That’s true. Chemistry bisa dibangun, keseruan bisa diciptakan, interest bisa dipelajari. Tapi boundaries, values, moral compass, ethics, kalo ga sama bakal nambahin banyak pertanyaan dan keraguan, which leads you to less enjoy your relationship
Luke ego luh terlalu gede sih, berasa superior banget ~ kerasa kan luh pas di tinggal mba-mba kabupaten itu
mewekkk 🤣🤣
#JingBao#JingBoran#TheEarlySpring
OP ini ngomongin soal gimana kemiskinan orang tua bisa ikut memengaruhi kondisi emosional anak dan cara anak melihat dirinya sendiri.
Anak yang dari kecil terus dengar “nggak punya uang”, “nggak mampu”, atau melihat orang tuanya selalu khawatir soal uang, lama-lama bisa terbiasa menekan keinginannya sendiri. Jadi takut meminta sesuatu, merasa bersalah ketika menginginkan sesuatu, bahkan bisa tumbuh dengan pikiran bahwa dirinya nggak boleh punya mimpi yang terlalu besar karena takut membebani orang tua.
“Yang penting hatinya nggak miskin,” katanya. Tapi kalau kondisi ekonomi memang serba kekurangan, sulit juga untuk merasa tenang dan berkecukupan secara batin.
Apalagi kalau orang tua justru merasa iri atau gak terima ketika anaknya mendapatkan makanan enak, pakaian bagus, atau sesuatu yang nggak bisa mereka berikan. Harusnya orang tua senang melihat anaknya mendapatkan hal-hal baik, bukan malah membuat anak merasa bersalah karena menikmatinya.
Menurut aku emang salah sih kalau orang tua ngebebanin masalah finansial ke anak. Tapi kadang mereka sendiri nggak sadar kalau omongan soal uang yang terus didengar anak bisa ngaruh banget ke cara anak melihat dirinya, keinginannya, bahkan masa depannya. Jadi ya orang tuanya juga harus mikir, jangan sampai masalah orang dewasa malah ikut jadi beban anak sampai dia gede. Tapi kalau kita ngasih tau pasti disangkanya ngelawan:(
Diluar skill komunikasi ama pasangannya yg jelek, Luan Nian nih typikal cowok tajir, tampan dan jago masak
ya kali gak kecintaan ama dia ❤️
#LuanNian#Jingboran#TheEarlySpring
Eu acho que um dos motivos de tantos atores terem recusado esse personagem é justamente pq além da história ser complicada (pra dizer o mínimo) o personagem tb é muito “delicado” cheio de alertas e bandeiras e um passo em falso do ator ou da direção ao invés dele cair nas graças do público como aconteceu ia ter o efeito contrário.
Todo reconhecimento e admiração ao Jing Boran que conseguiu dar vida a esse personagem de forma maestral, mostrando tanto as problemáticas do personagem quanto os sentimentos e vulnerabilidades dele (principalmente através de expressões corporais, as quais o Jing Boran usa bastante) num ponto que o público se conectou tanto com o personagem que às vezes esquecem que a perspectiva que a gente tem dos sentimentos dele não é a msm perspectiva que a Flora tem. Acho que ele foi a escolha perfeita pra esse personagem.
Além disso o carisma do Jing Boran e da Sun Qian pra mim foi o que fez o público se render ao casal (alem da química claro).