Gatau kenapa hari ini akhirnya aku berani ngebalikin omongan kakakku. Pagi tadi dia dateng ke rumah. Trus bilang "De, ngado ke teteh. Hari ini teteh anniv ke 10." Aku jujur aja agak kaget sama 2 hal, pertama kaget karena usia pernikahan dia udah 10 tahun (berasa cepet banget)
Kedua kaget kenapa tiba2 minta dikadoin anniv which is ga related to me dong pernikahan mereka. Gatau keberanian dari mana biasanya aku susah buat nolak, tapi tadi pagi tetiba lancar jawab gini, "Ahh gamau teteh juga gapernah ngasih kado apa-apa ke dede."
Info Gempa Mag:4.6, 21-May-2026 04:04:56 WIB, Lok: 8.34 LS - 108.25 BT, 76 km Selatan KAB-PANGANDARAN-JABAR, Kedlmn: 23 km ::BMKG
Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data
Saya sih nggak terlalu kaget soal isu sensitif istana yang lagi beredar. Yang justru bikin saya kaget adalah fakta bahwa ternyata Komdigi bisa secanggih itu.
Bisa gerak cepat. Bisa responsif. Bisa menekan platform besar. Bisa bikin akses media sekelas YouTube/Google ikut kena tindakan (walaupun masih bisa diakses lewat VPN h3h3). Bisa bikin pernyataan resmi (padahal target subyek pembahasan di video bukan Komdigi, tapi Komdigi rela nyebokin).
Bahkan bisa sigap ambil langkah hukum dan bisa bypass aturan MK soal pedoman UU ITE yang nggak bisa digugat oleh badan/instansi.
Berarti kemampuan teknisnya ada.
Dan kalau kemampuan itu memang ada, harusnya ruang digital kita bisa jauh lebih bersih dari sekarang.
Harusnya iklan penipuan nggak semudah itu lewat. Harusnya nomor pribadi masyarakat nggak seenaknya dipakai SMS promosi.
Harusnya data kita nggak gampang bocor lalu dipakai buat nawarin pinjaman, j*dol, investasi bodong, sampai lowongan kerja palsu. Harusnya platform-platform digital yang merugikan masyarakat juga bisa ditindak dengan kecepatan yang sama.
Karena ternyata masalahnya bukan karena negara ini nggak punya alat. Alatnya ada. Jalurnya ada. Kapasitasnya ada.
Cuma selama ini kita terlalu sering melihat teknologi negara bekerja cepat ketika yang terganggu adalah kekuasaan, bukan ketika yang dirugikan adalah masyarakat.
Karena ternyata tombolnya memang ada.
Cuma rakyat sering kebagian tulisan:
โmohon menungguโ.
Tapi yaa kita sama-sama paham lah ya, kenapa isu-isu krusial yang lain terkesan sulit diberantas.
Sekelas warung remang-remang saja mesti "koordinasi" dulu biar bisnisnya tetap jalan.
Paham kan ya..
cc:cakraadinegara
CUPLIKAN LANGSUNG: Warga Palestina pingsan karena kelaparan hebat di Gaza, disiarkan langsung di televisi. Sebuah momen yang tidak boleh dilupakan dunia.
Agak shock juga denger cerita temen sejawat pas jaga igd, dia cerita :
Masuk pasien ibu hamil, dibawa oleh kakaknya.
Saat diperiksa dan di USG, tampak janin tunggal tapi udah ga bernyawa, kepala bayi tampak mengalami trauma aka retak.
Kenapa bisa sampe kayak gini?
Ternyata si ibu berantem sama selingkuhan suaminya, perut nya di injak dan di dudukin sama si selingkuhan dan lebih sedihnya si suami cuman ngeliatin aja.๐ฅน๐ญ
Cerita lanjutnya udah di visum dan sudah di laporkan ke polisi. Mudah2an ada keadilan buat si Ibu ๐ฅน
@sampahfhui MUHAMMAD VALENZA RABBANI PUTRA HARISMAN
IRFAN KHALIS
MUNIF TAUFIK
SIMON PATRICH BUNGARAN PANGARIBUAN
MOHAMMAD DEYCA PUTRATAMA
MUHAMMAD AHSAN RAIKEL PHARREL
DIPATYA SAKA WISESA
REYHAN FAYYAZ RIZAL
MUHAMMAD NASYWAN
MUHAMMAD KEVIN ARDIANSYAH
RAFI MUHAMMAD
PELAKU PELECEHAN
TW : Manipulasi identitas, pelecehan digital
bayangin ada orang yang diem-diem pakai foto kamu, ngaku ke orang-orang kalo kamu istrinya, bahkan bikin cerita kamu lagi hamilโฆ padahal kamu ga pernah punya hubungan apa" sama dia.
This entire korean vs south east asia conflict all started because a fansite cant seem to follow rules and decided to bring their bazooka ass camera.
We telling them kindly but they are the angry one ๐ญ
Whole country Korea agree to act like this???
https://t.co/7e5sYZq9iH
Ini cerita dari saksi mata orang Vietnam di tulisa pake bahasa Vietnam.
Aku langsung ceritain ke bagian kronologinya aja ya.
Jadi, dari ceritanya anak dan ibu ini mau nyebrang dan bapaknya udah nungguin di jalan sebrangnya. Nah si pengemudi mobil ini mau keluar dari parkiran tapi gak liat ke kanan buat ngecek ada pejalan kaki atau enggak. Dia cuman liat ke kiri doang padahal dia beloknya ke kanan. Roda depan mobil dia nabrak perut si anak dan kaki si ibu. Eh, bukannya berenti tapi si pengemudi mobil malah ngegas kenceng dan nabrak perut si ibu.
Dari info2 yang aku baca.
Bapaknya pas liat anak dan istrinya ketabrak, langsung teriak2 minta tolong. Dia meluk anaknya udah bersimbah darah dan istri pingsan.
Nah dari saksi mata, si pengemudi itu malah berargumen dan bersikeras menyalahkan korban. Dari gerakannya pun tidak ada penyesalan.
Pengemudi ini katanya memang foreigner yang stay di Singapore.
Kabar terakhir katanya si anak meninggal dunia. Semoga pelaku dihukum seberat-beratnya
Yang tenang ya adik cantik disana ๐๐๐