@tanyakanrl Akhir2 ini keknya banyak twt yg pasti tau kalo di up, replyannya ga bakal ada yg ngebenerin kelakuan sendernya. Kalo twt nya beneran, putus aja nder, kasian cowo mu
@tanyarlfes aku juga pgn 😭
tapi aku lengkapin doanya
gaji 15jt/bulan, jarak kantor deket dari rumah, lingkungan kerja asik, temen kerja gak toxic, jam kerja normal 8 am-4 pm 5 hari kerja, gak bawa pulang kerjaan, gak sandwich gen, gk punya sodara + tetangga yg cosplay jadi kalkulator😭🤲🏻
Guys ini berita yang kedengarannya membosankan tapi dampaknya ke kantong lo lebih nyata dari yang lo kira.
Menteri Keuangan kita baru bilang pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melebarkan defisit APBN di atas 3 persen.
Gw jelasin dulu apa artinya buat lo yang gatau
Defisit APBN itu artinya pengeluaran pemerintah lebih besar dari pemasukannya.
Selisihnya ditutup dengan utang.
Selama ini batas defisit Indonesia adalah 3 persen dari PDB.
Itu aturan yang sudah lama jadi pegangan.
Semacam garis merah yang tidak boleh dilewati karena kalau dilewati lembaga pemeringkat internasional bisa kasih nilai negatif ke Indonesia.
Dan nilai negatif itu artinya investor kabur.
Rupiah melemah.
Bunga utang naik.
Yang ujungnya rakyat biasa yang bayar lewat inflasi.
Sekarang pemerintah sedang pikir pikir untuk lewatin garis itu.
Kenapa?
Karena harga minyak dunia sedang meledak akibat konflik Iran.
Senin lalu minyak Brent sempat menyentuh 119 dolar per barel tertinggi sejak 2022.
Kemarin naik lagi ke 100 dolar lebih.
Dan Indonesia adalah negara importir minyak.
Setiap kenaikan harga minyak APBN kita ikut terkena tekanan.
Subsidi energi membengkak.
Pengeluaran pemerintah naik.
Tapi pemasukannya tidak ikut naik secepat itu.
Jadi pemerintah butuh ruang fiskal lebih besar.
Dan salah satu caranya adalah dengan melebarkan defisit.
Tapi ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Tapi tunggu dulu.
Di saat yang sama program Makan Bergizi Gratis tetap jalan.
Bahkan diperluas.
Anggarannya 1.2triliun perhari.
Dan ada rencana naik lagi.
Gw tidak sedang bilang MBG itu salah.
Niat mulianya jelas anak anak Indonesia dapat gizi yang lebih baik.
Tapi ini yang perlu lo pertanyakan.
Di tengah APBN yang sudah tertekan karena harga minyak meledak.
Di tengah rupiah yang sudah 17 ribu per dolar.
Di tengah pemerintah yang sedang mempertimbangkan lewatin batas defisit
Program yang anggarannya puluhan triliun tetap jalan penuh.
Sementara yang sampai ke lapangan di beberapa daerah masih ada lele mentah.
Nugget beku.
Dapur miliaran yang ujungnya jadi tempat terima kiriman supplier.
Jadi uangnya keluar triliunan.
Defisit melebar.
Utang bertambah.
Dan yang sampai ke anak anaknya masih perlu banyak pertanyaan yang dijawab dengan jujur.
Ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Waktu ditanya soal defisit beliau bilang saya belum tahu masih dipikirin kali.
Dan waktu ditanya kalau Prabowo oke beliau bilang kalau perintah kan kita jalankan, saya kan cuma tangan presiden.
Jadi keputusan yang akan berdampak ke seluruh rakyat Indonesia masih nunggu lampu hijau dari satu orang.
Bukan keputusan kolektif yang sudah matang.
Bukan hasil kajian panjang yang sudah ada kesimpulannya.
Tapi masih dipikirin.
Di tengah situasi global yang sedang bergejolak.
Di tengah harga minyak yang naik turun tidak karuan. Di tengah rupiah yang sudah menyentuh 17 ribu per dolar.
Masih dipikirin.
Dan ini yang paling penting lo pahami sebagai rakyat biasa.
Kalau defisit melebar pemerintah butuh tambah utang.
Utang tambah bunga naik.
Rupiah tertekan lebih dalam.
Harga barang impor naik.
Inflasi naik.
Semua itu lo rasakan setiap kali belanja di pasar atau isi bensin.
Sementara program yang anggarannya triliunan tetap jalan.
Sementara yang memutuskan masih nunggu perintah.
Sumber: CNBC
Orang datang dan pergi itu bukan tragedi.
Itu alur.
– Teman masa kecil perlahan cuma jadi kenangan foto lama.
– Teman kuliah yang dulu tiap hari bareng, sekarang cuma saling lihat story.
– Teman kerja yang dulu satu tim, sekarang sibuk di tempat berbeda.
– Sahabat yang dulu tahu semua cerita, sekarang obrolannya terasa asing.
Dan itu bukan karena benci.
Bukan juga karena ada yang berubah jadi jahat.
Kadang memang waktunya saja yang selesai.
💙 sebenernya apa sih yang dikejar di dunia ini, waktu sma ngejar kampus favorit, waktu kuliah pengen cepet lulus dan dapet kerja, terus setelah kerja ngapain lagi? udah gitu? kerja smpe mampus...
dulu sblm kakak nikah, ortu beli mobil pake duit ortu, buat mobilitas keluarga kalau mau keluar bareng2. emang cuma kakak yg bisa nyetir + ngrawat. stlh nikah dan punya anak, serumah bareng mertua, pulang ke rumah ortu pas sabtu malem, minggu siang/malem udah balik kesana lagi-
- ortuku ada pemasukan kok, ga pernah minta ke mas juga. Btw aku sampai sekarang blm berani belajar mobil, juga krn kaum minion dan mental blm ada hehe