Gak ada yang bingung.
1. Menang pemilu curang
2. Legitimasi rendah
3. Butuh dukungan otot, otak, ongkos
4. Polisi & tentara jadi otot
5. Dikasih proyek & logistik
6. Dibungkus narasi ketahanan pangan.
Gak perlu cerdas buat beginian.
Cukup mental culas dan tahan malu.
ICW bongkar MBG.
Program Makan Bergizi Gratis yang katanya demi anak-anak, ternyata dapurnya dikelola yayasan-yayasan dengan afiliasi politik, bisnis, birokrasi, militer, sampai relawan kampanye Pilpres 2024.
Angkanya bukan recehan:
• 28 yayasan terafiliasi partai politik
• 18 yayasan terafiliasi pebisnis/swasta
• Sisanya nyambung ke birokrasi, aparat, dan tim sukses
Dan juaranya?
Gerindra paling banyak.
Disusul PKS dan PAN.
Bonus round: ada 4 anggota legislatif aktif ikut nimbrung.
Lebih bonus lagi: ada nama yang pernah tersangkut kasus korupsi.
Jadi pertanyaannya sederhana, tapi bikin panas:
Ini program gizi anak…
atau program bagi-bagi akses APBN dengan baju amal?
Kalau dapur umum diisi kepentingan politik, yang kenyang siapa?
Anaknya, atau jejaring kekuasaannya?
Tim Jurnalisme Data @hariankompas mengungkap data selama 34 tahun terakhir, laju deforestasi di Pulau Sumatera yg mengakibatkan bencana besar beberapa hari lalu. Hutan Sumatera lenyap dg cepat selama 34 tahun terakhir (1990-2024). Sila yg mau baca
https://t.co/vgAMXrsWoa
#Gempa Mag:4.6, 10-Okt-22 17:18:39 WIB, Lok:1.94 LU, 97.93 BT (Pusat gempa berada di laut 46 km Tenggara Kab. Aceh Singkil), Kedlmn:28 Km Dirasakan (MMI) III - IV Pakpak Bharat, III - IV Aceh Singkil, II - III Gunung Sitoli #BMKG
Bnyk sekali dokter hub saya, minta saya bicara ttg kelangkaan alat perlindungan mereka, sambil mengirim foto para dokter yang berguguran.
Hal terakhir yg saya mau, video ini jadi pemicu amarah. Saya berdoa, supaya video ini justru menggerakkan cinta. Semoga terketuk hatinya 🙏
Tau kenapa Univ Paramadina
ANJLOK? Ini kata mantan boss @aniesbaswedan .
Andai Yudi Latief yang menjabat saat itu... cendikiawan sejati.
Vid: @FerdinandHaean2
https://t.co/0aayiOadi1
Saat Reformasi 1998, saya bebaskan semua mahasiswa peserta matakuliah Teori Perubahan Sosial di FISIP UI dari ujian Tengah Semester.
Semua yg turun demo, saya luluskan dgn nilai 7.0 (tujuh)
Sy juga tempel pengumuman di pintu masuk FISIP UI: TIDAK ADA KULIAH S/D SOEHARTO TURUN !