Childfree karena males ngurus anak? Valid
Childfree karena mental health ga memungkinkan? Valid
Childfree karena ga suka anak kecil? Valid
Childfree karena keadaan dunia begini? Valid
Childfree karena merasa ekonomi ga siap? Valid
Childfree karena merasa fisik ga mampu? Valid
Whatever reason y’all have to be childfree, it is VALID. Mau dibilang egois, melawan kodrat, ga kasian ama ortu yg mau cucu, tolol, aneh, APAPUN—ignore them.
Terutama perempuan, kalian yg tau tubuh sama isi hati dan pikiran kalian sendiri. Do what you want. Pastikan ga tertekan sama tuntutan/hasutan dr sisi manapun. It’s your body, your choice, your decision and no one can say otherwise.
makanya jangan cuman terpaku sama narasi mahasiswa adalah agent of change.
sebenarnya gue agak bingung sama masyarakat yg suka ngomong “demo terus hasilnya ga ada, gini gini aja” meanwhile di 1 sisi mereka ga gerak. ngarepinnya cuman ke mahasiswa buat NGERUBAH negara.
mahasiswa punya apasih nyampe lu semua nuntut mahasiswa harus merubah blabala??bahkan ikut turun ke jalan aja ada yg sembunyi2 dari orang tua. n the fact that most of them umurnya masih under 20. belum lagi fakta dilapangan ga semudah itu, harus melawan para aparat yg menghadang dulu. ga kecapekan aja udah syukur.
kalo emg tujuan masyarakat mau “ngerubah” sistem, butuh revolusi, ya jangan ngandelin mahasiswa doang. ikut turun ke jalan, kompak 1 indonesia melawan rezim
I think I’m genuinely addicted to softness. Being cared for, sweet words, gentle touches, being babied a little, thoughtful gestures, quiet affection I love relationships where tenderness isn’t something u have to earn. I just want a connection that feels safe enough to soften in
kenapa sih laki laki selalu bilang siap mati buat keluarganya? yang dibutuhkan tuh kalian siap HIDUP buat keluarganya biar rumah nyaman bjir. hidup jaga kebersihan rumah, hidup jaga & mendidik anak juga.
bacot siap mati, naro handuk yang bener aja masih banyak yang susah.
Hampir ga pernah gue liat perempuan nyenggol urusan tubuh laki-laki, misalnya sunat. Tapi laki-laki sering banget ngomentarin hamil/childfree, menstruasi (terutama pas ada cuti haid), foto keliatan belahan dada, dll. Mending lu buka diskursus soal penis dan stop lompat pager 🙏🏻
Kemenag will do anything to ban LGBT, except:
1. memberi izin tempat ibadah;
2. mengakui kelompok aliran kepercayaan lokal;
3. menyusun kurikulum toleransi;
4. mencabut izin ormas radikal;
5. memproses hukum pelaku persekusi terhadap kaum minoritas
👏👏👏
materi sex education gak dimasukin soalnya biar para tokoh2 agama yg ngelakuin pelecehan seksual terutama ke underage gak ketahuan terus bisa ngamanin diri mereka sendiri