Perempuan ketika bercanda: Haha... Lucu ya. Haha... Imut ya.
Laki-laki ketika bercanda: Haha... Pemerkosaan. Haha... Merendahkan perempuan. Haha... Rasisme.
Dari 10 cowok, CUMA 1 yang bikin lawakan MERENDAHKAN cewek.
Tapi lihat sisanya: 2 orang ketawa ngakak. 3 orang sebenernya nggak anggap itu lucu, tapi tetep ikutan ketawa kecil biar "masuk". 4 orang diem doang, pura-pura nggak denger.
Nggak ada satupun yang negur. Nggak ada satupun yang nyetop.
Lucunya, selain si pelaku utama, 9 cowok lainnya itu ngerasa mereka "orang baik". Mereka pikir cowok bejat itu cuma oknum, cuma minoritas. Mereka merasa beda.
Tapi di mata perempuan yang jadi objek joke itu? Kalian semua nggak ada bedanya.
Ketawa kalian, diemnya kalian, pura-pura budegnya kalian—semua itu menciptakan lingkungan yang sama: lingkungan di mana pelaku merasa aman.
Jadi kalau cewek bilang "semua cowok sama aja", INI maksudnya. Bukan berarti semua cowok itu pelaku pelecehan, tapi kebanyakan cowok ikut andil melindungi sistem yang membiarkan itu terjadi.
guys misal ya kl temen gw artis trs dia ada konser di luar negeri pas weekday... kayaknya gw gak bakal nonton sih... minimal nontonya pas weekend krn gw gak seeffort itu dateng pas weekday...
pada akhirnya meja di samping tempat tidurmu beraroma minyak kayu putih, berita kematian semakin mampir di hari-harimu, hidup yang membosankan adalah sebuah berkah, orang-orang di sekitarmu sedikit namun luar biasa pengertian. sampai ke seluk beluknya.