Program Makan Bergizi Gratis kembali menjadi sorotan. Dalam aksi “Geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN)” pada 10 Juni 2026, Virdian Aurellio menilai MBG lahir tanpa perencanaan yang matang. Menurutnya, ketika program berjalan muncul kasus keracunan dan pemborosan anggaran.
Virdian juga mengingatkan bahwa persoalan anggaran negara bukan isu yang jauh dari kehidupan anak muda. Ketika ruang fiskal makin sempit, dampaknya bisa terasa dalam kenaikan berbagai biaya hidup yang dihadapi masyarakat sehari-hari. Seperti yang terjadi saat ini, harga pertamax naik.
#MBG #Watchdoc
Kasus dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menurut pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, tidak bisa dilihat semata sebagai persoalan oknum. Dalam wawancara dengan Watchdoc saat aksi di kantor Badan Gizi Nasional (BGN), 10 Juni 2026, ia menilai persoalan utama justru berada pada desain program yang sejak awal membuka ruang penyalahgunaan.
Bivitri menyoroti model penyelenggaraan yang bertumpu pada dapur-dapur mitra dan yayasan sebagai pelaksana. Menurutnya, skema tersebut membuat pengawasan menjadi lemah dan berpotensi menghindari mekanisme pengadaan barang dan jasa pemerintah yang lebih transparan. Karena itu, ia mendorong moratorium program untuk mengevaluasi desainnya secara menyeluruh sebelum persoalan yang sama terus berulang.
#MBG #Watchdoc
Buzzer pekok lagi ngegoreng yg naik bukan pertalite jd utk rakyat kecil Alhamdulillah aman,dia pikir cm gara gara pertalite ga naik kebutuhan pokok semuanya ga ikut naik,woiiiii pengkolan panci besok besok kalo sekolah tuntasin jgn nanggung kaya junjungan elu ,pekooook
Karena ini nih, triangle death of the face!
Klo ada jerawat, bisul, atau iritasi di daerah segitiga ini nih, JANGAN dipecahin/digaruk
Klo amit2 infeksi ni, bisa nyebar lewat pembuluh darah yg konek ke struktur di dlm rongga kepala 😰
Risiko meningitis, nanah di otak, dll naik.
Banyak jawaban drtadi di tiktok ama beberapa twit:
“Kan yg naik pertamax, bukan pertalite”
Justru itu problemnya.
Akhirnya yg konsumsi pertamax bakal beralih ke pertalite. Karena slisihnya terlalu jauh.
Lanjut ke pertanyaan kedua
“Itu event dan cafe kenapa rame?”
Ramenya hanya di medsos
Krn jaman skrg aksi spt ini hampir tak tersorot kamera 😒
Gelombang aksi penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM mulai terlihat di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/6/2026).
Mereka menilai kebijakan kenaikan BBM memicu kenaikan harga kebutuhan pokok, tarif transportasi, serta biaya hidup masyarakat secara umum.
Langganan shopee vip sementara ini cukup worth it, dapet juga bonus spotify premium. Buat yg sering dengerin spotify, ini sih lumayan banget 3 bulan nggak harus nambah biaya lagi
Ada beberapa bonus lainnya juga, cuman belum kepake
Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu”
Entah mereka buzzer atau emang tolol alami.
Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu.
Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini:
1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis.
2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal).
3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua.
4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat.
5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor.
6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll).
7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat
- Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun.
- Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi.
- Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat.
Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.
@karirfess Tetep sholat kan memang kewajiban, meski ya kadang rada molor mungkin nggak tepat waktu. Tetep paksain sholat, soal ibadahnya diterima atau enggak itu urusan belakangan. Kalo belum sholat, entah rasanya malah nggak tenang, berasa gelisah kayak ada sesuatu yg kurang