@mawarmentary we spent years studying math for UTBK jst to learn that 10+6=16. we also spent years studying logic to learn that a politician misspeaking doesn’t automatically prove they’re incompetent at governing. funny how ppl remember the arithmetic mistake but forget the reasoning part
@_mardial_@jokowi@prabowo populist outrage/virtue signaling, pgn keliatan paling peduli keadilan tp tanpa solusi konkret, lebih ke teriak moral daripada berpikir sistem type org dengan mindset “aku marah = aku benar”
@ebikatsu25@Rigrit187649@karimnas_ boca kemaren sore wkwk, 2009 ganjar jadi pendukung prabowo mega, si anies jadi gubernur dki produk gerindra dan koalisi nya. ntah 01 03 semua msh terikat sm 02
@JokoREBORNN@herdan9916@indepenSumatera blg “everything is politics” itu gampang, tp politik tnpa data ya jatohnya opini doang. lu nyebut uu p2sk, tp ga jelasin dampak kuantitatifnya ke pngangguran, upah, atau akses kerja gen z. itu bukan analisis, itu asumsi+fear mongering. klo mo debat kebijakan, bawa angka, bkn ego
@JukiHoki sini bocil fomo gue kasih tau rekam jejak nya, 01 jadi gubernur adalah produk 02, bahkan sampe rela nulis 2 surat perjanjian. 03 jadi timses bu mega-prabowo di 2009 jadi semuanya masih pernah dalam 1 ikatan. politik itu temen bs jadi lawan, lawan bs jadi temen
cancel culture ga guna di indo karena kalian lebih pilih cancel org" karena masalah personal yg against ur moralistic value (selingkuh, closeted transpuan, narkoba) instead of someone thats actually harmful macam raffi ahmad, junior roberts, gofar
@gamilaarief yang otoriter mah elu, yang ditaktor mah elu ko nyalahin hak pilih oranglain? kalo demokrasi cuma berlaku buat pihak yang lo suka, itu namanya bukan demokrasi itu fanatisme politik
@serabutannn boleh curiga, boleh kritis, tapi jgn langsung telan narasi dramatis, apalagi yg pake bahasa emosional tanpa verifikasi. biasanya itu lebih cerminan bias penulisnya daripada realitas
@saturngguk tp buat ngulik rekam jejak HAM,konflik kpntingan, or relasi oligarki itu prlu literasi, akses data&keberanian politik yg levelnya jauh di atas stalking ig artis. bkn krisis prioritas, cmn bnyk org yg gapunya kapasitas maupun keberanian buat buka yg berat jd larinya ke drama receh
@saturngguk lucu ya, lu ngomong seolah-olah publik itu tiba2 bego waktu pemilu. pdhl beda banget skala dan kompleksitasnya. gosip seleb itu cuma potongan video dan chat doang siapapun bisa sok jadi detektif