JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
"Emang gue pikirin?" - Manusia ga punya akal pikiran, 74 Tahun, Divorced, gapunya titit
Mimpi apa lu semua, sampe punya presiden ngeluarin bunyi bunyian kaya gini pas pidato:
- ndasmu!
- anjingg!
- nyenyenyenye!
- emang gue pikirin!?
Kalau sampe 2029 bgst nyalon lagi dan 2 periode STRESS SEMUA ITU PENDUKUNGNYA PRABOWO!!! SAKIT JIWA ANJ!!!
Tiyo Ardianto, eks Ketua BEM UGM, dilaporkan ke Polres Tangsel + Bareskrim atas tuduhan "menghina Presiden" dan "menghasut MBG."
Pelapor, pengacara Firdaus Oiwobo, mengaku sendiri di Instagram:
"Saya ini memang tukang lapor. Alhamdulillah udah banyak yang dipenjara atas laporan saya."
Tiyo merespons:
"Momentum ini bagus bagi yang ingin mempersembahkan loyalitasnya kepada Pak Presiden."
Di demokrasi yang sehat, kritik dijawab dengan argumen
.
Di sini, kritik dijawab dengan nomor LP.
salah satu bukti memang pemerintah gak peduli dengan keadaan rakyat, lebih peduli dengan proyek” mega korupsinya. logikanya ngapain bangun koperasi d tempat bekasan bencana kayak gitu, rumah” masyarakt d sekitar aja masih pada hancur, orang” juga rasanya belum begitu sanggup buat belanja ke koperasi itu, yg ada malah justru masih harepin bantuan pemerintah. tapi pemerintah tau walopun gak akan ada keuntungan ato manfaat buat rakyat dari situ, tapi karna ada potensi lahan basah untuk korupsian disitu, plus efek politik kedepannya makanya pemerintah tetep maksain.
WAJAR BANGETTTTTT GASIH😭😭
tetap ngejar mt???
tetap ngejar top company???
apa nyoba apply staff aja???
apa apply gausah jkt???
apa lanjut s2 dalam negeri???
atau s2 luar negeri???
apa work abroad ajaa???
fokus tes ielts aja???
belajar bahasa jepang???
belajar bahasa jerman???
belajar bahasa mandarin???
belajar bahasa korea???
apa aupair aja???
apa belajar sambil magang di luar???
mau nyari kerja apa s2 ajaa???
terus tiba-tiba teman ngabarin nikah, duar umur 23 thn ini harusnya NGAPAIN DULU YAAA??????😫😫
YaAllah pak, maksudnya ada yang lebih genting itu seperti ini pak.
Bagi mereka, untuk ke sekolah aja butuh perjuangan. Ada yg naik seutas tali, ada yg berenang, ada yg harus mendayuh perahu dulu. Bapak tau ini tidak?
@tanyakanrl Semakin tertinggal, semakin ketimpangan, semakin nggak seimbang, mengembalikan keseimbangan ekonomi tidak bisa jadinya lepas tangan begini, sepertinya beneran mau digiring ke kelaparan untuk menunjukkan mbg sebagai pahlawan. Ngeri strateginya
Please @UNICEF , @UNICEFIndonesia , @kpp_pa and @KPAI_official , protect Indonesian children!!
Children are the future of our nation. They should never become shields for those in power, tools of propaganda, or symbols used to build support for any government policy.
Indonesia's Child Protection Law (Law No. 35 of 2014), Article 15, clearly states that every child has the right to be protected from abuse and exploitation in political activities. This principle exists because children deserve to grow up free from political manipulation and exploitation.
When elementary school children are brought to public demonstrations, asked to carry signs, chant slogans, or serve as symbols of support for a government program, we must ask a simple but important question: Who is truly being protected the children, or political interests?
Children are not born to carry the burden of adult politics. They are born to learn, to play, to dream, and to grow. They are not mature enough to fully understand political issues or to give informed consent to participate in activities with political implications. That is precisely why the law exists—to protect them from being used to advance the interests of others. If a government program is truly beneficial, its success should speak for itself. Public trust should be built through transparency, accountability, and measurable results—not by placing children at the center of political messaging.
Children's voices should never be used as loudspeakers for political agendas. Their small hands should be holding books, not protest signs. We respectfully urge @UNICEF and @kpp_pa to take this matter seriously. We call for an independent investigation into the reported involvement of children in political demonstrations and for appropriate action to ensure that every child's rights are protected in accordance with Indonesia's Child Protection Law.
Protect Indonesian children. Because when childhood is exploited, it is not only a child who is harmed—it is the future of an entire nation.
kuncinya bukan di almamater
tapi jaket biru itu
Skandal Ginka :
- Relawan kampanye Prabowo-Gibran 2024
- Terseret kasus dugaan bayar massa demo Rp9,3 juta untuk 70 orang
- Tidak ada proses hukum
- Hadiahnya: Komisaris Pertamina Retail usia 27 tahun
Bantu menangkan Prabowo → bayar massa demo → dapat kursi BUMN.
bisa di bilang prabowo ini sangat loyal buat pendukung
Final Statement dari Pak darmadi yang sngat mewakili rakyat terhadap KDMP.
1. Model Bisnis Nggak Jelas
2. SDM nggak jelas
3. Uang nggak jelas
(Pak darmadi ngebisik 'bisa berhasil nggak') 😭😭😭 belio Trust issue bgt..
Pak darmadi ini Profesor, tadinya dosen dan ngajar di FE Atma Jaya Jakarta sama IBII.
Ya bayangin aja Pak Darmadi pasti Cenut² kayaknya dengerin semua paparan Menko yg gak masuk akal😭