Di sudut jalan itu saya belajar: seperti halnya bunga-bunga yang mekar dan layu di dalam vas, perasaan kita pun punya musimnya sendiri. Ada waktunya merayakan, ada kalanya merelakan.
Untuk kamu yang membaca ini dari balik jendela transportasi umum malam ini: terima kasih sudah bertahan sejauh ini. Rebahkan kepalamu sejenak, stasiun tujuanmu sudah dekat. 🚉🌙
Jendela kereta malam selalu mengingatkan saya bahwa kita tidak pernah benar-benar sendirian dalam rasa lelah. Kita hanya sedang berjuang di jalurnya masing-masing.