Kalau menurut saya ini bukan songong sih, kalau songong itu masih ada pertimbangan lihat-lihat sikonnya juga.
Menurut saya ini lebih mendekati 2 kemungkinan:
1. Tolol atau Pandir. Dalam terminologi King Salman disebut “Bahlul bin Bahlil”.
2. Posesif.
Menurut kalian yg mana ?
🔴 SEDANG BERLANGSUNG
Selasa, 15 September 2026, sekitar pukul 09.00 Waktu Papua, Solidaritas Pelajar West Papua (SPWP) Wilayah Nabire menggelar aksi demonstrasi.
Massa membawa tuntutan
“STOP MAKANAN BERGIZI GRATIS DAN BERIKAN PENDIDIKAN GRATIS DI INDONESIA DAN DI SELURUH PAPUA.”
Aksi dengan tuntutan serupa juga berlangsung di sejumlah wilayah Papua.
Ini bukan sekadar soal MBG.
Di balik tuntutan tersebut ada pertanyaan yang lebih besar
APA YANG SEBENARNYA PALING DIBUTUHKAN MASYARAKAT PAPUA?
Ketika anggaran negara diarahkan ke berbagai program besar, sebagian pelajar justru menyuarakan kebutuhan yang sangat mendasar
PENDIDIKAN.
Sekolah yang layak.
Akses pendidikan yang merata.
Kesempatan belajar yang tidak ditentukan oleh tempat seseorang dilahirkan.
Pemerintah tentu punya alasan dan perhitungan sendiri dalam menjalankan program MBG.
Namun suara pelajar juga tidak boleh dianggap angin lalu.
Demokrasi bukan hanya soal pemerintah menjalankan program.
Demokrasi juga soal mendengar ketika rakyat mengatakan:
“INI YANG KAMI BUTUHKAN.”
Apa pun sikap kita terhadap MBG, aspirasi pelajar Papua tetap layak didengar dan dijawab dengan data, bukan sekadar label atau tudingan.
Kalau pemerintah yakin kebijakannya tepat, jelaskan.
Kalau ada kebutuhan pendidikan yang belum terpenuhi, perbaiki.
Karena pembangunan bukan hanya soal berapa banyak program yang dibuat.
Tapi juga
APAKAH PROGRAM ITU BENAR-BENAR MENJAWAB KEBUTUHAN RAKYAT?
Gus Arief mengakui kalau uang 20 koper di rumah nya yang bernilai ratusan miliar milik menteri ATR BPN Nusron Wahid.
Kita tandain nih ya, kalau Nusron sampai lolos berarti ada yang gak beres sama KPK.
Viral Dugaan Kekerasan Di Food Court Senayan City, Pengunjung Mengaku Ditendang Hingga Terjatuh ‼
Seorang pengunjung berinisial A menjadi korban dugaan kekerasan di food court Senayan City, Jakarta, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Korban mengaku ditendang dari belakang oleh seorang pria berbaju hitam saat mengantre makanan di gerai Baso A Fung hingga terjatuh. Kasus ini menarik perhatian publik dan Anggota DPRD DKI Jakarta.
Berdasarkan kronologi yang disampaikan teman korban berinisial TS, saat kejadian A sedang mengantre makanan. Posisi antrean berada dekat area tempat duduk, termasuk kursi tinggi yang ditempati seorang pria berbaju hitam.
TS menyebut A tidak menyentuh maupun melakukan kontak fisik dengan pria tersebut. Namun, pria itu diduga tiba-tiba menendang A dari arah belakang hingga korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh dalam posisi berlutut.
Setelah kejadian, pria tersebut disebut membentak korban dan meminta A meminta maaf dengan mengatakan, “Ganggu aja orang lagi makan! Minta maaf!”
A kemudian meninggalkan lokasi karena mengalami shock dan khawatir kejadian berlanjut. Korban disebut mengalami memar pada tubuh serta nyeri di bagian punggung bawah.
Menurut TS, A telah memeriksakan kondisinya ke IGD dan memiliki rekam medis serta dokumen pemeriksaan terkait kejadian tersebut.
Pasca kejadian, A berupaya mendapatkan rekaman CCTV untuk memperjelas peristiwa. TS menyebut permintaan rekaman kepada pihak Senayan City belum diberikan. Namun, rekaman CCTV akhirnya diperoleh dari gerai Baso A Fung dan kemudian beredar luas di media sosial.
Dugaan kekerasan terhadap pengunjung di ruang publik ini turut mendapat sorotan Anggota DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth.
Kasus tersebut kini menjadi perhatian publik. Sejumlah pihak mendesak agar dugaan kekerasan ini diusut secara hukum.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Senayan City maupun pria yang disebut dalam kronologi tersebut terkait dugaan kekerasan ini.
@DivHumas_Polri
#elshintaviral
Lagi viral! Seorang cewek ditendang keras dari belakang sampai tersungkur oleh pria baju hitam saat antre makanan di food court Senayan City. Pelaku malah membentak korban karena merasa keganggu pas lagi makan. Korban sampai masuk IGD. Netizen sekarang lagi ramai bantu lacak identitas pelaku lewat kecanggihan rekaman CCTV & 'Enhanced Face Reconstruction'. Jangan biarkan pelaku kekerasan bebas!
Pejabat KAI itu apa bahaya untuk presiden, sehingga harus disuruh keluar oleh si bunted @teddydawi ??
Seorang Seskab harusnya cukup mengamati dampingi presiden. Ada Paspampres yang bisa lakukan soal keamanan.
SOK BENER LO..TED ‼️
Sungguh memalukan jika kelangkaan BBM dan antrean panjang justru dijelaskan dengan alasan adanya mobil bertangki besar. Itu bukan solusi, melainkan pengalihan tanggung jawab.
Masyarakat butuh BBM, bukan alasan. Negara seharusnya menjamin ketersediaan dan distribusi BBM, bukan mencari kambing hitam untuk menutupi kegagalan tata kelola.
Bayar pajak kendaraan 5 tahun 🤠
Petugas: 🙃
Gue: 🙃
Gue baru datang, berkas dari rumah udah lengkap dan siap.
Gue: “Permisi, Pak. Mau daftar pajak kendaraan 5 tahun.”
Petugas: “Di sini ya, Mbak. Berkasnya dikumpulin pakai map biru kalau pajak 5 tahun.”
Gue: “Oke, Pak. Kalau fotokopiannya dikumpulin berapa lembar?”
Petugas: “LAH TADI SAMPEAN FOTOKOPI DI DEPAN BERAPA LEMBAR?!”
Nada ngomongnya sama sekali nggak santai 😭
Gue: “LAH SIAPA, PAK, YANG FOTOKOPI DI DEPAN? SAYA DARI RUMAH.”
Nada gue akhirnya ikut naik karena ngebalesnya 😭
Dia langsung diem.
Lah gimana ya 😭 Di situ juga cuma ada meja sama kursi buat dia duduk. Nggak ada tulisan atau papan informasi yang menjelaskan syaratnya harus fotokopi berapa lembar.
Mana tahu orang baru pertama kali bayar pajak 5 tahun, kok malah disewotin 😭
Udah jadi warga yang taat pajak, eh malah diperlakukan kayak gitu wkwkwk.
Minimal kalau nggak mau ditanya-tanya, PAMPANGIN AJA SYARATNYA DI TEMBOK BELAKANG BAPAK, PAK. 😭
EMOSI 😭
امرأة هندوسية في كندا كانت تظن انها في الهند عندما رأت جارها يشوي لحم البقر، غضبت وبدأت تتشاجر معه، بل وهددته باستدعاء الشرطة.
لكن الجار هو من استدعى الشرطة، وتم القبض عليها.
KOTA SANTRI, KOTA BATIK DIGABUNG JADI KOTA SANTANIC...miris🥀
Miris wak.
Islam di Jawa mulai dipertontonkan menyimpang.
Lebih miris lagi:
ormas terbesar di Jawa diam.
Diam melihat yang dianggap KESENIAN
padahal wujudnya menusuk akidah.
Atau jangan-jangan diamnya bukan netral.
Jangan-jangan orang-orang dari ormas itu
ikut di dalam pentasnya.
KARNAVAL MAULID NABI.
PENTASNYA MIRIP RITUAL SATANIC?
Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026
Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Dikemas sebagai rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW
sekaligus khitanan massal ke-61.
Lalu satu adegan mencuri perhatian.
Kambing disembelih di atas altar.
Dikelilingi lilin.
Di bawahnya, pentagram terbalik.
Kepala kambing.
Lingkaran konsentris.
Simbol menyerupai aksara Ibrani.
Sekilas komposisinya
sangat mirip Sigil of Baphomet
ikon yang lekat dengan okultisme
dan satanisme modern.
Ini Maulid?
Atau teater yang memakai nama Rasul
untuk memamerkan simbol yang haram dipertontonkan
di peringatan kelahiran Nabi?
Ormas besar di Jawa di mana?
Kenapa tidak ada suara yang memotong?
Kenapa yang seharusnya menjaga akidah
malah tenang melihat altar, lilin, dan bintang terbalik
di malam yang disebut malam Maulid?
Kalau ini KONSEP SENI, jelaskan.
Jangan suruh umat menelan
sembelihan di altar
sebagai shalawat.
Lantas, apa sebenarnya konsep pertunjukan itu?
Seni?
Ketidaksengajaan?
Atau kesesatan yang sudah berani naik pentas
karena yang besar memilih diam?
Saya memonitor upaya gencar @dennyindrayana menggugat ijazah SMA Wapres Gibran di Mahkamah Konstitusi.
Sbg political scientist, saya memandang rakyat punya hak yang mutlak untuk mengetahui kualifikasi pemimpinnya, termasuk utk mengetahui apakah telah terjadi konspirasi pelecehan administratif thdp persyaratan kandidat cawapres, yang juga berarti pelecehan pemilu, pelanggaran hukum dan penistaan thdp demokrasi kita. Negara ini milik kita semua, dan kedaulatan berada di rakyat, bukan pihak manapun. Hukum dan peraturan yg berlaku bagi semua WNI juga berlaku bagi Gibran.
Gibran perlu memberikan klarifikasi thdp tuduhan Denny Indrayana, apapun konsekwensinya. Bahkan menurut saya, ini kesempatan bgai Gibran utk membuktikan kualitasnya sbg politisi/pemimpin, dan bagi rakyat utk menilainya sendiri.
Namun sampai kini, tidak ada respon apapun dari Gibran - berbeda dari ayahnya yg paling paling tidak memberikan respon thdp upaya serupa Roy Suryo dkk. Bahkan Wapres Gibran terkesan menghindar dan bersembunyi ketimbang menghadapi serangan2 ini, dan mengandalkan pembelaan orang2 yg sebenarnya juga tidak tahu apa situasi sebenarnya mengenai ijazah SMAnya.
Bagi saya, logikanya sederhana : Kalau Gibran tidak bisa dan tidak berani membela integritas dan kredibilitas dirinya sendiri, bagaimana dia akan bisa dan berani membela integritas NKRI jika diserang ? We expect more from our leaders. Bagi yg sayang pada Gibran, silahkan, tapi anda sebaiknya lebih sayang pd Indonesia. Something to think about.
https://t.co/cExwN57lUR