Pukul 3 pagi ini, Bareskrim tangkap paksa @Paltiwest (influencer) dengan tuduhan pelanggaran UU ITE atas repost video Rekaman Bocor Kab Batubara... Pembungkaman atas nama Demokrasi makin mundur aja... Kagak kebayang apabila Mbah Wowo-Samsul berkuasa! @kesittt@narkosun@triwul82
Bea Cukai ke game developer yg bawa Devkit. Diinterogasi seolah² nyelundupin barang elektronik bekas
Bea Cukai ke artis yang jelas² jual barang elektronik bekas. Berhaha-hehe
Twitter, do Your Magic 🙏
Adik saya diperkosa. Pelaku mmaksa mnjadi pacar dgn ancaman video/revenge porn. Slama 3 thn ia brtahan penuh siksaan.
Prsidangn dipersulit, kuasa hukum & keluarga sy (korban) diusir pngadilan. Mlapor k posko PPA Kejaksaan, malah diintimidasi.
-Utas-
Mas @AgusYudhoyono ini kadernya ya? Klo bener, kader macam ini malah bikin nyungsep partai, mas.
Rakyat sudah pinter² lho, tahu mana yg bekerja dan mana yg cuma omong doang. Presiden yg sudah bekerja siang malam, demi rakyatnya, dicintai rakyatnya kok disebut boneka dan ga tau diri.
Survey jg membuktikan bahwa 80% lebih rakyat puas atas kinerja pakde. Jadi yg ga tau diri siapa? Si @Hasbil_Lbs atau presiden Jokowi?
SATU LAGI PRESTASI ERICK THOHIR!!
Kali ini BUMN PT Nindya Karya, sudah janji pembayaran lewat jawaban somasi pun masih meleset! Pada kemana duit BUMN kita ini?
Satu lagi prestasi @erickthohir!
Beli rumah dari anak perusahaan BUMN dgn pendanaan dari bank BUMN. Rumahnya tidak jadi tapi cicilan ke bank BUMN harus jalan terus.
RT KERAS!!
Tantangan: Jika kami bisa hadirkan bukti dokumen kontrak antara BUMN PT Brantas Abipraya dgn PT Shafira Mandiri Utama maka @AryaSinulingga bersedia menjamin pembayaran selambat2nya 1 bulan sejak tgl ini dan bersedia mengundurkan diri dr jabatannya di BUMN dan PSSI!
Yayayaa.. Mungkin bagi @FirzaHusainID kasus manipulasi laporan keuangan Waskita Karya ini terjadi di jaman SBY? Pak @erickthohir tolong cari buzzer yg cerdasan dikit napa?
Hei PJ @DKIJakarta !
Kalau di kepala kamu cuma keluar solusi macam 100 tahun lalu yg outdated, mendingan mudik ke kantor lama!
Sungguh nirfaedah.
Ya ela, nanam pohon sekarang juga baru bisa bermanfaat 10-15 th lagi!! Sudah berapa banyak yg kena kanker pas itu?
SATU LAGI PRESTASI ERICK THOHIR!!
Kali ini BUMN PT Brantas Abipraya. Proyeknya adalah proyek baru di masa @erickthohir. Khusus utk kasus ini kami jamin @AryaSinulingga tidak akan tanya tahun kapan proyeknya 😂
https://t.co/DHs73mSH1t
Adakah penjajahan yg lebih kejam dari BUMN @erickthohir?
BUMN kasih pekerjaan ke subkon 👉 Atas pekerjaan tsb subkon dipinjami modal oleh bank BUMN 👉 BUMN tidak membayar subkon 👉 Bank BUMN menyita rumah si subkon.
Kesimpulan: BUMN dpt pekerja gratisan plus rumah si pekerja.
Utas
Membedah “Kotak Amal” dan pendanaan terorisme di Indonesia.
Kita berangkat dari logika dasar soal “Bensin” para klp Teroris, yakni Teroris membutuhkan uang untuk membiayai aksinya, membeli senjata dan bahan peledak, berkreasi
memalsukan dokumen, melatih militan, melakukan suap, mendapatkan dukungan Masyarakat dan menyediakan bantuan finansial kepada keluarga teroris. Sebuah studi yang dilakukan oleh Matthew Levitt dan Michael Jacobson (2008) menunjukkan bahwa berbagai kelompok teroris sering menyalahgunakan sumbangan amal melalui yayasan yang mereka bentuk atau berafiliasi dengannya, dan cara lain tentunya, seperti dana internal, perampokan, penculikan, pembebasan sandera, dan perdagangan narkoba serta teknik yang lebih kompleks seperti pengiriman uang, hawala, meretas situs investasi online, dan meretas dompet crypto.
Bagaimana di Indonesia?
World Giving Index 2021 telah mengukuhkan Indonesia sebagai negara paling dermawan di dunia. Soal kerelaan masyarakat Indonesia untuk berdonasi, khususnya untuk kegiatan keagamaan tak usah dipertanyakan lagi. Dg populasi mayoritas Muslim yang sangat besar di negara ini memberikan potensi besar untuk penggalangan dana bagi umat Islam kegiatan keagamaan, bencana atau Indfaq dan sedekah. Bahkan Zakat, infaq, sadaqah, dan wakaf pada tahun 2022 diperkirakan mencapai sekitar 22,4 triliun rupiah.
Potensi inilah yg menimbulkan risiko bagi aktivis radika dan jaringan teroris untuk dapat mengeksploitasi filantropi atau donasi yang ditujukan untuk bantuan kemanusiaan, bantuan bencana, atau korban perang untuk membiayai terorisme. Kelompok dan jaringan teroris mendapat manfaat dari kondisi amal umat Islam di Indonesia yang sangat menguntungkan untuk mereka.
Sebenarnya pengumpulan dana oleh klp teroris berkedok sumbangan amal bukan hanya terjadi tahun2 sekarang, th 1947 DI/TII di Jateng dan Jabar sudah berhasil mengumpulkan 30 jt tiap tahun yg mereka gunakan utk operasional mereka dan menghidupi para petingginya. Di 2011 penelitian yg dilakukan Solahudin mengungkap klp teroris Jamaah Islamiyah bersama LSM kemanusiaan KOMPAK mengumpulkan dana donasi, dari uang itu JI berhasil membeli senjata dan bahan peledak dari kelompok Abu Sayyaf di Mindanao,Filipina. Kemudian dibagikan kepada JI dan Laskar Mujahidin (LM) untuk mendukung kegiatan mereka di Maluku.
Modus mereka banyak menyebar kotak2 amal yg kadang bergambar anak2 kecil di Warteg2, warung kelontong, dan pernah melihat di depan mini market atau ATM ada orang2 yg menyerahkan amplop kosong pd kita untuk kita isi, yap, salah satu trik penggalangan dana donasi dr mereka. Bebas bukan? Tanpa izin pemerintah, aparat keamanan, hanya izin dari pemilik warung. Dan yg tak kalah mengerikan selain cara diatas, data dari BNPT dari th tahun 2011 dan 2020, setidaknya ada tiga belas lembaga amal yang memberikan bantuan keuangan kepada kelompok teroris baik secara langsung maupun tidak langsung. Mereka terkait dg klp teroris JI, JAD, dan JAK. Apa saja? Hilal Ahmar Society (HASI), Yayasan Abdurrahman Bin Auf, Muslimah Bima Peduli, gerakan Coin 4 Syam, Afiqu Center, Yayasan Abu Ahmed, Azzam Dakwah Center, Infaq Dakwah Center, Baitul Mal Ummah, Aseer crue Center, Baitul Mal Al Muqiin, dan ACT, nanti akan saya bedaah satu persatu dilain kesempatan.
Pemerintah dan pemegang kebijakan diam atas hal ini? tentu saja tidak, 2017 Densus 88 menangkap Ahmad Ramadlan Deny, pimpinan Azzam Dakwah dan diadili di PN Jakbar, 2020 Densus 88 juga membongkar jaringan LSM Abdurrahman Bin Auf dg 13000 kotak amal yg mereka sebar, 41 orang ditangkap terkait ini, Kemenag sudah mencabut izin LSM tsb, BNPT membekukan seluruh aset yg berkaitan dg LSM Abu Ahmed dan lain sebagainya, namun sudah cukup? Belum, masih banyak tantangannya.
Menyentuh dana amal keagagamaan ini mempunyai prentesi yg sensitif, jika Densus misalnya memerikasa kotak amal masjid, maka akan dogoreng kemana2 bukan, lalu sulitnya mencari bukti, mereka kadang tidak mentrasfer, melainkan menyerahkan secara tunai, tidak bisa terdeteksi, apalagi hari ini harus berjibaku dg berbagai layanan uang virtual bukan? Lalu tantangan dalam bentuk regulasi,
Undang-undang dan peraturan penanganan pendanaan terorisme saat ini lebih fokus pada hukuman daripadapencegahan. Aparat keamanan baru bisa menempuh jalur hukum jika menemukan bukti bahwa dana tersebut digunakan untuk pembiayaan terorisme.
To Be Continue ya, terimakasih.
Kader dan elit @PDemokrat harusnya lebih banyak literasi sebelum ngoceh2 di media sosial. Kalau begini kan jadinya malu sendiri.
Niat mau membela Rocky Gerung yg menghina Jokowi, eh malah jadinya membuka topeng masa lalu SBY. Seumur-umur pak Jokowi gak pernah melaporkan penghinanya ke polisi, tapi kalau SBY sudah sering.
Kalau pun Jokowi mau melaporkan penghinanya sendiri, pasti itu akan menghabiskan banyak waktu untuk membuat laporan polisi. Trus kapan kerjanya kalau cuma sibuk ngurus laporan polisi ?
Jangan samakan SBY dg Jokowi. Masing2 punya kelebihan dan kekuarangan. Saya juga tak menyalahkan SBY saat melaporkan penghinanya ke kantor polisi, karena semua itu merupakan hak pribadi.
Jadi saran saya buat bung @rachlannashidik, mending tarik saja ucapannya. 🙏
Pelajar di Ambon usia 15 tahun tewas usai dipukuli, Pelaku diduga anak ketua DPRD yang hidup & makannya dari duit rakyat
.
.
Pelaku memukuli korban hingga lehernya Patah & akhirnya Tewas, Motif pemukulan karena Korban tidak menyapa Pelaku
📍 Kota Ambon