"gue kok ngerasa belum jadi apa-apa ya?"
at least lo tetap berangkat kerja pas lagi sedih, lo selalu bertanggung jawab sama apa yang lo kerjain, lo ga pernah nyusahin orang, lo pulang dengan badan remuk tapi besok tetap berangkat kerja lagi. jadi "apa-apa" itu bukan tujuan tapi proses.
Lost my spark-nya lagi kenceng banget akhir-akhir ini. Lagi males ngejar apa pun, males berharap ke siapa pun. Cuma pengen menjalani hari ini karena emang masih bernapas aja.
No target, no ekspektasi, cuma survive mode on.
yang paling nyakitin itu bukan pas dia sibuk, tapi pas dia masih punya waktu dan energi buat hal lain, sementara ke kamu cuma nyisain sisa perhatiannya.
jadi ๐ kapan ๐ ya ๐ aku ๐ dapet ๐ jatah ๐ diperlakuin ๐ kayak ๐ karakter ๐ utama ๐ di ๐ au ๐ au ๐ atau ๐ di ๐ fiksi ๐ fiksi ๐ yang ๐ diusahakan ๐ dan ๐ dicintai ๐ secara ๐ brutal ๐ itu ๐๐๐
"boleh sayang" would always be my favourite sentence ever and anything with โsayangโ from my fav person will always be my weakness and strength ๐
moral of the story
jangan pernah ajak laki-laki nikah. jangan tanya hal tentang nikah ke laki-laki. karna lelaki yg sayang dan beneran mau kamu, will make clearly of his intentions to marry you. bukan membuat kamu bertanya-tanya tentang hubungan yg ga ada tujuan halalnya.
terlalu sering menoleransi sikap seseorang dan maafin mereka berkali-kali hanya supaya mereka bisa belajar buat jadi lebih baik lagi. tapi makin lama, makin dibuat ngerti kalau tipikal manusia kaya mereka itu sulit untuk belajar apalagi sekedar berkaca atas kelakuan sendiripun mereka kayanya ga mampu.
mungkin nyari yang mau sama kita emg gampang, tapi nyari yang mau sama sifat kita, orangtua kita, keadaan keluarga kita, ekonomi kita, pendidikan kita, itu yang sulit. kadang seseorang hanya mencintai tp lupa untuk menerima bagian yg lain dari pasangan nya.