My dear beautiful Palestine, the work may not hear you, but rest assured we are praying to all Hearing. our hearts are bleeding. ya الله, have mercy on them 🇵🇸
Video di bawah memperlihatkan warga yang berbondong-bondong masuk ke gudang makanan PBB di Gaza.
"Saya ulangi, ya: PBB berlaku selayaknya pengecut dengan menelantarkan masyarakat di kota Gaza dan wilayah utara.
PBB membiarkan gudangnya penuh dengan makanan lalu gudang itu ditutup supaya pesawat tempur Israel bisa fokus membidik mereka.
Saya dan keluarga tinggal di tempat penampungan sekolah PBB setelah Israel mengebom rumah kami. Tempat penampungan itu BENAR-BENAR ditelantarkan oleh PBB. Nggak ada makanan, nggak ada pengawasan, pun nggak ada air. Semua dilakukan oleh badan amal/lembaga bantuan.
Sampai akhirnya Israel mengebom toko bahan makanan PBB di sekitarnya dan menghancurkan sebagian besar bahan makanan tersebut.
Para pengungsi harus membahayakan nyawa mereka sendiri untuk menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan karena mereka nggak punya makanan lagi."
Bayangkan kalian hidup dan tinggal di Gaza, penjara terbesar di dunia!
Bayangkan 12 ribu ton BOM dijatuhkan Zionis Israel di Gaza.
Bayangkan tidak ada jalan keluar, tidak ada makanan, tidak ada air, tidak ada listrik, tidak ada obat2an, tidak ada nternet.
Video rumah kalian!
Abu Ubaidah, Jubir AlQossam kembali muncul di kamera. Ucapannya lebih dipercaya oleh rakyat Israel dibanding ucapan Netanyahu. Ancamannya lebih direspon serius oleh rakyat Israel dibanding janji manis Netanyahu.