mau lu pernah di khianatin, feel insecure, punya trauma, broken home, fatherless, motherless, sering dijahatin sm orang lu tu tetap gapunya hak buat nge treat orang lain dengan buruk juga
Semoga anak-anak broken home punya rumah yg tenang. Mereka berhak punya tempat untuk pulang yg nyaman, sehat, tentram, dan damai. Berhak merasakan keluarga yg saling menjaga, bukan saling melukai.
Semoga suatu hari nanti, anak-anak broken home dipertemukan dgn jodoh yg punya hati yg baik. Seseorang yg gak bakal mengulang luka yg sama, gak bikin mereka merasakan lagi hal-hal yg selama ini berusaha mereka sembuhkan.
Semoga mereka bisa membangun rumah yg dulu mereka harapkan, bukan mengulang rumah yg dulu membuat mereka terluka❤️🩹
kadang juga bingung kalo aku mencoba untuk ekspresif dan ungkapin semua yg aku rasain aku di katain drama sementara pas aku simpan sendiri karena takut membebani malah di bilang samgat menutup diri. apalah dunia ini
pernah juga waktu aku lagi sendiri wfc, ga sengaja d tempat yg sama dengan teman2 pacarku dan i know mereka lg bisik2 satu sama lain 'masih kah? masih kah?' wkwkwk. disitu aku sadar bahwa aku ini kasian banget co🥲 to be love is to be seen kah ini konsepnya
tapi awalnya aku emang suka me time dan menikmati semua itu sampai ada 1 orang bilang 'kamu punya pacar tapi kaya ga punya pacar', disitu jujur aku langsung tenggelam dan mikir apakah aku terlihat semenyedihkan itu anjir woy
tapi awalnya aku emang suka me time dan menikmati semua itu sampai ada 1 orang bilang 'kamu punya pacar tapi kaya ga punya pacar', disitu jujur aku langsung tenggelam dan mikir apakah aku terlihat semenyedihkan itu anjir woy
banyak yg ganjel, burn out, tapi all i can do cuma ya hadapin aja, ngelamun, ngopi dan pod. initially i thought that if i already ungkapin semuanya bakal lega. turns out the reponse was far from my expectation hiks. oh how to be happier..