Setelah MBG terbitlah Kopdes.
Infonya banyak banget calon manajer kopdes yang udah lulus seluruh tes sebelumya, kemudian mengundurkan diri gara2 harus TTD kontrak dengan ketentuan ikatan kerja 2th dan denda 100jt kalau mengundurkan diri.
Banyak yg mengaanggap ini ga fair mengingat gaji yang akan diberikan dan lokasi penempatan pun tidak dengan jelas disebutkan. Banyak juga yg kecewa gara2 udah tes sampe harus lepas2 baju akhirnya mengundurkan diri.
Sekali lagi gue bilang, jan deket2 dengan program2 sus kek gini kalau kalian gamau terjebak lebih dalam capt 😌
Selamat weekend warga Indonesia,
informasi aja nih .........
Kemenkop + Kemendes + Kemendag + Kemenhan + PT AGRINAS pintar banget bikin jebakan untuk 35.000 orang S1 calon Manager Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) itu;
- Pendidikan Komcad 3 bulan
- Kursus Manajer Koperasi cuma 1 bulan
- Penempatan acak seluruh wilayah NKRI
- Gaji dan tunjakan tidak detail
- Ikatan Dinas 2 tahun
- Undur diri denda Rp100 juta
sumber:threadbekalikcy
Banyak yang mengundurkan diri dari manajer kopdes Merah Putih, alasannya
1. Gaji ga transparan di awal
2. Penempatan diacak ke seluruh NKRI
3. Ikatan dinas 2 tahun
4. Kalo mundur sebelum 2 tahun, denda 100juta
5. Pendidikan 3 bulan, lokasi diacak ke luar pulau dan jarak pengumuman ke start pendidikan mepet banget
Gw jadi mikir tujuannya secara politis bukan buat nyari manajer terbaik yang loyal, tapi ngunci anak muda terutama yang desperate cari kerja biar ga bisa kabur.
Ini kayak kebijakan predatory berkedok kesempatan kerja.
Gaji ga transparan tapi denda clear banget 100 Juta. Politikus mana yang tandatangan kebijakan macem gini sih?
Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
Tugas rakyat itu “mengawasi” bukan “memuji”
pejabat dan government kerja bagus itu ya bare mininum lah. Kalian digaji dari pajak yg disetor warga kok.
Mager banget baca narasi d tiktok yg anggep pihak yg kritik pemerintah itu = musuh.
Astaga.
Jadi sebenere boleh kritik government ga ini?
Soale tiap kritik dicounter, seolah2 yg kritik tu “ga nasionalis” bahkan dijawab “nyenyenyenye”
Ditanya “trus solusimu apa!”
Banyak juga yg udah kasi solusi. Ttp aja dibales dengan narasi offensive.
Musuh republik ini adalah pejabat korup dan buang buang anggaran, bukan rakyat yang vokal menagih hak haknya. Berhentikan MBG dan evaluasi total! Krisis ekonomi di depan mata!