@C0RRPTED Kemunculan sang mungil lekas menarik atensi. Mengerjap dan memaku pandang sejenak, hingga akhirnya tungkai bergerak menghampiri.
"Oh, halo~! Siapa namamu, 'Dik?" Lututnya sedikit ditekuk. Melontar tanya sembari mengulas senyum hangat pada mulut.
@VRP_Frau Pasang manik safirnya teralih. Satu jari terangkat untuk menggaruk pipi, merupakan indikasi dari rasa tak enak yang bersarang dalam hati.
"Um, yah– begitulah. Tapi aku sudah menyelesaikannya, jadi aku akan kembali senggang mulai esok. Sekali lagi, maaf, Frau-chan!"
@VRP_Frau Agak terkejut kala figur yang lebih mungil itu menghambur mengisi rengkuh. Maka, dibungkukkannya sedikit tubuh untuk membalas dekap Frau.
"...Frau-chan? Maaf, ya...! Sepertinya aku terlalu asyik berada di dalam rumah. Mau menemaniku jalan-jalan?"
Tengah menikmati semilir angin taman. Hampir saja memejam kalau-kalau tidak segera sadar jika musim gugur telah menyapa; yang berarti bukanlah gagasan bijak bila saat ini ia terlelap tanpa atap yang menaungi, bukan?
『 I ʀᴇᴍᴇᴍʙᴇʀ ᴛʜᴇ ғɪʀsᴛ ᴅᴀʏ﹐
I ʟᴏᴏᴋᴇᴅ ɪɴᴛᴏ ʏᴏᴜʀ ᴇʏᴇs
ᴀɴᴅ ғᴇʟᴛ ᴍʏ ᴇɴᴛɪʀᴇ ᴡᴏʀʟᴅ ғʟɪᴘ. 』
──────────────
◊ We welcome you to be our guest ◊
#AlderKierWedd
──────────────
@C0RRPTED Perempuan dengan helai gelap terurai panjang itu menoleh, lekas semringah begitu mendapati sapaannya terjawab. Memungkiri fakta bahwa figur di hadapan ialah asing, ranumnya tetap melekuk senyum; membuka bincang.
“Mhm, halo~! Harimu menyenangkan?”
Merupakan rentang waktu yang cukup lama sejak terakhir Sirena menginjak kaki pada pulau kecil di tengah Lautan Teduh ini. Karenanya sedikit takjub kala mendapati sedikit perubahan di sana-sini, serta.... beberapa paras asing?
“Selamat malam...?”
@deadlirium "Un!" Kepala diangguk sebagai jawab, mencipta sedikit gelombang pada helaian cokelat yang tergerai.
Masih berhias senyum, satu tangan diangkat guna memberi lambaian untuk sang muda.
"Kalau begitu, hati-hati. Sampai jumpa lagi!"
Merasa lega usai mengosongkan tunggakan, kini berusaha mengimbangi banyak kepingan eVry yang baru terhambur dengan mengambil rute pulang terjauh. Sekadar melepas rindu pada kota yang ditinggal cukup lama nan jauh.
Tentu saja, hari ini akan pulang ke distrik Clubs!
Telah berupaya mengosongkan hari hingga kerja kerasnya disambut manis; tepat hari ini Sirena kembali pulang ke kota Venom meski sementara.
Destinasi pertama ialah @VenomBank. Meraih dompet dan lekas menyerahkan kepingan sejumlah 60 eVry.
“Mohon maaf atas keterlambatannya.”
Mengetuk pintu @VenomBank, memasuki guna menyetor kepingan berjumlah 40 eVry oleh sebab suatu alasan.
“Selamat sore. Ada hal yang harus kuurus, karenanya aku ingin mengambil libur lagi selama satu bulan. Terima kasih!”