Without You 🎧
I think the hardest part isn’t losing you…
it’s living with everything
that never had the chance to happen.
“I was never… yours to hold
Still I stayed… wanting you”
Some feelings don’t end,
they just learn how to stay quiet.
If this hits you,
keep it. 🎧
I disappeared for 2 weeks and an AI almost replaced me.
Not even joking.
I didn’t disappear from X for 2 weeks for no reason. I was building something. An AI agent on my private server.
Gave it $200. No instructions. Just one rule:
make more.
First move? Fiverr.
Website audits, fixes, optimization.
3 clients. $20 each.
$60 in 4 days.
Then it got banned.
Probably detected as agentic behavior.
So we pivoted.
Now it runs as a YouTube creator.
It plans everything.
Scripts, research, video generation.
I only handle the “human layer” so it still feels real.
Right now?
5 channels running.
Views and subs already coming in.
Let’s see where this is in a month 😂
Ada Temen, November kemaren masih nawarin asuransi.
Kerjanya lontang lantung dan mohon maaf kurang mampu.
Sekarang, tepatnya mulai maret, punya Mobil Fortuner, disupirin. Naik pesawat maunya first class.
Tau kenapa bisa gitu?
Dia ga punya modal, modalnya cuma berani ngomong. Dia datengin bupati setempat buat titik MBG. Titik udah dapat, nyari investor.
Dia dpt fee 500 perak per porsi MBG. Itung aja sebulan dpt berapa Kali berapa titik yang dia pegang.
Pinternya lagi dia puter duit buat bikin yayasan. Jadi investor2nya under yayasan dia.
Udah? Belum!
Dapurkan butuh dibangun, nah selesai dibangun dia yang isi alatnya tuh.
Ga tau mesti seneng liat Temen sekarang udah berubah hidupnya, atau miris.
Dia sih ga lupa, suka nawarin project yang sesuai bidang saya (kebetulan Saya software developers), tapi ga pernah Saya ambil.
Bukan munafik atau gimana, tapi hati ini serasa perang batin "menikmati" yang dari situ.
Ada Temen, November kemaren masih nawarin asuransi. Kerjanya lontang lantung dan mohon maaf kurang mampu.
Sekarang, tepatnya mulai maret, punya Mobil Fortuner, disupirin. Naik pesawat maunya first class.
Tau kenapa bisa gitu?
Dia ga punya modal, modalnya cuma berani ngomong. Dia datengin bupati setempar buat titik MBG. Titik udah dapat, nyari investor. Dia dpt fee 500 perak per porsi MBG. Itung aja sebulan dpt berapa Kali berapa titik yang dia pegang
@davidsunarna Pasarnya masih tetep ada berarti ya. Aku sekarang client soalnya pada geser ke next, react. dulu periode 2020 kebawah wordpress ladang emas banget sampe nolak2 ga kepegang. Makasih insightnya bang David 🙏
@txtdrimedia Dengan semua kebijakan yang ada, suka ga suka mereka lagi menyiapkan "suara yang bergantung" untuk memilih mereka pada pemilu berikutnya. Coba saja berapa banyak suara seluruh Indonesia yang sekarang sudah mereka pegang untuk masa depan
Klo diinget2, naturalisasi CALVIN VERDONK ini termasuk yg bikin kaget jg awalnya. Banyak bgt dulu yg KONTRA sama naturalisasi Verdonk.
"Ngapain? Bek kiri udh numpuk. Lagian mainnya B aja. STY fetish bgt sama bek, padahal kan kita lebih butuh striker!"
Banyak netizen yg ga setuju. Krn sebelum Verdonk gabung, timnas udh pny banyak opsi LB/LWB: Arhan Pratama, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On.
Pas Verdonk debut vs Filipina pun, gak sedikit yg ngeremehin. Ya mungkin krn masih adaptasi jd mainnya kliatan biasa2 aja.
Verdonk baru mulai dpt apresiasi pas masuk Round 3. Lawan negara2 top Asia, terbukti Verdonk jd salah satu pemain yg paling menonjol & stabil performanya. Di sinilah Verdonk mulai jd idola baru timnas Indonesia.
Pembawaannya yg kalem & jarang main sosmed jg bikin Verdonk dianggap panutan. Secara karir jg skrg dia jd salah satu diaspora yg oke. Bisa bantu Lille stabil di papan atas dan berpeluang besar lolos Liga Champions musim depan.
Jd hikmahnya, kita jgn mudah meremehkan pemain, terutama klo kita sendiri blm kenal2 bgt. Percayakan aja pemilihan ke pelatih, krn dia yg paling tau kebutuhan tim.
Klo pun skrg kliatan b aja atau kurang, bisa2 aja dia berkembang seiring waktu.
Ya, namanya masa depan, g ada yg tau kan?
📷AFC