Sadis, ini balasan terbaru Billy ke oknum pejabat edan dari Bali.😁
Aku dukung apa yang akan dia lakukan.😂👍🔥
Untuk pejabat edan, sadarlah kamu sudah buat makin banyak orang benci Bali.
Part 1 — Cerita mantan penyintas pinjol
Haiii kenalin…
Aku Cho, mantan penyintas pinjol dan sekarang alhamdulillah sudah debt free 🤍
Aku bikin thread ini bukan buat ngajarin siapa-siapa, but hopefully this can be a reminder buat kalian supaya jauh-jauh dari lingkaran pinjol.
Awalnya cuma kenal dari paylater oren.
Kelihatannya harmless…
“Ah nanti juga kebayar.”
Terus mulai coba pinjam sana-sini.
One app became two.
Two became many.
Sampai akhirnya semua jatuh tempo datang barengan.
Dan di titik itu… panic started to take over my life.
- Notif bikin deg-degan.
- Telepon bikin takut.
- Bangun tidur langsung cemas.
- Tidur pun gak tenang.
Aku gali lubang tutup lubang terus sampai akhirnya hidup rasanya kusut banget.
Mentally exhausted. Nyaris gila… atau mungkin waktu itu aku memang udah kehilangan diri sendiri.
Akhirnya aku mutusin buat telat bayar serentak.
BUT… aku gak ambil keputusan itu asal nekat. Aku gak diem. Aku cari info sana-sini dulu. Read a lot of experiences.
Belajar dari orang lain yang pernah ada di posisi yang sama.
Dan sebelum mulai semuanya, ini yang aku lakuin:
- Amankan semua social media
- Hapus akses GTC/kontak
- Hapus LinkedIn
- Uninstall all APK pinjol
- Catat semua hutang dan due date
Karena aku sadar…
Aku gak mau lawan ini dengan tangan kosong. I prepared myself with knowledge, not panic. Dan satu hal paling berat yang akhirnya aku lakuin: aku memberanikan diri buat open condition ke keluarga dan perusahaan.
Takut banget.
Malu juga iya.
But surprisingly… setelah jujur, dadaku jauh lebih lega. At least mereka tahu aku lagi ada di fase terburuk hidupku dan sedang berusaha buat bangkit.
Kadang yang bikin kita makin tenggelam bukan cuma hutangnya,
tapi rasa takut buat cerita ke orang lain.
To be continued (part 2)… 🧵
Dear OJK,
Hari ini saya sedih sekali melihat cerita seorang teman yang kehilangan pekerjaan nya hanya karna telat membayar pinjaman beberapa hari saja. Bahkan belum 1 minggu.
Dya sampe harus kehilangan pekerjaan nya karna sang DC menerror akun socmed kantor nya
Aplikasi pinjaman online Legal yang terdaftar di OJK emang gini ya cara penagihan nya ?
Apakah tidak ada perlindungan untuk nasabah seperti kami ?
Jika bukan OJK lalu kami harus percaya siapa lagi ?
Source : thread