@unmagnetism Gw pikir jg gitu, sampe satu weekend mau ambil kacamata gw di tokonya. Ruamee bgt, gw sampe bete nunggu 30 menitan, padahal cuma tinggal pickup dan adjust. Gatau tempat lain, ini toko kacamata senayan city.
@tanyarlfes Buset yg komen pada sok ekslu bgt wkwkwk. Bikin sub buat tim game cemen aja gada yg larang disitu. Mau nyampah juga paling di downvoted, tenggelem, atau di ban sama mod.
@bleednectar Sotoy nih sotoy aja. Kayanya karena sub 1-8-+ udah bisa di sensor. Dulu problem nya kalo ga salah di ggw, dan semacamnya (trees engga😂).
Reddit jg BU mungkin, ads dimana2, forum user indo gede, minat asbun dan diskusi tinggi, drama ceo long gone.
I STUDIED 50 PEOPLE WHO SEEM "LUCKIEST" IN LIFE
No 5 AM wake-up calls. No tedious journaling. No complex productivity systems.
Instead, they all do these 12 things religiously
1. They stop waiting for Friday to start living.
Kalau ada lembur, aku selalu sholat di musholla kantor dengan mematikan lampunya. Setelahnya, aku duduk di pinggir kaca dan melihat lampu-lampu di sana. Selalu ada banyak pertanyaan terlintas di dalam benakku.
My favorite line from Atomic Habits has been living in my head rent-free:
“It doesn’t make sense to continue wanting something if you’re not willing to do what it takes to get it. If you don’t want to live the lifestyle, then release yourself from the desire. To crave the result but not the process is to guarantee disappointment.”
Teman-teman yang sedang berjuang untuk hidup lebih sukses, lebih bahagia, dan lebih sejahtera, izinkan saya menitipkan sedikit pemikiran untuk kita renungkan bersama.
Nomor 1, pikiran kita sering menciptakan cerita yang terasa sangat benar.
Kita sering merasa sedang melihat kenyataan apa adanya. Padahal, di dalam kepala kita, ada narasi yang terus bekerja. Pikiran kita menafsirkan kejadian, memberi makna, lalu membentuk cerita.
Sebagian cerita itu lahir dari pengalaman lama, luka yang belum selesai, rasa takut, bias, dan emosi yang masih tertinggal di dalam diri.
Karena itu, semua yang kita pikirkan JANGAN langsung kita percaya. Sebagian perlu kita periksa ulang dengan tenang.
Nomor 2, hal yang kita hindari justru akan mengendalikan hidup kita.
Menghindar memang terasa melegakan di awal. Rasanya aman, rasanya ringan, rasanya kita sedang menyelamatkan diri.
Namun setiap kali kita lari dari rasa tidak nyaman, kita sedang memberi makan rasa takut, rasa malu, kebiasaan menunda, atau luka yang seharusnya mulai kita sembuhkan.
Nomor 3, kita dibentuk oleh apa yang terus kita ulangi.
Identitas tidak terbentuk dari harapan indah yang kita simpan di kepala. Identitas tumbuh dari kebiasaan kecil yang rutin kita lakukan.
Cara kita berpikir, cara kita merespons masalah, cara kita menjaga janji, cara kita bekerja ketika tidak ada yang melihat, semuanya perlahan membentuk diri kita.
Pada akhirnya, kita menjadi hasil dari latihan yang kita ulangi terus-menerus.
Nomor 4, emosi adalah bagian dari diri kita, tetapi hidup kita tetap perlu dipimpin oleh kesadaran.
sedih, takut, marah, kecewa, atau cemas adalah bagian dari spektrum emosi kemanusiaan.
Emosi perlu didengar, diberi nama, dan dipahami. Namun emosi juga perlu dituntun.
Kesehatan mental tumbuh ketika kita mampu mengenali apa yang sedang kita rasakan, menahannya dengan dewasa, lalu menggunakannya sebagai petunjuk, bukan membiarkannya mengambil alih seluruh keputusan.
Major cheat code for life: Assume good things are still ahead. You are not behind. You are not too late. You are not disqualified by your past. One new season can change the entire story. Keep showing up with belief. The best chapters are often written after the hardest ones.
My favorite line from Atomic Habits has been living in my head rent-free:
“It doesn’t make sense to continue wanting something if you’re not willing to do what it takes to get it. If you don’t want to live the lifestyle, then release yourself from the desire. To crave the result but not the process is to guarantee disappointment.”