April berarti sampai Juli 2026.
KENAPA INI SANGAT MENGKHAWATIRKAN
Dirjen Anggaran adalah orang yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan eksekusi anggaran negara.
Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal adalah orang yang merancang strategi keuangan dan fiskal jangka pendek dan panjang.
Dua orang yang paling bertanggung jawab atas kesehatan APBN dicopot bersamaan di tengah situasi di mana ruang fiskal Indonesia sedang dalam tekanan paling besar dalam beberapa tahun terakhir.
Konteksnya perlu dipahami bersama.
APBN sudah dipotong Rp80 triliun lebih di awal tahun untuk efisiensi.
MBG menyedot hampir Rp1 triliun per hari.
Perang Iran membuat harga energi melonjak dan rupiah melemah.
Penerimaan pajak tertekan karena ekonomi global melambat.
Dan sekarang ada isu bahwa kas negara hanya cukup untuk tiga bulan ke depan.
Kalau isu itu benar maka ini bukan sekadar masalah administrasi pergantian pejabat.
Ini adalah krisis fiskal yang sangat serius yang sedang terjadi di balik layar.
YANG ANEH DARI RESPONS MENKEU
Menkeu Purbaya ketika ditanya hanya mengkonfirmasi bahwa pencopotan benar terjadi dan kedua pejabat itu diberi waktu istirahat dulu sebelum penugasan berikutnya.
Tidak ada penjelasan tentang alasan pencopotan. Tidak ada klarifikasi soal isu APBN tiga bulan.
Tidak ada pernyataan yang menenangkan pasar atau publik tentang kondisi fiskal sesungguhnya.
Dan ini adalah pilihan komunikasi yang sangat berbahaya di tengah situasi yang sudah sangat sensitif. Kekosongan informasi dari otoritas resmi akan selalu diisi oleh rumor.
Dan rumor tentang APBN yang hanya bertahan tiga bulan kalau tidak segera dikonfirmasi atau dibantah dengan data yang konkret bisa menjadi self-fulfilling prophecy yang sangat merusak kepercayaan pasar.
APA YANG HARUS DITANYAKAN
Pertama —apakah benar APBN hanya mampu bertahan tiga bulan ke depan? Ini harus dijawab dengan data yang transparan dan bisa diverifikasi bukan dengan pernyataan umum bahwa kondisi fiskal aman.
Kedua — apakah pencopotan ini adalah akuntabilitas atas kegagalan proyeksi fiskal?
Kalau ya maka ini adalah langkah yang benar pejabat yang bertanggung jawab atas proyeksi yang salah harus diganti. Tapi publik berhak tahu bahwa itu yang terjadi.
Ketiga — siapa yang akan mengisi tiga kursi Dirjen kosong ini dan dalam waktu berapa lama?
Karena tiga posisi strategis yang diisi pelaksana harian bersamaan di kementerian yang paling kritis dalam kondisi fiskal yang tertekan adalah situasi yang tidak ideal.
Keempat bagaimana pemerintah berencana menutup potensi shortfall anggaran yang dilaporkan? Apakah ada rencana pemotongan anggaran tambahan? Penerbitan surat utang? Atau ada sumber penerimaan baru yang sedang disiapkan?
pergantian pejabat di Kemenkeu itu hal biasa dan bisa terjadi karena berbagai alasan.
Tapi tiga Dirjen kosong bersamaan di tengah isu APBN yang hanya cukup tiga bulan ke depan di tengah tekanan global yang tidak mereda, perang Iran yang belum selesai, rupiah yang melemah, dan program-program besar yang terus menyedot anggaran — itu bukan hal biasa.
Dan yang paling menggelisahkan adalah ketika kondisi seperti ini terjadi, publik tidak mendapat penjelasan yang jelas dan jujur dari pemerintah tentang apa yang sebenarnya sedang terjadi.
kalau di amerika,
ada es teh namanya es teh Arizona yang harganya bertahan di 99 cent atau $0,99 selama 33 tahun.
padahal kalau dihitung harga setelah inflasi sejak 1992 harusnya $2.30.
dan ownernya punya prinsip gak akan menaikkan harga. menurutku ini sangat ekstrim sekali.
katanya si alasannya karena arizona semacam private company dan nggak mengeluarkan saham. ditambah mereka nggak punya hutang sama sekali ke bank. Mereka punya semuanya.
meskipun arizona pernah berurusan dengan hukum karena perpecahan dua foundernya (John ingin nerbitin saham biar lebih untung, tapi Don gamau karena ya biar tetep bisa kasih harga 99 cent), perusahaan ini tetap berjalan dengan solusi Don membeli saham punya John.
Di awal perusahaannya berdiri, Foundernya sadar kalau lawan mereka gede banget, kaya snapple, nestea, dll. tapi strateginya Don keren banget.
1. Don cobain rasa teh baru secara langsung buat memastikan tehnya enak dan terus RnD biar variasinya semakin banyak.
2. Desain dibikin lebih keren. bahkan istrinya bantu buat bikin desain.
3. Di awal berdiri yaitu tahun 1992, kompetitor jual es teh seharga 99 cent untuk 16 oz dan Arizona jual 24 oz. dan yang penting rasanya enak. tapi tahun2020 menurunkan size ke 22 oz tapi masih sangat worth it.
4. Arizona berani nempelin harga 99 cent di kalengnya untuk memberi jaminan harga ke customer dan mencegah retail jual diatas 99 cent
5. Arizona lebih memilih memakai traditional advertising yang penting rasa produknya enak.
6. Arizona juga memakai mesin canggih demi efisiensi waktu sehingga harganya bisa ditekan namun kualitas tetap bagus.
5. Selain es teh, Arizona juga ekspansi ke produk beer, snack,dll.
dan terbukti penjualan Arizona berhasil ngalahin Snapple.
Peter Nawilis, mungkin gak banyak yg tau. Beliau org pertama di Indonesia yg memberikan nama “spooring” utk wheel alignment sekaligus org pertama yg mempopulerkan wheel alignment di Indonesia.
10 taunan lalu terakhir main ke rumah beliau di Radal, beliau pamer baru beli tv yg di dalemnya ada youtubenya.
Yups Pak Peter itu bapaknya Thomas.
Sekalian jawab @TukangBaca17
Ini pesawat kalau lewat ALKI-1 begitu berarti ga punya security clearence, tapi flight plannya sudah terdaftar, makanya diarahkan lewat ALKI untuk menggunakan hak lintas damai.
Ga bisa dia asal motong Pulau Sumatra, yang ada malah dikejar sama F-16 atau Rafale yang dari Pekanbaru. 😁
🚨RESMI!
Kemenkes mengeluarkan aturan "Pencantuman Label Gizi dan Pesan Kesehatan pada Pangan Olahan Siap Saji"
Berdasarkan Kepmenkes No. 01.07/Menkese/301/2026
Detailnya:
a. level A berupa kombinasi huruf A dengan warna hijau tua;
b. level B berupa kombinasi huruf B dengan warna hijau muda;
c. level C berupa kombinasi huruf C dengan warna kuning;
atau
d. level D berupa kombinasi huruf D dengan warna merah.
Keterangan:
1. Level A merupakan kandungan gula, garam, dan lemak yang lebih rendah dibandingkan level B, level B merupakan kandungan gula,
garam, dan lemak yang lebih rendah dari pada level C, dan level C
merupakan kandungan gula, garam, dan lemak lebih rendah dibanding
level D.
2. Level A tidak boleh menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
(bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan), baik melalui penambahan langsung dan/atau ikutan (carry over).
3. Level B hanya dapat menggunakan bahan tambahan pangan pemanis
alami.
4. Level C dan Level D dapat menggunakan bahan tambahan pangan
pemanis (bahan tambahan pangan pemanis alami dan/atau bahan tambahan pangan pemanis buatan).
Contoh pencantuman label ada di foto 3.
Pemberlakuan secara WAJIB akan diterapkan 2 tahun dari Kepmenkes ini diterbitkan.
Alhamdulillah lah ya paling tidak ada progress untuk lindungi masyarakat dari bahaya konsumsi Gula Garam Lemak berlebih.
Akal-akalan developer pengen irit dengan gaya. Padahal gak cocok untuk iklim tropis. Kalau siang panas kalau hujan keset depan basah.
Sebagai anak yang lahir di rumah joglo berdinding kayu dan beratap genting tanah di desa, menurutku rumah subsidi macam ini gak jauh beda sama kos-kosan. It’s just a house not a home.