niat awalnya nolong kamu dari kebakaran teryata setelah aku selamatin, kamu yg bakar aku, aku kira kamu bawa obat teryata kamu datang bawa racun paling berbahaya, harapan tapi isinya cuma luka, penuh dengan rasa sakit dan tangisan, my heart is so heavy i can't take it anymore
kenapa aku berharap sejauh ini sampai harus jadi versi diri yg bukan aku, ngikutin hal yg sebenarnya ga aku suka, aku juga ga tau sejak kapan mulai ngerasa semuanya lebih dalam dari yg seharusnya, sejauh apapun ku melangkah selalu ada aja bagian dari diri aku yg tertinggal disitu
aku juga ternyata selama ini berusaha memperlakukan orang lain dengan sebaik-baiknya aku dan itu keinginan aku sendiri yang juga pengen banget diperlakukan hangat, sedihhhhh harus sibuk dulu supaya nggak ngerasa kosong
ternyata yg bikin sedih, bahwa perasaan senang di dlm diri aku semuanya cuma distraksi. Sadar bahwa aku gak bener² merasa senang dan aman, aku gapunya tempat buat aku lari, meskipun aku punya kok rumah tapi rumahnya gabisa aku jadiin tempat yang aman
I can live alone, but sometimes i wish i had someone to eat with, someone to hang out with, someone to wacth movies with.. someone to wach sunset together with sometime i need someone whose shoulder i can cry on when i'm at my lowest