Menolak demo yg rusuh bukan berarti mendukung polisi memukuli pengunjuk rasa.
Prihatin dgn halte yg dibakar bukan berarti ga peduli dgn kerusakan lingkungan.
Orang2 yg pengen hidup rukun bkn berarti abai dgn situasi yg berkembang.
*Entah knp ada org2 yg hobi bikin polarisasi.
Gua sih jujur blm baca draft UU nya... Pada hebat2 ya punya byk waktu n ngerti wording 900 halaman lebih dlm waktu mayan cepet.. Seakan bisa menjamin validitas postingan di socmednya, entah yg dukung atau yg nolak... Lalu merasa yg berseberangan dengannya lbh tidak bermoral...
Yang memakai pandemi ini untuk menyerang atau membela Pemerintah secara politik, kewarasan dan nuraninya resmi hilang.
And I will always remember who you are.
Not because his jokes, nor his ceremonies, but mostly to his insensitivity & his ignorance to this major issue.
Replacing him now gives everyone the slight increase of trust & the chance for the govt to make a better move.
He. Must. Go. Pak @jokowi
https://t.co/rBjgwCbZsw
This is a critically important graph.
South Korea tested everyone while Italy only tested sick people. Look at ages 20-29. Young people are walking around spreading the virus even though they โfeel fineโ. This is why literally *everyone* needs to STAY HOME
Selamat jalan Pak Tides Katoppo, my hero & inspiration. Im glad i still had a chance to see you 2 weeks ago. Thank you for all the lessons, your words of wisdom... May you rest in peace.
..dan pd malam harinya jam 8 malam ini (dlm acara yg diadakan @yogaadh dkk) saya juga akan bicara dgn @chaeranyuti dll ttg "Karya utk Optimisme" di Senayan City