Berikut ini rekap tiga ungkapan dasar (tolong, maaf, dan terima kasih) dalam 35 bahasa daerah berdasarkan masukan warganet. Mohon komentar dan masukan kalau ada yang keliru. 🙏🏻
https://t.co/e9y8zzEanV
Semoga video ini jadi pertimbangan temen temen yg suka make piring ini.
Pelopor piring rotan itu orang2 yg males nyuci piring dan diikuti sama orang2 yg males nyuci piring juga, atau klo di hajatan tuan hajat nggak mau rugi kena biaya tambahan, buat tukang cuci piringnya.
Dulu orang hajatan pake nya piring beling, skrng hampir rata" pke piring rotan kek gitu.
Jujur gue paling males klo udah nemu piring rotan kek gini
Soalnya, sering gw lihat jamur di piring rotan begitu, jorok banget
@Outstandjing Gimana sih, kemaren padahal pidato gentengisasi, semua rumah harus ganti pake genteng. Ini malah pake seng:3 emang omon omon doang kerjaannya si ndut.
dih, basic don't know shame
bayar utang itu hukumnya sama kayak nguburin jenazah; disegerakan
jangan karena pinjem duitnya sama orang tajir, terus balikinnya kapan2 ya. lu gak mau kan pas meninggal dikuburnya kapan2 juga nunggu jenazah lu ngembang
Mumpung isu KS lagi panas, ada baiknya kita mengingat lagi kejahatan seksual terbesar di sejarah Indonesia.
Kejahatan itu ialah Pemerkosaan Massal Mei 1998.
Pada Mei 1998, AsiaWeek melaporkan suatu mobilisasi preman yang raksasa.
Gerombolan-gerombolan preman, bandit, rampok, dan penyamun dari hutan-hutan Lampung dan Timor Timur didatangkan dalam jumlah besar pakai pesawat kargo dan kereta ke Jakarta.
Secara terencana, gerombolan preman dalam jumlah sangat besar digerakkan di seluruh wilayah Jakarta untuk menciptakan bencana kemanusiaan masif dan meluas.
Hasilnya sangat ekstrem.
Selama tiga hari nonstop, terjadi perburuan manusia di Jakarta.
Gerombolan preman dalam jumlah besar menyerbu kampung yang didiami mayoritas suku Tionghoa, mengepung gang, memasuki rumah orang random, memukuli ibu-ibu random penghuninya dengan sadis sampai mati, menelanjanginya, memerkosanya, membakarnya, membakar rumahnya, mencuri sofa dan kulkas dan TV dan lemari bajunya. Seluruh keluarga si ibu-ibu juga mati dibantai.
Kemudian gerombolan preman itu pindah ke rumah sebelah. Lalu setiap rumah di situ. Lalu ke kampung sebelah.
Ribuan orang mati dibantai.
Di jalanan Jakarta, perempuan diperkosa bergilir oleh massa dan dipukuli dengan sadis sampai mati dan rusak dengan mengerikan.
Gerombolan pencuri, penyamun, pemerkosa, dan pembunuh dalam jumlah sangat besar merongrong dan meneror seluruh wilayah Jakarta selama tiga hari nonstop.
Tidak ada aparat. Tidak ada kabar tentang apakah besok pemerkosaan massalnya sudah selesai atau masih lanjut. Soeharto lagi entah di mana di luar negeri. Orang capek.
The Rape of Jakarta.
Inilah "KS" terbesar di sejarah Indonesia. Ketika Nanking diperkosa penjajah, Jakarta malah diperkosa bangsanya sendiri, secara harfiah.
Siapapun yang bertugas melindungi Jakarta saat itu jelas gagal total.
Ternyata, di Jakarta saat itu ada tiga pasukan aktif yang besar:
1. Kostrad
2. Kodam Jaya
3. Kopassus
Pertahanan Jakarta praktis menjadi tugas mereka yang sama sekali tidak boleh gagal.
Kalau Jakarta sampai jatuh ke tangan musuh, merekalah yang tanggung jawab, karena gagal dalam tugasnya.
Kalau bukan mereka, siapa lagi yang bisa melindungi Jakarta dari musuh?
Oleh karena itu, semua anggota ketiga pasukan ini sudah bersumpah prajurit untuk melindungi rakyat tanpa gagal, bahkan jika harus mati sekalipun.
Selama tanggal 13-15 Mei 1998, ketiga pasukan ini ngapain aja?
Apa yang saat itu mereka lakukan untuk melindungi rakyat?
Selama tiga hari, para tentara ini nggak cuma gabut nontonin ratusan perempuan diperkosa bergilir dan dipukuli sampai rusak dan mati oleh massa, kan?
Tentu, tentara hanya mengikuti perintah.
Apa yang komandan-komandan ketiga pasukan lakukan selama 13-15 Mei? Apakah mereka memerintahkan pasukannya untuk melindungi rakyat?
Siapa sih komandan-komandannya saat itu?
Oh, berarti muncul 3 nama:
1. Pangkostrad saat itu
2. Pangdam Jaya saat itu
3. Pangkopassus saat itu
Tiga manusia inilah yang bertugas melindungi Jakarta selama 13-15 Mei 1998. Merekalah yang pegang pasukan.
Siapakah nama-nama ketiga orang yang spesifik itu? Tentu saja tidak boleh gw sebut.
They-Who-Must-Not-Be-Named.
Ikan busuk dari kepala. Kalau Kostrad, Kodam Jaya, dan Kopassus entah mengapa bisa-bisanya kompak gagal bersamaan, tiga orang inilah yang harus minta maaf sebagai pemimpin.
Tiga orang inilah yang harus minta maaf karena kicep gagal mencegah pemerkosaan dan pembantaian di Jakarta oleh gerombolan preman, termasuk oleh gerombolan preman dari hutan Timor Timur.
This was Palestinian journalist Saleh Al-Jaafarawi's Last message before he was killed today.
He shared this video yesterday, a heartfelt message of thanks to everyone who supported, stood by, and protested for Gaza and the Palestinian cause.
Rewatching it broke my heart
Between Oct 7, 2023 and Oct 7, 2025
Israel killed
67,173 Palestinians
20,179 children (30%)
10,427 women (16%)
4,813 elderly people (7%)
31,754 men (47%)
169,780 injured
565 aid workers-376 UN staff
254+ journalists
Thousands remain under the rubble
Call it what it is: GENOCIDE
Italian MPs wear the colours of Palestine’s flag in Parliament today 👏
“Today, we don’t hold up the flag because you’d try to take it from us. Instead, we wear it on our skin."