lagi beli es doger trus abang-abangnya curhat ke aku, padahal aku ga nanya. beliau bilang “dollar naik, tp katanya org desa ga make dollar” trus aku baru record dia bilang “kalo ga ngaruh tapi ini semua bahan pokok naik, imbas bbm naik juga. saya gabisa naikin harga nanti pelanggan kabur.”
Kata orang, "Di balik suami hebat, ada istri hebat"
Tapi Nikita Willy bilang bahwa di balik istri hebat, ada suami yang :
• Memberi ridho istrinya untuk berkembang
• Memberi contoh yang baik untuk istrinya
Karena rumah tangga itu bukan soal siapa paling bersinar, tapi bagaimana berupaya saling menerangi. ✨
Ahh. Ayem banget melihat pasangan ini. 🥰
🚨Bukan proyek Prabowo yang penuh drama korupsi.
Tanpa banyak pidato, 2.500 rumah diberikan gratis oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia kepada korban Banjir di Sumatra.
Terima kasih Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 🙏
THE FUTURE IS NOW, OLD MAN!
Ekspresi epic Fatimah, wakil ketua BEM UI saat denger wakil dari DPR bilang siswa mau ke sekolah aja harus berjuang lewat jalan rusak dan seberangi sungai tanpa jembatan, makanya solusinya dikasih MBG...
ini, adalah potret bagaimana generasi muda memandang keabsurdan logika generasi tua yang serakah dan tolol!
Guys kalian harus liat vidio lengkap nya sih🥲
Sumpah kesel banget dengan jawaban penjilat pemerintah tersebut🥲
sc:threadslisanwarga
Nikita Willy: "Sejauh mana batasan keterlibatan mertua dalam rumah tangga anaknya?"
Bu Rani: "Saya kalau mau ke rumah anak saya, saya WA mantu saya dulu."
Mungkin dia lagi capek. Mungkin kulkasnya kosong. Mungkin dia lagi ingin sendiri.
"Anak kita siap menerima kita kapan saja. Tapi menantu kita belum tentu."
Setuju ya bu ibu 🤔
Bu Rani bilang banyak orang tua sebenarnya tidak membenci menantunya.
Mereka hanya tidak siap menerima satu kenyataan:
"Anak kita sudah ada yang punya."
Karena sejak menikah, anak yang selama ini hanya menjadi bagian dari keluarga kita, kini juga menjadi bagian dari keluarga orang lain.
Dan tidak semua orang tua siap dengan perubahan itu.
Menurut Bu Rani, banyak konflik mertua dan menantu bukan karena ada yang jahat.
Tapi karena ekspektasi.
Mertua berharap menantunya punya pandangan hidup, kebiasaan, bahkan nilai yang sama dengan keluarganya.
Padahal menantu dibesarkan oleh orang tua yang berbeda.
"Kalau kita sebagai orang tua sudah memberikan restu kepada anak kita untuk menikah, biarkan mereka menjalani hidup dengan nilai-nilainya sendiri." — Bu Rani
Menurutnya, nilai yang diajarkan orang tua kepada anak belum tentu cocok untuk pasangan hidup anaknya. Karena itu, orang tua perlu siap menerima bahwa anaknya mungkin akan memiliki cara hidup yang berbeda setelah menikah.
cc:threadhallolalalah
sebenernya mau siapapun yg menjabat, mau si ganjar kek mau si prabowo kek mau si anis kek, klo rupiah melemah, negara kacau jg bakal gw hujat si tanpa pengecualian. they’re all politician, its their job. jgnkan politikus, temen kelompok gua yg kaga ngerjain tugasnya jg gua hujat
Indonesian President Prabowo’s $15B FREE school meals program is causing budget strain.
If that's not bad enough, it's been the source of food poisoning and corruption.
PRABOWO IS LOSING FISCAL CONTROL. THAT IS CREATING A CONFIDENCE PROBLEM AND A SINKING RUPIAH.
Saat aksi geruduk kantor Badan Gizi Nasional (BGN) berlangsung, seorang ibu pedagang melintas. Kemudian dengan lantang ia meluapkan kemarahannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
#MBG#Watchdoc
gue klarifikasi gini bukan buat diri sendiri sih, tapi biar masyarakat melek inituh namanya kegagalan sistem tot ngentot. KENAPA LU PADA DENIAL BANGET SIH KALO BIAYA HIDUP INDONESIA TUH GAK SEBANDING SAMA PENDAPATAN??? LU BAYANGIN AJA UMR TERTINGGI 6JT, HARGA RUMAH STANDART 50OJT
ih dipikir-pikir kita mahasiswa kasian bgt, udahlah WNI, UKT mahal, tuntutan tugas, kalo ada apa-apa kita yg disuruh maju, pas udh maju disalahin & kita jg yg kena kalo ada apa-apa, job market lg ga bgt, dan masih byk lg kyk ADUH apa ga mati berdiri ya kita ini 😍
don't get me wrong, i literally WOULD, tapi kyk sbg mahasiswa JUJUR kita jg udh ngos-ngosan buat ngejar akademik, karier, personal life, ditambah "pr negara" yg pdhl itu tanggung jawab org lain. mahasiswa pasti mau gerak kok, asal yg lain jg mau gerak bareng huhu
Jawaban buat pertanyaan zee sebenernya udah jelas, namanya Telkomsel. Operator paling gede, paling kaya, paling banyak pelanggan di negeri ini, yang paling pertama maju dan paling lantang soal masa aktif 28 hari, lalu dengan entengnya bilang ini semua demi kebiasaan pelanggan. Seakan-akan jutaan orang Indonesia ngantri minta jatah internetnya dipotong dua hari tiap bulan.
Indosat ikut nimbrung, XL katanya ikut di sebagian paket walau katanya mayoritas paketnya masih 30 hari. Tapi yang ngebuka pintunya Telkomsel, dan mereka ngebungkusnya pakai kata manis soal customer behaviour. Padahal lo ga butuh gelar ekonomi buat ngerti, ga ada satu pun pelanggan yang behaviour-nya pengen bayar lebih sering buat barang yang sama.
Mainnya halus, makanya jarang ada yang ngeh. Setahun ada 365 hari. Masa aktif 30 hari berarti lo beli 12 kali. Begitu jadi 28 hari, lo dipaksa beli 13 kali buat nutup tahun yang sama. Satu belanja ekstra, tiap tahun, dikali puluhan juta pelanggan. Simulasi IDN Times nyebut selisihnya bisa sekitar Rp100 ribu per orang per tahun, walau angkanya tergantung ke paket dan pola pakai, jadi cek lagi sesuai kasus lo. Kecil di kantong lo, tapi jadi gunung everest di laporan keuangan mereka.
Belum kelar di situ. Sisa kuota yang udah lo bayar bakal hangus begitu masa aktif lewat. Operator ngotot istilah hangus itu ga tepat, katanya yang lo beli cuma hak akses jaringan buat periode tertentu, dianalogiin kayak obat yang ada tanggal kadaluarsa. Tapi pas PLN diseret ke sidang, mereka jelasin token listrik ga pernah hangus, karena yang ngurangin saldo itu pemakaian, bukan jam dinding. Pertanyaannya, kenapa listrik bisa, internet enggak?
Soal hukum gw ga mau lebay, sampe detik ini belum ada putusan yang nyatain operator bersalah, karena perkaranya emang masih jalan. Yang nggugat bukan orang gede, cuman pengemudi ojol Didi Supandi dan kawan-kawan, plus sekelompok mahasiswa hukum, yang nilai kuota dihapus sepihak tanpa kompensasi adil itu nabrak hak atas harta benda di UUD 1945. Dan lo tau siapa yang pasang badan belain operator? Pemerintah sendiri, lewat Komdigi, yang bilang rollover atau refund bakal nambah beban biaya.
Jalannya berdarah-darah. Satu gugatan emang udah dipentalin MK pertengahan Mei 2026, tapi gugurnya gara-gara berkasnya dianggap kabur, bukan karena isunya kalah. Ibarat lamaran ditolak gara-gara formulirnya nggak lengkap, bukan gara-gara orangnya nggak layak, hakim bahkan belum sempet nimbang inti perkaranya. Tiga gugatan lain masih bertahan dan lagi diperiksa isinya. Di sidang, ada hakim yang nanya tajem ke operator, "kok kuota belum habis tapi udah hilang". Dari luar, YLKI ikut ndorong. Jadi tekanannya datang dari dua arah sekaligus.
Tapi apakah bisa menang?
Di Afrika Selatan, rakyatnya ngeluh soal hal yang sama persis bertahun-tahun, kalah terus, sampe akhirnya regulatornya nyerah dan maksa operator ngerollover otomatis kuota yang belum kepake mulai 2027. Bedanya, di sana yang ngalah duluan itu lembaga pengawasnya yang bikin aturan baru, bukan hakim lewat pengadilan. Di kita malah sebaliknya, lagi diperjuangkan lewat gugatan ke MK. Beda pintu masuk, jadi belum tentu hasilnya bakal sama.
Sejarah udah berkali-kali ngebuktiin, raksasa kayak gini tunduk bukan gara-gara digoyang orang gede. Tapi karena orang-orang biasa yang capek haknya dirampok diam-diam, lalu mutusin buat ga diem. Pertanyaannya tinggal satu, dia bakal menang, atau jadi tumbal yang namanya kita lupain begitu palu diketok?
@aL_zuhrie12 Sehat selalu yaa kaaa, semoga rezeki mu selalu lancarr 🥺🤲💗
Btw aku izin nitip ya kaa🙏
Ibu dari temen aku membtuhkan donor darah dengan golongan A+ untuk menjalankan operasi. Barangkali ada yg berkenan utk membantu bisa hubungi aku yaa, terima kasih💗🙏
INI GA SCAM KOK😭😭🙏🙏
YAAMPUN GW PENGEN JADI NEPO BABY. LULUS KULIAH TINGGAL NERUSIN PERUSAHAAN PAPI, PULANG KERJA KE SALON MAMI, TERUS KELILING DUNIA TINGGAL MINTA KE PAPI 😭😭😭😭 😭
A massive fire is burning in a gas pipeline following an explosion this morning in Gampong Blang Rubek, Lhoksukon District, North Aceh Regency, Aceh Province, Indonesia 🇮🇩 (May 22)
@KapudS640 Nyuruh mahasiswa gerak, tp pas dah gerak byk yg bilang anarkis lah, demo bikin macet, ga guna, dan yg kena getah kek kena peluru nyasar, diculik, sekeluarga kena doxing, tuh mahasiswanya, gmn tuh? Kalau mau ngajak gerak ya hrs serempak, ga cuma mahasiswa aja, tp seluruh WNI lah