BREAKING 🚨
Houthi Yaman yang didukung Iran menyerang Arab Saudi dari wilayah Irak dengan berkoordinasi dengan kelompok bersenjata Irak, menurut laporan Reuters.
Ngaraniku MBG kudu tetep mlaku. Yen ora kejadian rica-rica tapir biso kedaden meneh.
Kudune karakter bangsa Indonesia menurut Muchtar Lubis ditambah siji meneh yoiku "nggragas"
momen ahli MBG kena skakmat hakim:
Ahli MBG DPR (Parulian): Yang Mulia, di Finlandia dan Swedia, makan siang gratis itu hak subjektif setiap siswa, didanai penuh oleh pajak. Di Inggris hanya untuk kelompok penerima manfaat tertentu. Prancis dan Italia mengombinasikan subsidi negara dengan iuran orang tua dan standar gizi ketat. Bahkan di Jepang, makan siang jadi bagian kurikulum pendidikan lewat Gakkou Kyushoku. Brasil mencantumkan hak atas makan dalam konstitusinya, India lewat putusan MA sebagai hak dasar hidup.
Hakim MK (Saldi Isra): Saya singkat saja, tapi dijawab langsung ya, Pak Doktor Parulian. Dari negara-negara yang tadi Bapak jadikan komparasi, ada enggak di konstitusinya yang menentukan mandatory spending 20 persen untuk pendidikan? Tolong dijawab, Pak.
Ahli MBG DPR (Parulian): Tidak ada, Prof.
Hakim MK (Saldi Isra): Oke, terima kasih, saya tidak melanjutkan pertanyaan saya.
Intinya Saldi menskakmat dengan satu pertanyaan perbandingan Parulian dianggap tidak setara karena Indonesia punya kewajiban konstitusional 20% anggaran pendidikan yang tak dimiliki negara-negara pembanding tersebut.
Guys, Ferry Latuhihin ekonom yang sudah 40 tahun di bidang ini baru ngomong sesuatu yang menurut gue paling pedas dan paling akurat tentang kondisi ekonomi Indonesia sekarang. Dan dia tidak main-main soal prediksinya.
Pertamax sekarang Rp16.250 naik hampir Rp4.000 dalam waktu singkat.
Dan menurut Ferry ini baru permulaan.
Satu yang diobati cuma simptomnya, bukan penyakitnya:
BI naikkan suku bunga 25 basis poin jadi 5,50%.
BI juga intervensi besar-besaran dolar yang sempat 18.200 sempat turun ke 17.700.
Tapi sekarang sudah balik lagi ke arah 18.000.
"Ibarat orang sakit kepala dikasih Panadol.
Tapi penyakitnya sendiri belum diobati.
Penyakitnya adalah kekuatan fiskal kita."
Dua — prediksi yang sudah terbukti benar:
Beberapa waktu lalu Ferry prediksi dolar bisa ke Rp18.000. Purbaya bantah keras "saya menterinya, enggak mungkin."
Ternyata hari ini Rp18.000 sudah tercapai.
Purbaya juga bilang tidak akan naikkan BBM sampai akhir tahun.
Pertamax naik duluan.
"Saya bilang ini orang tidak pantas jadi menteri.
Pak Prabowo harusnya sadar gantilah dengan orang yang pantas."
Dan sekarang Ferry berani pasang prediksi baru:
dolar bisa tembus Rp20.000 bulan ini.
Bahkan tidak mustahil ke Rp25.000 di semester kedua tahun ini.
Tiga — angka yang paling mengerikan: defisit APBN:
Di kuartal pertama saja defisit sudah 0,93% dari PDB. Kalau ditahunkan itu sudah 3,72%.
Padahal batas amannya 3%.
"Jangan harap pemerintah bisa jaga defisit di bawah 3%. Itu keajaiban kalau terjadi."
Spending pemerintah naik 34% per tahun.
Penerimaan pajak cuma naik 18%.
Itu bukan strategi fiskal
itu matematika yang sudah pasti defisit.
Empat — pertumbuhan ekonomi 5,61% itu doping, bukan obat:
Pemerintah bangga pertumbuhan ekonomi tertinggi di G20.
Tapi itu hasil dari pengeluaran pemerintah yang naik 21,81% year-on-year bahkan 31% quarter-to-quarter.
Dan ke mana uangnya?
MBG dan KDMP.
Bakar duit.
"Coba bayangkan kalau benar Rp335 triliun itu dibakar itu bisa membangun berapa banyak jalan, jembatan, airport.
Tapi tidak ada satupun yang dibicarakan Prabowo hari ini. Karena tetap ngotot ini investasi."
Lima — kepala BGN ditangkap, tapi programnya tetap jalan:
Dadan Kepala BGN sudah dicekal Kejagung karena korupsi. Tapi bukannya program dimoratorium cuma diganti kepalanya jadi Nani SD.
"Penyakitnya adalah program itu sendiri.
Yang membakar duit ratusan triliun.
Diganti kepalanya doang tidak menyelesaikan apa-apa."
Dan KDMP 80.000 koperasi dibangun sekaligus tanpa pilot project. Bahkan di NTT minimarket Alfamart dan Indomaret disuruh tutup hanya supaya KDMP bisa buka.
Orang-orang yang kerja di minimarket itu kehilangan pekerjaan.
"Ini kebijakan goblok dan tolol minta ampun.
Anda membunuh lapangan kerja yang sudah ada untuk membuka lapangan kerja yang belum tentu berhasil."
Enam — Purbaya menteri keuangan paling banyak bicara dalam sejarah dan itu bahaya:
"Menteri keuangan itu mahal, Prof. Sri Mulyani enggak pernah ngomong sembarangan kayak gitu."
Purbaya bilang "serok saham nanti" seperti bandar bukan menteri keuangan.
Statement-statementnya kontradiktif: bilang ekonomi kuat tapi mau jual surat utang ke Inggris dan China.
Kalau ekonomi kuat kenapa harus ngemis-ngemis ke negara lain?
"Ini orang tidak pantas jadi menteri.
Statement-statementnya kayak anak jalanan enggak ada nilai intelektualnya sedikit pun."
Tujuh — ekspor satu pintu yang paling mengerikan:
PTDSI yang mengelola ekspor satu pintu komoditas — banyak yang curiga ini jalan untuk meng-takeover pengusaha sawit dan batu bara jadi BUMN.
China sudah mulai alihkan pembelian batu bara ke Mongolia. India ke negara lain.
Kalau ekspor komoditas andalan terbesar Indonesia jatuh, sementara impor tetap tinggi itu balance of payment crisis.
"Kalau itu terjadi selesai.
Dolar ke Rp50.000.
Seperti tahun '98."
Delapan — Danantara dibandingkan dengan 1MDB:
Sovereign wealth fund seharusnya modalnya cash dari surplus dividen.
Tapi Danantara isinya aset-aset busuk dari BUMN yang sebagian besar merugi kecuali bank-bank BUMN dan Telkom.
"Saya bingung ini bisa jadi 1MDB.
Sebaiknya dibekukan dan dibubarkan."
Dan rencana mewajibkan orang dengan tabungan tertentu ikut obligasi Merah Putih itu bisa memicu pelarian modal ke Singapura. Banking crisis.
Sembilan — efeknya ke rakyat: badai PHK:
Kelas menengah turun dari 57 juta jadi 46 juta dalam 5 tahun. Saving masyarakat turun dari Rp3 juta jadi Rp1,5 juta. Sektor manufaktur yang menciptakan lapangan kerja turun dari 30% jadi 18% output dalam 30 tahun.
"PHK sudah mulai.
Dan ini baru permulaan.
Peaknya mungkin semester kedua.
Kerawanan sosial kita jadi enggak aman lagi hidup. Tahu-tahu dijambret, tahu-tahu dibegal."
Sepuluh — kalau Ferry yang jadi menteri keuangan:
"Enggak mau. Saya enggak mau."
Tapi kalau disuruh kasih saran:
bekukan MBG, KDMP, dan Danantara.
Reshuffle kabinet yang kegemukan.
Rampingkan birokrasi.
Hentikan ekspor satu pintu sebelum terlambat.
"Cara berpikir terhadap fiskalnya yang bermasalah. Bermasalah banget."
Ferry menyebut kebijakan ekonomi sekarang dengan satu istilah: Koplak Nomik. Bukan Prabowonomics. Tidak ada teorinya. Regulasi berubah seenaknya. Kebijakan dibuat seenaknya.
Dan yang paling menakutkan: tidak ada sense of crisis dari pemerintah. Sementara investor asing sudah mulai menjauh bahkan kamar dagang China sudah mengeluarkan semacam peringatan soal kondisi bisnis di Sulawesi.
"5 tahun ke depan saya yakin enggak ada investor yang berani masuk Indonesia."
Dan yang menanggung semua ini bukan presiden yang masih bisa jalan-jalan ke Paris. Yang menanggung adalah rakyat biasa yang kehilangan pekerjaan, yang daya belinya amblas, dan yang harus hidup dalam kerawanan sosial yang makin tinggi.
#intinyadeh dosen Universitas Atma Jaya Yogyakarta dipecat abis lapor dugaan publikasi jurnal predator ke Kemendiktisaintek, libatkan belasan dosen, pejabat kampus, guru besar.
Sempet dipanggil Rektorat, dibilang rusak nama baik kampus, alih2 dilindungi sbg whistleblower.
(1/2)