@kun_ouji2469@havenvex until u found out ketemu perangkat desa yg culas. bansos gak tepat sasaran. warganya bahkan skeptis sama perangkat desa yg dikit2 duit dll
cuma mau ngasi tau, ada kemungkinan data lu salah di data pemerintah. misal, lu gak punya mobil, tp tertulis di data pemerintah lu punya. nah ini, buat double checking. dan masih banyak lagi. lu punya hak buat gak jawab, benar. tapi,
Baru habis di survey oleh BPS, shock banget sampe ditanya air minum galon isi ulang atau engga, tabung gas ada brp, kulkas ada brp, ac Ada brp, sampe aset ada apa aja… tanah atau rumah ada brp, gaji berapa, lemburan brp, uang makan nya berapa, liat ada usaha tanya lagi brp harga perpc barangnya, brp pc terjual perharinya, maksudnya kayak : “serius nih negara sekepo ini sama gue tp ga bantuin apa-apa?”
atauu, lu jawabnya ngasal, gak akurat, trs dapet bansos. apa gak kasian sama yg udah jawab jujur dan bener kesusahan hanya karena jawaban ngawur itu? lu pasti tau ada org2 yg salah sasaran bansos, ya gini gini contohnya. but gpp kak, km ttp punya hak utk nolak
Teman-teman, saya ingin menjelaskan menstruasi kepada para laki-laki.
Sebagian laki-laki mengira menstruasi hanyalah beberapa hari rasa tidak nyaman, sedikit perubahan mood, lalu selesai.
Padahal, jarang sekali yang benar-benar menghitungnya.
Seorang perempuan berada dalam masa subur itu kurang lebih selama 40 tahun.
Menstruasi datang sekitar setiap 28 hari.
Artinya, dalam hidupnya, seorang perempuan mengalami sekitar 521 kali menstruasi.
Setiap menstruasi berlangsung kurang lebih 5 hari.
Jika dijumlahkan, itu sekitar 2.607 hari.
Hampir 7 tahun hidupnya dilalui dalam keadaan berdarah.
Dan bukan kiasan, dia benar-benar berdarah.
Rata-rata darah yang dikeluarkan sekitar 80 mililiter.
Jika dijumlahkan sepanjang hidup, jumlah darah terbuang mencapai sekitar 42 liter.
Rata-rata tubuh kita berisi sekitar 5 liter darah.
Empat puluh dua dibagi lima.
Artinya, sepanjang hidupnya, seorang perempuan mengeluarkan darah setara lebih dari 8x seluruh darah dalam tubuhnya sendiri,
Delapan volume darah tubuh keluar dari satu perempuan.
Dan ada bagian yang lebih jarang dibicarakan.
Ia memulai semua ini sejak usia 11 tahun.
Sebelas tahun.
Usia ketika sebagian besar dari kita masih belajar memahami tubuh sendiri.
Ia menyembunyikan pembalut di balik lengan saat berjalan ke toilet.
Berdoa agar darahnya tidak tembus ke rok.
Mencari alasan kepada guru olahraga.
Berbisik kepada teman-temannya.
Malu luar biasa jika ada anak laki-laki yang tahu trus menertawakan.
Lalu kebiasaan itu terbawa bertahun-tahun.
Menyembunyikan.
Menutupi.
Berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Di sekolah.
Di tempat kerja.
Saat bepergian.
Di ruang rapat.
Di tengah kesibukan.
Di setiap ruangan yang ia masuki.
Ia bisa sedang nyeri, lelah, tidak nyaman, bahkan cemas darahnya tembus. Namun tetap tersenyum.
Tetap bekerja.
Tetap terlihat baik-baik saja.
Tujuh tahun perdarahan.
Empat puluh tahun belajar menyembunyikannya.
Lalu sebagian laki-laki masih menyebutnya, “Ah, cuma moody sebulan sekali.”
Bahkan bikin kepanjangan baru dari PMS, "Prepare to Meet Satan."
Teman-teman,
tugas kita bukan memperbaiki semuanya.
memang tidak akan bisa.
Tugas kita adalah menjadi lebih dewasa dalam memahaminya.
Belikan pembalut tanpa merasa aneh.
Tanyakan apa yang ia butuhkan tanpa menghakimi.
Jangan memasang wajah jijik.
Jangan menjadikan menstruasi sebagai bahan candaan murahan.
Jangan bertanya, “Lagi datang bulan ya?” dengan nada yang ngenyek merendahkan.
Jangan membuat perempuan merasa tubuhnya adalah sesuatu yang harus disembunyikan.
Ia sudah belajar menyembunyikannya sejak usia belasan tahun.
Maka jadilah orang yang membuatnya merasa aman.
Yang membuatnya merasa nyaman
Yang membuatnya tidak perlu lagi bersembunyi.
Kata gue sih kalian yg lagi bosen coba bikin second account trus gabung ke grup2 israelis ini deh buat di bombardir
Pada saling mengayomi banget biar makin rame zio ke Bali
Hari ini pas mau kelar poli tiba2 dateng pasien rujukan poli jiwa. Kita tanya ada keluhan apa ke Saraf, krn kl dipikir2 harusnya obat dr Jiwa udh cukup
“Saya disuruh CT Dok. Kepala saya suka pusing & linglung pingsan. Saya dl kepala nya dibenturin ke tembok sm mantan suami saya”
doa jalur langit. taun lalu beneran ngerasain bgt yang namanya ketimpa masalah gede, terus mulai ngamalin ini. yang gw kira bakal mustahil bisa terselesaikan, ternyata bisa selesai dalam waktu singkat
Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Slamet Suradio (Mbah Slamet), masinis legendaris dari KA 225.
Sejarah takkan pernah melupakan Tragedi Bintaro 1987 yang kelam, di mana beliau merasa tidak pernah mendapatkan keadilan yang semestinya sebagai masinis selama hidupnya.
Kini, biarkanlah beliau beristirahat dengan tenang. Semoga beliau mendapatkan keadilan sejati di hadapan Tuhan Yang Maha Adil. Terima kasih atas segala dedikasi dan pengabdian panjang Bapak di dunia perkeretaapian Indonesia. Doa terbaik kami menyertai almarhum dan keluarga yang ditinggalkan, amin 🙏🏻 🥀🕊️