@AbdullahFatho11 Alokasi dana bank syariah dibagi dalam dua bagian penting dari aktiva bank, yaitu: (1) Earning Assets (aktiva yang menghasilkan dan (2) Non Earning Assets (aktiva yang tidak menghasilkan).
@AbdullahFatho11 Nama: Caroline Violita Silvana
NIM: 1934031105
Bank syariah memperoleh sumber dana dari pihak ketiga atau masyarakat yaitu (1) modal inti (core capital) (2) kuasi ekuitas (mudharabah account) dan (3) titipan ( wadiah) atau simpanan tanpa imbalan (non remunerated deposit). -
@AbdullahFatho11 Untuk mencapai tingkat profit yang cukup dan tingkat resiko yang rendah Bank syariah harus mempersiapkan strategi penggunaan dana-dana yang dihimpunnya sesuai dengan rencana alokasi yang diarahkan sedemikian rupa agar pada saat diperlukan semua kepentingan nasabah dapat terpenuhi
@AbdullahFatho11 Dalam Islam debitur yang kesulitan dalam menulasi utang dikategorikan sebagai mustahik (orang yang berhak menerima zakat). Hal ini juga dituliskan dalam UU No. 2 Tahun 2002 yaitu memerintahkan kepada institusi perbankan untuk memberikan kelonggaran kepada debitur.
@AbdullahFatho11 Assalamualaikum wr.wb
Nama: Caroline Violita Silvana
NIM: 1934031105
IUP Akuntansi
Izin menjawab pertanyaan pak
Surat Al-Baqarah (2) ayat 280 memberikan panduan mengenai kondisi kesulitan yang dialami oleh debitur dan sikap kreditur yang bisa memberikan kelonggaran waktu untuk-
@AbdullahFatho11 melunasi utang tersebut. Ayat ini juga menyerukan kepada kreditur untuk menyedehkahkan sebagian atau seluruh utang yang diberikan kepada debitur dengan kondisi ketidakmampuan jangka panjang dalam melunasi utang tersebut.
@AbdullahFatho11 4. Kebenaran atau kejujuran, di dalam akuntansi akan selalu dihadapkan dengan masalah pengakuan, pengukuran dan pelaporan dan hal ini dapat dilakukan dengan baik apabila dilandaskan pada nilai kebenaran yang akan menciptakan keadilan dalam transaksi ekonomi.
@AbdullahFatho11 Assalamualaikum wr.wb
Nama: Caroline Violita Silvana
NIM: 1934031105
Izin menjawab pertanyaan pak
4 urgensi akuntansi syariah (al-Baqarah ayat 282):
1. Mencatat setiap aktifitas transaksi, catatan-catatan tersebut dapat dijadikan bukti tertulis telah melakukan sebuah transaksi.
@AbdullahFatho11 3. Pertanggungjawaban, individu yang terlibat dalam proses hutang-piutang harus selalu melakukan pertanggungjawabannya yang telah diamanatkan dan diperbuat kepadah pihak terkait, bentuk pertanggungjawab biasanya dlam bentuk laporan akuntansi.
@AbdullahFatho11 2. Keadilan, dalam surat al-Baraqah ayat 282 disebutkan bahwa keadilan harus diutamakan dalam melakukan setiap transaksi keuangan dalam akuntansi syariah