carlos wanted to listen to one of tzuyu's songs and got upset when the staff stopped playing it 😭💙
carlos: can we listen to a song of hers while we do this, please? (...) just put spotify (on) or something, please.
*song starts*
carlos: good voice!
tzuyu: thank you ☺️
*songs stops abruptly*
carlos: hey! i was enjoying!
TZUYU's reaction when Carlos Sainz and Alex Albon ask to listen to her song RUN AWAY
CARLOS: Good voice!
TZUYU: Thank you!
(Someone takes the phone away)
CARLOS: Hey! I was enjoying!
Thailand tuh gak kalah apa apa sebenernya, cuma kalah mental. pas dibales-balesin golnya, mereka udah mulai frustasi. pas adu penalti, GBK rame banget & yang dihadapin kiper kiper yang udah bukan kelas Asia lagi.
still good job, Thailand!!!
Dalam gelaran Fifa Asian Cup 2026, di tubuh Indonesia, terdapat tiga pemain yang tak pernah diganti : Joey Pelupessy, Elkan Baggot, serta Kevin Diks.
Menurut saya, dua pemain yang paling konsisten dan kunci penyeimbang permainan adalah Baggot dan Pelu. Untuk Diks, di turnamen ini masih inkosisten.
Dengan format turnamen yang hanya miliki jeda 3 hari, diperlukan fisik yang prima untuk konsisten.
Usia Baggot tidak mengherankan dengan intensistas tsb,karena masih 23, sementara Pelu sudah 33 tahun.
Elkan sebagai dirijen pertahanan, Pelu sebagai gelandang pengangkut air. Posisi keduanya berurutan, depan belakang.
Dan tandem ini terbukti efektif, dari empat gol tercipta, tiga diantaranya lewat lini samping pertahanan.
Blocking dan intersep dari keduanya sudah tak terhitung jumlahnya. Resep yang perlu dipertahankan oleh Herdman.
Yang menarik, beberapa serangan Timnas tercipta dari umpan-umpan progressif Baggot ke lini tengah yang kemudian didistribusi oleh Pelu atau diolah oleh Ragnar.
Next, Piala Asia, semoga keduanya fit, ditambah Jay akan semakin kokoh pertahanan Timnas.