ternyata, ngga semua orang perlu kita bantu. bukan karena ngga berempati, tapi beberapa orang perlu belajar untuk bertanggung jawab atas perbuatannya sendiri. dan kita perlu belajar untuk hanya peduli pada sesuatu yang layak kita pedulikan saja.
Ust Agam said:
"Ketika kita memiliki hasrat pokoknya harus sama dia, itu namanya nafsu. Tapi jika kita menyukainya namun tetap ikhlas apabila dia bersama yang lain, itu baru namanya cinta."
Wanita bisa kehilangan akalnya pada orang yang benar-benar dicintainya. Oleh karena itu, dia butuh tamparan ribuan kali untuk bisa sadar diri dan tau diri. Allah biarkan tamparan itu berupa rasa sakit dari orang yang paling dia cintai, hingga logikanya bisa lagi berjalan dan tidak lagi memakai perasaan. Jadi biar ku perjelas, jika pria yang sangat kau cintai itu sering melukaimu, membuat hatimu sakit, itu pertanda dari Allah bahwa dia bukan orang yang tepat untukmu.
Dicintai itu Anugerah, Mencintai itu Keikhlasan.
banyak yang bilang, "aku lebih baik dicintai daripada mencintai" terdengar menenangkan, bukan?
ketika kau dicintai itu akan membuat dirimu menjadi manusia paling beruntung, karena rasanya indah sekali,-