Idk what happened to me lately, but I feel so far away from what I loved the most, especially when I’m trying to find it again through my hands while making latte art.
jadi people pleaser itu ga enak banget sumpah, capek mikirin perasaan orang lain, mau ngelakuin apa yang aku mau aja mikirin itu aman ga ya buat orang lain, gabisa bilang engga, tapi orang lain malah seenaknya dan aku gabisa marah cuman bisa memaklumi.
kalo lo udah tau masa lalu pasangan lo, cukup diem dan terima. jangan lo jadiin senjata pas ribut atau diungkit ungkit terus. lo gatau dia udah mati-matian survive buat berubah jadi manusia yang lebih baik di masa depan
being the “understanding” one is exhausting. you carry everyone’s trauma, everyone’s problems, everyone’s excuses. but when it’s your turn to fall apart, you do it alone. no one checks. no one asks.
Ada seorang anak perempuan yang terbiasa sakit tanpa disembuhkan, terbiasa kecewa tanpa ditenangkan, terbiasa sedih tanpa pelukan. Berbagai episode menyakitkan telah ia lewati, ia diam meski banyak luka yang ingin berbicara, ia tersenyum meskipun di pelupuk penuh dengan air mata.
you're not reading this by accident. everything is going to be okay. breathe and remember that you’ve been in this place before. you've been this uncomfortable, anxious and scared, and you survived. close your eyes and feel the universe within you making a way for you right now.