Keliatan banget ga peduli proses. Cuman mau cepet cepet cepat. Ketika nanti ada permasalahan lebih gede, ga bisa mengurai masalah, merunutkan elemen, menganalisis sumber masalah dan solusi. Fokus sama “yg keliatan doang”, padahal komponen masalah adalah mengurai yg belum tentu terlihat
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un.
Berduka mendalam mendengar kabar kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Menurut informasi terakhir, peristiwa ini telah merenggut 14 nyawa dan melukai puluhan korban lainnya. Sesak rasanya mendengar keterangan Basarnas bahwa seluruh korban yang dievakuasi adalah perempuan, terlebih saat membaca kesaksian dari mereka yang mengenal para korban.
Semoga para korban yang gugur diterima di sisi terbaik Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, serta para korban luka segera dipulihkan kesehatannya.
Dalam situasi seperti ini, prioritas pertama tentu evakuasi, penyelamatan, serta penanganan para korban. Mari kita berikan apresiasi dan dukungan kepada para petugas yang bekerja di lokasi kejadian, mulai dari tim SAR gabungan, kepolisian, petugas KAI, aparat Pemda setempat, hingga tenaga kesehatan di rumah sakit yang menangani para korban. Semoga mereka semua diberi kekuatan untuk bekerja lugas dan tuntas, sehingga beban para korban beserta keluarga bisa terus berkurang.
Prioritas berikutnya, operasional stasiun dan lintasan perlu segera berangsur normal agar warga lain yang harus menjalani aktivitas hariannya tidak ikut terganggu. Apresiasi dan dukungan kembali kita sampaikan kepada semua pihak yang bekerja keras memulihkan layanan publik, baik jajaran KAI, aparat Pemkot Bekasi dan pemerintah pusat yang turun menangani.
Juga Pemda sekitar dan pihak-pihak lain yang ikut membantu, seperti TransJakarta yang telah menyediakan shuttle tambahan sebagai pengganti layanan kereta yang terhambat pun patut mendapat apresiasi yang sama.
Terakhir, mungkin yang terpenting, semoga peristiwa ini bisa diinvestigasi dan dievaluasi secara menyeluruh. Bukan untuk mencari siapa yang paling salah, karena tidak ada satu pun pihak yang menghendaki kecelakaan ini terjadi. Evaluasi menyeluruh diperlukan agar peristiwa serupa tidak terulang di kemudian hari, baik di Bekasi maupun di daerah lain.
Banyak hal yang masih bisa diperbaiki, mulai dari praktik internal armada taksi, pengelolaan perlintasan tidak resmi oleh Pemda, hingga sistem peringatan dini yang lebih efektif bagi kereta terhadap gangguan pada lintasan. Kita bisa belajar dari industri penerbangan dunia yang konsisten melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap kecelakaan, lalu menjadikan hasilnya sebagai bahan perbaikan standar yang berlaku global.
Kecelakaan ini terlalu mahal harganya untuk tidak menjadi pelajaran bagi perbaikan ke depan.
Mari sama-sama mendoakan para korban beserta keluarganya, sekaligus memberi dukungan kepada para aparat yang sedang menuntaskan penanganan. Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT.
Tugu Gajah gresik dan Tugu Pesut mahakam menangis melihat karya ini
Di pinggir Jalan Raya Nasional Ajibarang - Secang, tepatnya di wilayah Desa Krasak, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, ada sebuah bangunan baru yang unik serta banyak menarik perhatian.
Tugu yang dimaksud adalah Tugu Biawak. Sesuai namanya, objek utama yang tersorot pada tugu ini yaitu Hewan Biawak. Patung Biawak tersebut dibuat dengan cukup realistis, sehingga orang yang melihatnya sekilas akan mengira Patung tersebut adalah Hewan Biawak asli yang hidup.
source ig alfanmuthobiq
halo guys ada yg mau adopt kucing ga? dom bogor
pic 1: cleo, jantan
pic 2: helio, jantan
pic 3: felix, betina
pic 4: anadyomene (ana), jantan
semua seumuran (1 th) belum steril, full indoor sejak lahir. kindly dm buat yg minat🥺💓
Pembeli: Koq harga ikannya naik?
Penjual: Pajak naik bu!
Pembeli: ikan tdk kena PPN, krn hasil alam tanpa diolah
Penjual: Ikan memang tdk kena pajak, tapi barang2 lain naik krn pajak. Kalau harga ikan gak saya naikin hasil jualan saya gak cukup bu.
Ini efek dominonya, get it?