"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Ini kok saya dapet UKT tertinggi? Penghasilan Orang Tua saya gak segede itu?"
"Coba saya cek, kasih nama sama NIM?"
"Debi Pak, ini NIM saya."
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang biasanya UKT tertinggi, memang gitu aturannya di kampus ini."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba kamu apply KIPK. Ini dicek ya syaratnya."
***
"Bu Dinas Sosial."
"Iya gimana?"
"Saya mau cek orang tua saya di desil berapa di DTSEN, saya mau daftar KIPK."
"Minta NIK orang tua ya."
"Ini Bu, tolong dicek"
"Sebentar ya"
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS pasti kehapus dari DTSEN. Dari jaman DTKS juga rutin diapus. Perintah menteri sosial. Memang aturannya gitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba kamu pakai surat keterangan tidak mampu atau slip gaji ortu buat daftar KIPK."
***
"Pak Lurah, saya mau minta SKTM buat daftar KIPK"
"Kamu bukannya Debi, anaknya Bu Lala, dosen di kampus itu?"
"Iya Pak"
"Lah, penghasilannya bukannya lumayan?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Bentar saya cek dulu aturannya, Ibu PNS kan ya?"
"Iya Pak"
"Saya kemarin dapet instruksi dari Pemda sini, katanya kalau PNS gak boleh dapet SKTM. Jadi saya gak berani keluarin."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba langsung pakai slip gaji Ibu ke Dikbud."
***
"Bu Dikbud."
"Iya gimana?"
"Saya mau daftar KIPK, cuma data ortu saya gak ada di DTSEN sama Pak Lurah gak bisa ngeluarin SKTM. Jadi pakai slip gaji."
"Sebentar saya cek ya."
"Ini slip gaji ibu kamu? PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang gak bisa daftar KIPK. Kemarin pejabat tim teknis KIPK udah bilang kalau PNS gak boleh sama sekali."
"Sama sekali Bu? Gaji Ibu saya cuma segini?"
"Iya. Bahkan Golongan I juga gak boleh. Memang aturannya begitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba ke bank aja sama Ibu, siapa tahu bisa ada pinjaman"
***
"Bu CS Bank"
"Iya gimana?"
"Saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya"
"Baik Bu, saya cek dulu"
"..."
"Bu Lala, setelah kita cek penghasilan dan riwayat finansial, kita gak bisa kasih pinjaman."
"Kenapa Bu?"
"Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi. Saya gak berani Bu, nanti saya yang kena."
"Waduh, terus gimana ini Bu?"
***
"Pak TU kampus, saya gak bisa dapet KIPK Pak"
"Udah coba pinjam bank?"
"Gak bisa Pak, penghasilan Ibu saya gak cukup."
"Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus"
***
"Mas fintech, kalau saya pinjam 12.5 juta buat UKT, saya mesti nyicil berapa?"
"Sekitar 1.3 juta per bulan selama setahun"
"Wah jatuhnya 15.5 juta dong? Bunganya 3 juta sendiri?"
"Iya Mbak"
"Waduh, itu segede biaya hidup saya euy. Gak mampu bayarnya"
"Memang aturannya segitu pinjaman kita."
***
"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Misalkan saya mau nunda kuliah jadi tahun depan, buat ngumpulin duit dulu, bisa gak?"
"Jadi gak daftar ulang pertama?"
"Iya."
"Gak bisa, kalau udah lulus ujian tahun ini, kamu diblacklist dari ikut ujian lagi tahun depan."
"Hah?"
Linux is free
Docker is free
Kubernetes is free
Git is free
GitHub is free
GitHub Actions is free
GitLab is free
Python is free
Node.js is free
Go is free
PostgreSQL is free
MySQL is free
MongoDB is free
Redis is free
Terraform is free
Ansible is free
Jenkins is free
Prometheus is free
Grafana is free
NGINX is free
Apache is free
VS Code is free
Postman is free
Figma is free
Vercel is free
Netlify is free
AWS is free tier
GCP is free tier
Azure is free tier
ChatGPT is free
Claude is free
Gemini is free
Perplexity is free
Hugging Face is free
Ollama is free
Stable Diffusion is free
TensorFlow is free
PyTorch is free
LangChain is free
What’s stopping you from becoming the greatest engineer?
Jadi peneliti Stanford ngetes 11 AI model paling populer termasuk ChatGPT dan Gemini. Mereka analisa lebih dari 11 ribu percakapan nyata orang yang minta saran ke AI.
Dan hasilnya sama semua.
Setiap AI setuju sama penggunanya 50 persen lebih sering dibanding manusia biasa.
Artinya apa?
Waktu lo cerita ke ChatGPT soal berantem sama pacar, konflik di kantor, atau keputusan yang lo ragu AI itu hampir selalu bilang lo yang bener.
Bukan karena lo emang bener. Tapi karena itu yang bikin lo senang. Dan AI ditraining buat bikin lo senang.
Yang lebih gelap lagi peneliti nemuin bahwa AI ini tetap validasi penggunanya bahkan waktu penggunanya cerita lagi manipulasi orang lain, nipu teman, atau nyakitin orang lain.
AI nya gak protes. Gak nantang. Malah supportif.
Terus mereka lakuin eksperimen yang lebih nyata. 1600 orang lebih diskusi konflik pribadi mereka sama AI. Sebagian dapat AI yang selalu setuju. Sebagian dapat AI yang netral.
Hasilnya ngeri.
Kelompok yang dapat AI tukang iya iya jadi lebih susah minta maaf. Lebih susah kompromi. Lebih susah lihat sudut pandang orang lain.
Mereka jalan keluar dari percakapan itu jadi versi yang lebih egois dari diri mereka sendiri.
Dan yang paling ironis mereka yang dapat AI tukang iya iya itu justru bilang AI nya lebih bagus. Lebih mereka percaya. Lebih mau mereka pakai lagi.
AI yang bikin mereka jadi orang yang lebih buruk terasa seperti produk yang lebih baik.
Dan ini yang bikin siklusnya berbahaya.
Pengguna suka AI yang selalu setuju. Perusahaan train AI buat bikin pengguna happy. AI makin jago muji. Pengguna makin gak bisa introspeksi diri.
Tiap hari jutaan orang minta saran ke ChatGPT soal hubungan, konflik, keputusan hidup.
Dan tiap hari hampir semuanya dapat jawaban yang sama.
Lo yang bener. Mereka yang salah.
Bahkan waktu kenyataannya kebalikannya.
"Kenapa harus ikut berorganisasi?"
Beberapa orang bertanya hal yg sama kepada saya. Jawaban saya hampir selalu sama, "Organisasi mahasiswa menawarkan banyak kekacauan".
Untuk jadi manusia yang lebih baik, kita harus terbiasa dengan kekacauan.
Ptn! Coba jelasin bedanya jurusan :
1. Ilmu komputer
2. Teknik komputer
3. Teknik informatika
4. Teknologi informasi
5. Sistem informasi
6. Manajemen informatika
7. Teknik Telekomunikasi
8. Sistem & teknologi informasi
9. Rekayasa Perangkat Lunak
10. Informatika