Fatimah Az-Zahra is cooking again!๐ฅ๐ฉโ๐ณ
Masalah masa lalu masih jadi hantu yang mengejar:
Korupsi ๐ฆนโโ๏ธ, Kemiskinan ๐ธ, Pendidikan ๐, Kesehatan ๐ฅ, semuanya belum selesai.
Masalah masa depan semakin berat:
Kita harus bersaing secara global di era Teknologi dan AI ๐ค, serta menciptakan lapangan kerja yang sesuai zamannya.
Masa lalu = hantu ๐ป
Masa depan = tantangan ๐๏ธ
Dan di depan mata sekarang? MBG malah jadi pusat masalah. Kepala-kepalanya dicopot karena korupsi ๐
Penangkapan koruptor bukan prestasi.
Itu adalah kewajiban.
Prestasi yang sebenarnya adalah tidak ada lagi korupsi, terutama di proyek kebanggaan Presiden. Proyek yang paling diawasi, tapi korupsinya justru besar, itu namanya kegagalan besar โ
Ironisnya, respons pemerintah terhadap aksi mahasiswa sangat nirempati ๐ถโ๐ซ๏ธ
Fatimah Azzahrah Menanggapi Pernyataan Hassan Hasbi. Menyala Fatimahku๐ฅ๐ฅ
"Setiap orang yg mencalonkan menjadi Presiden sudah mengekspetasikan bahwa dia akan mengalami itu, sehingga itu bukan HAL YG MENGEJUTKAN DAN BUKAN HAL YG PERLU DIKASIHANI" (konteks statement menit akhir hassan hasbi pemerintah vs oligarki)
Ada 3 hal menarik menurt Fatimah dari satatement Hassan Hasbi.
(-)"Kita (rakyat) sepertinya tidak perlu
ada pikiran yg tdk baik terhadap pemerintah"
(+) "fatimah tidak setuju, krn bisa membuat lupa akan esensi demokrasi, krn salah satu esensi demokrasi adalah NEGARA IS 'UNNECESSARY EVIL' Sebuah kejahatan yg kita paksakan untuk hadir demi satu keteraturan yg lbh Baik"
"Sehingga pd prinsip demokrasi KITA HARUS SELALU MENCURIGAI NEGARA"
"Negara JANGAN MENGADU BELAS KASIH, antara Rakyat Susah Sehibgga Demonstrasi dsb, tp Kasihani jg Pemerintah ayo dukung samaยฒ"
"Dukung sama2 adalah kita melakukan peran kita UNTUK MENCURIGAI NEGARA karena memang harus begitu dlm berdemokrasi"
(-) "Pak Prabowo Sangat Berkomitmen jangan sampai korupsi dan Pemerintah Bekerja sesuai Fakta bukan Rumor"
(+) "Faktanya meskipun presiden mengatakan jgn korupsi dsb, faktanya KORUPSI TERJAD DIPROGRAM YG PALING DIPERHATIKAN DAN PALING DITARUH DI ETALASE DEPAN DARI PEMERINTAHAN, DIDEPANNYA"
"Jd bagaiaman asumsi2 kita terhadap yg berada dibelakangnya, Pada PROGRAM YG TERLEWAT DARI PERHATIAN PRESIDEN PRABOWO, MISALNYA PROGRAM YG BUKAN UNGGULAN"
"Kita mengkrtik sesuai Fakta juga sebenarnya"
OUR GIRL FATIMAH๐ฅ๐ฅ๐ฅ
Baru tau ternyata apa yang terjadi dengan tubuh kita itu berhubungan sama apa yang ada di pikiran kita, berikut perbincangan Nikita Willy dan Psikolog, Aga Salim
Aga Salim: Kalau pegal dibahu bisanya itu karena dia ngerasa sangat terbebani dengan tanggung jawab yang ia emban
Aga Salim: mungkin tanggung jawabnya selain tanggung jawab dia mungkin bisa jadi ada beban orang lain yang akhirnya dia ambil untuk dia sendiri,
jadi makin terbebani lagi akhirnya kan makanya tanggung jawab mengemban sesuatu kan kita bawanya disini atau di bahu.
Nikita Willy: Kalau dibagian *lain ada tanda lagi ngga mas?
Aga Salim: banyak for example ketika kita ngomongin orang yang suka mendem, orang yang YES MAN yang ga berani SAY NO biasanya suka sering ga nyaman di tenggorokan sering batuk batuk karena kita ga berani ngomong itu
Nikita Willy: Kalau susah tidur?
Susah tidur biasanya Overthinking, aktif bangetโฆ biasanya kalau orang Overthinking banget kepalanya pusing, perutnya juga gak nyaman bisa Gerd.
Nikita Willy: Gerd bisa dari emosi kita juga?
Aga Salim: Gerd itu dari Emotions of Fear Worry Anxiety.
โEMANG GUE PIKIRIN!!โ
Sebuah pernyataan paling dongo yg pernah gw dengar dari seorang pemimpin. Gila. Kayak percuma pada demo, kritik, percuma.. kaga dipikirin. ๐
Please @UNICEF , @UNICEFIndonesia , @kpp_pa and @KPAI_official , protect Indonesian children!!
Children are the future of our nation. They should never become shields for those in power, tools of propaganda, or symbols used to build support for any government policy.
Indonesia's Child Protection Law (Law No. 35 of 2014), Article 15, clearly states that every child has the right to be protected from abuse and exploitation in political activities. This principle exists because children deserve to grow up free from political manipulation and exploitation.
When elementary school children are brought to public demonstrations, asked to carry signs, chant slogans, or serve as symbols of support for a government program, we must ask a simple but important question: Who is truly being protected the children, or political interests?
Children are not born to carry the burden of adult politics. They are born to learn, to play, to dream, and to grow. They are not mature enough to fully understand political issues or to give informed consent to participate in activities with political implications. That is precisely why the law existsโto protect them from being used to advance the interests of others. If a government program is truly beneficial, its success should speak for itself. Public trust should be built through transparency, accountability, and measurable resultsโnot by placing children at the center of political messaging.
Children's voices should never be used as loudspeakers for political agendas. Their small hands should be holding books, not protest signs. We respectfully urge @UNICEF and @kpp_pa to take this matter seriously. We call for an independent investigation into the reported involvement of children in political demonstrations and for appropriate action to ensure that every child's rights are protected in accordance with Indonesia's Child Protection Law.
Protect Indonesian children. Because when childhood is exploited, it is not only a child who is harmedโit is the future of an entire nation.
Lo harusnya kuliah aja di luar negeri, gausah debut jadi idol. Orang kek nyaman banget nulis essay buat ngebenci lo, padahal lo nggak problematik. Nggausah sering nongkrong di twitter, orang di sini ikut tren, kalo lagi tren hujat lo, yg lain bakalan ikut. Gawon Baca buku aja ๐ค